Ssstt, Dahlan Iskan Kembangkan Selo Generasi 3

“Sekarang Selo menggunakan baterai di depan dan belakang, rencananya generasi ketiga posisi baterai di tengah. Dan ada 2 kursi plus bagasi di depan,” 

Dahlan Iskan - Pameran Selo

Jakarta -Era mobil listrik nasional akan terus berlanjut. Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak akan berhenti mengembangkan mobil listrik di Indonesia, bahkan akan mengembangkan Selo generasi 3.

“Nanti ada Selo generasi 3. Yang ini (Selo) generai kedua, dan Tucuxi itu kita hitung generasi pertama. Kan ini juga masih prototipe, jadi generasi ketiga nanti juga masih prototipe dan terus akan berkembang,” kata Manager Kupu-kupu Malam, Kunto Wibisono.

Dia mengatakan mobil listrik Selo generasi ketiga lebih maju ketimbang versi sebelumnya seperti penempatan baterai di tengah, serta tersedia bagasi untuk memenuhi kebutuhan pemiliknya.

“Sekarang Selo menggunakan baterai di depan dan belakang, rencananya generasi ketiga posisi baterai di tengah. Dan ada 2 kursi plus bagasi di depan,” tukasnya.

Lalu kapan dimulai projek mobil tersebut?

“Sekarang masih wacana. Lihat yang generasi kedua ini dulu pengembangannya bagaimana. Belum tahu kapan. Masih evaluasi lagi. Setelah ini harus lebih baik dari generasi 2. Belum tahu kapan dimulai tapi kita harus selesaikan Selo generasi kedua dulu,” tutup Kunto.

(ikh/ddn)

detik.com

***

Selo Jadi incaran Banyak Orang

JAKARTA – Rudi Purnomo dari Tim Kupu-Kupu Malam Jogjakarta (salah satu tim pembuat mobil listrik) mengaku saat ini banyak yang mengincar mobil listrik sport bernama ‘Selo’, milik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Bahkan bukan hanya orang Indonesia saja yang berminat, tapi juga dari luar negeri.

“Yang mau pesen sudah banyak, enggak hanya dari dalam saja dari luar negeri juga ada,” ujar Rudi pada JPNN saat ditemui di acara ‘Pasar Seni’ di Parkiran Timur Senayan, Jakarta, Selasa (5/11).

Namun, meski sudah banyak mendapat pesanan, Rudi dan tim mengaku tak mau terburu-buru mengiyakannya. Sebab pihaknya ingin merampungkan segala macam perizinan yang diperlukan agar mobil listrik ini layak jalan.

“Kita belum mau produksi, nanti dulu saja. Kita juga enggak mau terburu-buru. Saat ini kita ingin urus kelayakan dulu sampai ini selesai dan dinyatakan oke oleh pemerintah dan polisi baru kita buat,” terang dia.

Kalaupun nanti mobil listrik ini dipasarkan, Rudi menaksir kisaran harga di atas Rp 1 miliar. “Kalau biaya untuk prototipe Selo sekitar Rp 1,5 miliar, kalaupun nanti dipasarkan paling di atas Rp 1 miliar lah,” tuturnya. (chi/jpnn)

jpnn.com

***

Selo Jadi Pusat Perhatian di Senayan

JAKARTA – Mobil listrik milik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bernama ‘Selo’ ikut mejeng di acara pasar Seni Jakarta yang digelar selama tiga hari (3-5 November 2013) di parkir Timur Senayan, Jakarta. Selain ‘Selo’ ada juga mobil listrik lainnya, yakni ‘Gendhis.

Meski hanya dipajang dalam tenda berwarna merah putih dan tanpa alas, kehadiran dua mobil listrik ini menyita banyak perhatian pengunjung ‘Pasar Seni’ yang digagas oleh Ikatan Alumni ITB Jakarta. Mereka seolah tak mau melewatkan moment berharga ini untuk mengabadikan dalam sebuah foto. Setiap pengunjung lewat pasti melirik mobil listrik ini, baik tua maupun muda.

“Selo ini mobil yang enggak pakai bensin ya mas?,” tanya salah satu pengunjung pada panitia yang tengah berjaga di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Selasa (5/11).

Bahkan setiap pengunjung dibuat terkesima usai melihat dua mobil listrik ini, terutama ‘Selo’. Desainnya yang dibuat apik mirip dengan Lamborgini ini membuat pengunjung betah memutari bagian depan mobil sampai body belakang.

“Keren mobilnya,” kata salah satu pengunjung pada temannya.

Ada pula yang sibuk mengarahkan temannya untuk bergaya di mobil yang juga sempat dipamerkan dalam acara KTT APEC di Bali awal Oktober lalu.

Pihak panitia mengaku sengaja menghadirkan mobil listrik milik Dahlan Iskan. Menurutnya hasil karya anak negeri harus terus dikembangkan.

“Kami sengaja hadirkan mobil listrik buatan anak negeri biar masyarakat tahu bahwa Indonesia juga bisa membuat mobil listrik yang bagus. Biar mereka yang datang berkunjung ke sini termotivasi. Kami juga sudah minta izin sama Pak Dahlan dan beliau mengizinkan mobil milinya dipajang,” pungkas Harmen, salah satu panitia Pasar Seni. (chi/dom/jpnn)

sumeks.co.id

***

Ini Kendala yang Dialami Mobil Listrik Selo Saat Masih Diuji

Jakarta -Dua mobil listrik buatan Putera Petir Ricky Elson yakni Selo dan Gendhis hampir tidak mengalami kendala saat diuji di Yogyakarta. Namun ada sedikit masalah yang pasti tidak bisa dihindari Selo dan Gendhis. Apa masalah tersebut?

“Kendala berat untuk pengecasan. Selama ini kami mengalami besar di situ. Di Yogyakarta tidak tersedia stasiun pengisian mobil listrik,” keluh Manager Kupu-kupu Malam, Kunto Wibisono saat ditemui detikOto di Jakarta.

Jadi selama ini Kunto beserta timnya menggunakan sistem pengisian kecil dimana membutuhkan waktu 8 jam untuk proses pengisian. Ini pastinya tidak efektif dan menyita waktu.

Seperti yang dijelaskan Kunto, timnya tidak dapat menggunakan charger besar karena besarnya komponen yang harus dibawa. Karena itu, dia berharap ketersediaan stasiun untuk mobil listrik yang layak.

“Kalau mau pakai charger besar, itu berat, dan itu harusnya tersedia di banyak tempat. Selama ini kita bawa charger kecil dengan kendala dayanya kecil,” pungkasnya.

Selain kehabisan baterai, mobil listrik Selo dan Gendhis tidak pernah mengalami korsleting listrik dan masalah teknis lainnya. Untuk kondisi jalan tanjakan dan turunan mobil ini terbilang mumpuni. Jadi ditambah waktu proses penyempurnaa, kedua mobil tersebut akan siap diproduksi massal.

“Selain kehabisan baterai tidak pernah mogok, korsleting listrik pun belum,” imbuhnya.

detik.com

***

Mobil Listrik Selo Masih Butuh Penyempurnaan

Jakarta -Mobil listrik terbaru Selo dibuat dalam rangka memajukan industri mobil nasional. Seperti mobil listrik Tucuxi, mobil Selo ternyata belum sempurna 100 persen. Tapi setidaknya, Selo lebih baik dari Tucuxi.

“Selo memang sengaja dibuat baru dan tidak menggunakan bahan dari Tucuxi. Selo sendiri belum selesai masih butuh penyempurnaan,” kata Manager Kupu-kupu Malam, Kunto Wibisono kepada detikOto, Senin (4/11/2013).

Kunto menegaskan, Selo masih butuh waktu 2-3 bulan sebelum diserahkan ke Menteri BUMN Dahlan Iskan. Saat ini, Selo masih menjalani tahap uji coba di Yogyakarta.

Meski selama uji coba belum mengalami masalah serius, namun tim pengembang Selo belum merasa puas. Karena itu, tak pelak terus dikembangkan menjadi pilihan pihak Dahlan Iskan berikut timnya.

“Masih trial. Uji coba di Jogja saja. Tidak ada area khusus untuk uji coba. Awal tahun depan mudah-mudahan selesai dan langsung dikasih ke pak Dahlan,” tukas Kunto.

Kunto menjelaskan Selo jauh lebih baik daripada Tucuxi. Sebut saja dari gear boks. Tucuxi minim komponen tersebut sementara Selo sudah tersedia untuk meringankan kerja sistem pengeraman.

“Mobil ini jauh lebih siap. Mulai dari beban kendaraan dan kekuatan semua sudah dihitung. Jadi harapan kita buat prototipe ini agar produk lebih bisa dikembangkan. Dari awal kita buat penyempurnaan untuk memperbaiki kelemahan yang ada,” imbuhnya.

Selama di Yogyakarta, mobil listrik Selo mengalami uji coba di tanjakan dan turunan. Sejauh ini tidak ada masalah.

“Saat ini terus diuji di tanjakan dan turun. Selama ini, turunan dan tanjaka lebih baik,” tutupnya.

(ikh/ddn)

detik.com

***

 

One Comment to “Ssstt, Dahlan Iskan Kembangkan Selo Generasi 3”

  1. Semoga kendala-kendala yang dialami dalam proses pembangunan mobil listrik ini bisa segera diatasi. Dan, yang tidak kalah pentingnya menyangkut harga jualnya. Karena, dengan kondisi perekonomian dan keuangan masyarakat yang ingin memiliki mobil listrik, pertimbangan harga termasuk dalam pertimbangan utama.
    Pengembangan mobil listrik ini juga akan menghadapi tantangan berat dari produsen mobil-mobil BBM yang telah merajai pasaran nsional selama puluhan tahun di Indonesia. Dan, mereka akan menghalalkan segala cara untuk ”membunuh” mobil listrik, termasuk yang akan membunuhnya adalah media cetak dan elektronika dengan berbagai provokasinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: