Dahlan Setuju Pemda Sumut Miliki Saham Inalum, Tapi Nggak Gratis

“Komisi VI mereka harus mengukur kemampuan keuangannya. Pokoknya jangan sampai mengganggu pembangunan daerah,” “

Dahlan Iskan - Inalum

Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak keberatan jika Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendapatkan sebahagian saham PT Inalum yang baru saja dibeli Indonesia dari Perusahaan Jepang. Tentu perolehannya tidak dengan gratis.

Dahlan pun mengatakan perlu ada proses yang dilalui sampai Sumut memiliki bagian saham Inalum. Dengan alokasi penganggaran dari APBD setempat.

“Saya kira Pemda perlu waktu, karena itu menyangkut dana besar. Anda kan tahu berapa APBD-nya masing-masing Pemda, dan alokasi APBD-nya tahun depan sudah diputuskan. Dan sepanjang yang saya dengar APBD untuk tahun depan tidak ada dicanangkan untuk Inalum, berarti tahun depan lagi. Masih ada waktu lah, tetapi ya silakan,” jelas Dahlan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (1/11).

Sampai saat ini Dahlan belum memutuskan berapa persen saham PT Inalum yang bisa dimiliki oleh Pemda. Hanya saja dalam peraturan, saham itu harus dibeli, bukan diberikan.

“Setahu saya belum ada alokasi untuk membeli Inalum pada APBD 2014. Berarti harus dibicarakan ke DPR untuk tahun berikutnya lagi. Kan nggak mungkin pemda mengalokasikan dana begitu besar tanpa lewat DPRD-nya, kan nggak mungkin,” jelas Dahlan.

(Chm / Nvl)

jaringnews.com

***

Dahlan Iskan Pastikan Daerah Dapat Bagian Saham Inalum

JAKARTA, FAJAR — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, memastikan bahwa daerah akan mendapatkan bagian saham di PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). Karena itu, Dahlan meminta pemerintah daerah tidak perlu khawatir.

“Daerah sudah pasti akan dapat, silahkan maunya berapa sesuai dengan kemampuan daerah, kita enggak ingin membebani daerah, soalnya uangnya besar dan minggu lalu telah diputuskan di Komisi VI bahwa daerah dapat 30 persen,” ujar Dahlan usai mengelar rapat pimpinan (Rapim) BUMN di kantor PT Perikanan Nusantara, Jalan Hasyim Ashari, Jakarta, Kamis 31 Oktober.

Dahlan juga berpesan pada Komisi VI DPR agar selalu mengukur kemampuan terkait keputusan Inalum agar bisa diperhitungkan dengan baik.

“Komisi VI mereka harus mengukur kemampuan keuangannya. Pokoknya jangan sampai mengganggu pembangunan daerah,” pintanya.

Seperti diketahui pemerintah Indonesia saat ini menguasai 41,13 persen saham di Inalum, sementara selebihnya atau sebesar 58,87 persen dikuasai oleh Jepang. Perjanjian kontrak ini akan berakhir hari ini dan Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak tersebut. (jpnn)

fajar.co.id

***

Sumut tak anggarkan pembelian Inalum

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengatakan, pemerintah daerah, khususnya Sumatera Utara, sampai dengan 2014, belum menganggarkan pembelian Inalum pada anggaran daerahnya.

“Saya dengar, APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) untuk tahun depan tidak ada dicadangkan untuk Inalum, berarti tahun depan lagi. Masih ada waktu lah, tetapi ya silakan,” ujarnya.

Dahlan melanjutkan, pemerintah pusat akan terbuka kepada daerah, jika ingin berkontribusi dalam pengembangan Inalum. “Terserah daerah berapa, sesuai kemampuan keuangan mereka. Kan ini bukan uang kecil, uang besar,” kata Dahlan.

Sebelumnya diberitakan, Komisi XI DPR RI akhirnya menyetujui pengambilalihan Indonesia Asahan Aluminium dengan total anggaran Rp7 triliun. Tapi, pemerintah menetapkan proyeksi harga akuisisi Inalum sebesar US$558 juta (Rp6 triliun).

waspada.co.id

Tag:

One Comment to “Dahlan Setuju Pemda Sumut Miliki Saham Inalum, Tapi Nggak Gratis”

  1. Inalum baru dimardekakan,Pengalaman adalah guru terbaik,berbagai catatan negatif terhadap kontributif proyek ini terhadap Daerah Sumatera Utara harus dieliminir yang sudah baik terus dilanjutkan,masa transisi mari kita berpikir karena pikir itu adalah pelita hati,jangan kita kehilangan asset dua kali mari kita kawal perjalanan Inalum ke depan demi Indonesia umumnya dan sekaligus,Sumatera Utara khususnya yang lebih sejahtera!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: