Dahlan tantang KPPU soal indikasi monopoli BUMN

“Kami minta dibuktikan jika ada monopoli BUMN karena terjadi sinergi. Sejauh ini semua program sinergi antar-BUMN tetap dijalankan sesuai dengan rencana kerja yang sudah ada,” 

Jakarta (ANTARA News) – Menteri BUMN Dahlan Iskan menantang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) membuktikan adanya praktik monopoli pada program kebijakan sinergi BUMN yang sedang digalakkan di perusahaan milik negara.

“Kami minta dibuktikan jika ada monopoli BUMN karena terjadi sinergi. Sejauh ini semua program sinergi antar-BUMN tetap dijalankan sesuai dengan rencana kerja yang sudah ada,” kata Dahlan usai mengikuti Rapat Koordinasi soal Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu.

Menurut Dahlan, sinergi antar-BUMN yang dilakukan saat ini lebih kepada bagaimana potensi-potensi bisnis yang ada di perusahaan milik negara untuk dimanfaatkan demi keperluan bersama.

“Sinergi itu diarahkan agar pembangunan tetap jalan. Pembangunan bisa berjalan kalau ada sinergi BUMN,” ujar Dahlan.

Ia mengatakan bahwa kerja sama antar BUMN terbukti banyak terobosan-terobosan baru seperti mengembangkan infrastruktur untuk kepentingan publik atau masyarakat luas.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPPU Saidah Sakwan mengatakan bahwa pihaknya tengah menganalisis kebijakan sinergi BUMN karena dinilai dapat berdampak pada praktik monopoli.

Dengan menganalisis kebijakan konsolidasi itu dapat terlihat apakah ada potensi monopoli atau tidak karena pada praktiknya bisa terjadi pelaku usaha yang lainnya tidak bisa masuk dalam suatu pasar tertentu.

KPPU menegaskan bahwa analisis tersebut juga dilakukan karena banyak tender atas nama BUMN dilakukan tertutup sehingga pelaku usaha lainnya tidak bisa masuk.

Terkait dengan adanya sanksi denda terhadap BUMN yang kelak terbukti monopoli, Dahlan mengatakan, “Kalau perusahaan tidak punya uang, ya, tidak usah dibayar. Kalau punya, ya, bayar.”

“Untuk itu kami siap mengikuti setiap aturan dan keputusan yang ditetapkan KPPU,” ujarnya.
(R017/D007)
Editor: Ruslan Burhani

antaranews.com

***

Dituding Lakukan Monopoli, Dahlan Iskan Tak Masalah

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tak mempermasalahkan jika Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai program sinergi BUMN yang sedang digalakkannya dinilai melanggar aturan persaingan usaha tidak sehat.

“Tidak masalah jika dituduh monopoli. Semua program sinergi antar BUMN tetap dijalankan sesuai dengan rencana kerja yang sudah ada,” ujar Dahlan usai mengikuti rapat koordinasi (Rakor) di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/11) petang.

Bekas Dirut PLN ini menegaskan bahwa sinergi antar BUMN yang dilakukan saat ini lebih kepada potensi-potensi bisnis yang ada di BUMN dimanfaatkan demi keperluan bersama.

“Sinergi itu diarahkan agar pembangunan tetap jalan. Pembangunan bisa berjalan kalau ada sinergi BUMN. Sejauh ini kerja sama antar BUMN terbukti banyak melakukan terobosan-terobosan baru, seperti mengembangkan infrastruktur untuk kepentingan publik,” saut pria asal Magetan ini.

Sementara terkait dengan adanya sanksi denda terhadap BUMN yang kelak terbukti melakukan monopoli, Dahlan mengatakan jika perseroan tak memiliki uang tak perlu membayar. “Kalau tidak punya uang ya tidak usah dibayar, kalau punya ya bayar. Kami siap mengikuti setiap aturan dan keputusan yang ditetapkan KPPU,” tutupnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPPU Saidah Sakwan mengatakan pihaknya tengah menganalisis kebijakan sinergi BUMN karena dinilai dapat berdampak pada praktek monopoli. KPPU juga menegaskan bahwa analisis tersebut juga dilakukan karena banyak tender atas nama BUMN yang dilakukan secara tertutup, sehingga pelaku usaha lainnya tidak bisa masuk. (chi/dom/jpnn)

sumeks.co.id

One Comment to “Dahlan tantang KPPU soal indikasi monopoli BUMN”

  1. kurang kerjaan aja tuh, kppu..minta jatah ya……..pesanan ya…..belagu aja mau mintajatah………bumn rugi gak diributin karna dapat jatah..bumn untung dituduh2 gitukah kerjanya…wwwwweeeeeee.yg bener aja tuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: