Pertamina Ambil Mahakam, Dahlan Siap Pasang Badan

“Tugas saya ringan, membentengi Pertamina dari intervensi siapapun. Saya percaya penuh pada tim direksi, komisaris, dan direksi dan manajernya percaya penuh Anda mampu. Sepanjang tidak diganggu-ganggu dan tidak dirusuhi,” 

Dahlan iskan - Blok Mahakam

JAKARTA – Blok Mahakam yang saat ini dikelola oleh Total E&P masa kontraknya akan habis pada 2017. Oleh karena itu, PT Pertamina rencananya akan diajukan untuk mengelola blok tersebut.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan yakin, direksi Pertamina mampu untuk mengelola Blok Mahakam. Meski demikian, Dahlan awalnya sempat meragukan kemampuan Pertamina.

“Dulu sempat bilang Pertamina akan kelola, tapi dalam hati bertanya-tanya jangan-jangan direksi dan komisarisnya bilang tidak mau. Kalau itu terjadi saya harus tarik diri,” kata Dahlan saat di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (30/10/2013).

“Tapi setelah saya cek, direksi Pertamina dan seluruh komisaris, menyatakan siap ambil alih Mahakam,” tambahnya.

Mantan Dirut PLN ini menjelaskan, akan terjadi banyak fitnah dalam pengambilalihan Blok Mahakam. Hal ini lantaran beberapa kalangan masih menilai Pertamina tidak mampu mengelola Blok Mahakam.

“Blok West Madura Offshore (WMO) akan membuktikan bahwa Pertamina bisa, sudah terbantahkan. Begitu WMO di ambil alih dan dipegang Pertamina, belum dua tahun WMO mengalami kemajuan besar. Ini memberi keyakinan kepada kita semua bahwa semuanya bisa dilakukan,” kata dia.

Hal inilah yang juga mendasari Dahlan percaya pada direksi Pertamina dalam pengambilalihan Blok Mahakam. Oleh karena itu, dirinya meminta agar tidak ada yang mengganggu dalam proses pengambilalihan tersebut.

“Tugas saya ringan, membentengi Pertamina dari intervensi siapapun. Saya percaya penuh pada tim direksi, komisaris, dan direksi dan manajernya percaya penuh Anda mampu. Sepanjang tidak diganggu-ganggu dan tidak dirusuhi,” tukas dia. ()

okezone.com

***

Dahlan Iskan Hampir Tarik Ucapannya soal Blok Mahakam

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengaku hampir menarik ucapannya soal blok Mahakam. Ia mengaku pernah sangsi setelah mengeluarkan pernyataan bahwa PT Pertamina (Persero) mampu mengelola blok bekas Total E&P Indonesie itu.

“Saya memang pernah mengatakan Mahakam harus dikelola Pertamina. Tapi dalam hati saya, jangan-jangan direksinya tidak mau, apa komisarisnya tidak mau. Apa direksinya mampu, apa komisarisnya mampu,” ujar Dahlan dalam sambutannya dalam Annual Pertamina Quality Award 2013, di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (30/10/2013).

“Kalau dia (Pertamina) bilang mampunya minoritas, berarti saya harus tarik ucapan saya. Tapi ternyata, dia confirm semuanya. Saya bangga sekali itu,” lanjut Dahlan.

Dalam kesempatan tersebut, Dahlan meminta manajemen Pertamina dari blok West Madura untuk naik panggung. Dahlan ingin membagi keberhasilan manajemen West Madura Off-shore (WMO), yang sebelumnya diragukan oleh publik.

“Anda telah beri keyakinan pada kita semua bahwa kita bisa. Sehingga terbantahkan isu tahun lalu, begitu dipegang Pertamina, West Madura lebih jelek,” tutur mantan Dirut PLN itu.

Nyatanya, ucap Dahlan, belum ada dua tahun WMO mengalami kemajuan amat besar.

Lebih lanjut ia mengatakan, melihat kinerja manajemen Pertamina yang baik, bahkan sampai ke level bawah, Pertamina bisa tumbuh semakin baik. “Tugas saya ringan. Membentengi Pertamina dari intervensi apapun. Saya percaya penuh pada direksi dan komisaris Pertamina serta jajaran manajer,” katanya.

kompas.com

***

Dahlan: Gara-gara Blok Mahakam, Pertamina Banyak Difitnah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan. (Liputan6.com/Abdul Aziz Prastowo)

Liputan6.com, Jakarta : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan banyak fitnah yang menyudutkan PT Pertamina (Persero) tentang kepemilikan Blok Mahakam yang akan habis masa kontaknya 2017 nanti.

BERITA TERKAIT
Dahlan Pernah Tawarkan Pesangon Lahan Sawit jika Merpati Tutup Dahlan Pernah Tawarkan Pesangon Lahan Sawit jika Merpati Tutup
Dahlan: Banyak yang Ragu BUMN Sanggup Kelola Inalum Dahlan: Banyak yang Ragu BUMN Sanggup Kelola Inalum
Dahlan mengungkapkan, fitnah tersebut berupa pernyataan bahwa Pertamina belum mampu secara teknologi dan kemampuan keuangan untuk mengelola blok yang terletak di Kalimantan Timur tersebut.

“Memang ada banyak fitnah kepada Pertamina apakah tidak mampu kelola Blok Mahakam, apakah Pertamina justru akan ketarik persoalan besar,” kata Dahlan di Kantor Pusat Pertamina, Rabu (30/10/2013).

Dahlan menyangkal fitnah-fitnah tersebut, kinerja Pertamina pada sektor hulu dapat dilihat pada produksi Blok West Madura Offshore (WMO) yang terus mengalami peningkatan produksi setelah dikuasai Pertamina.

“Apakah Pertamina kesulitan pasti akan tanya-tanya. Lihat Blok WMO ternyata Pertamina bisa. Sudah terbantahkan, begitu di ambil alih WMO dipegang Pertamina. Belum 2 tahun WMO alami kemajuan besar. Ini memberi keyakinan kepada kita semua bahwa semuanya bisa dilakukan,” ungkapnya.

Dahlan pun percaya direksi perusahaan plat merah sektor energi tersebut akan berusaha memiliki blok yang saat ini dikelola oleh Total E&P dan para direksi tersebut memiliki tekad yang kuat.

“Saya percaya direksi Pertamina dan seluruh insan Pertamina punya tekad untuk mengambil alih Blok Mahakam. Dulu sempat bilang Pertamina kelola, tapi dalam hati bertanya-tanya jangan-jangan direksi dan komisarisnya bilang tidak mau. Kalau itu terjadi saya harus tarik diri. Tapi setelah saya cek, direksi Pertamina dan seluruh stakeholder,ya menyatakan siap ambil alih Mahakam,” pungkasnya. (Pew/Ndw)

liputan6.com

***

Pertamina Bakal Kelola Blok Mahakam

Jakarta, GATRAnews – Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan bahwa PT Pertamina (Persero) siap mengambilalih serta mengelola Blok Mahakam. “Saya percaya direksi Pertamina dan seluruh insan Pertamina punya tekad untuk mengambilalih Blok Mahakam,” tutur Dahlan, seperti dilaporkan Antara, di Jakarta, Rabu (30/10).
Ia menilai, kesanggupan Pertamina tercermin dari komitmen ketika menangani Blok West Madura Offshore (WMO). Blok yang ditargetkan memproduksi 27.000 barel per hari akhir tahun ini mengalami perkembangan yang pesat.

“Lihat Blok WMO, Pertamina mampu membuktikannya dan sudah tak terbantahkan. Belum dua tahun sudah mengalami kemajuan besar sekaligus memberi keyakinan pada kita bahwa semuanya bisa dilakukan,” ungkapnya.

Sebelumnya, kata Dahlan, ia pernah meragukan niat BUMN energi terbarukan itu untuk mengambilalih Blok WMO. Hal ini dilatarbelakangi jajaran komisari dan direksi belum memiliki kesatuan komitmen.

“Dulu memang sempat bilang Pertamina akan mengelolanya, namun dalam hati bertanya-tanya, jangan-jangan direksi dan komisarisnya tidak mau. Kalau itu sampai terjadi, saya harus tarik diri. Tetapi setelah di cek lagi, direksi Pertamina dan seluruh komisairs menyatakan siap,” paparnya.

Ia menduga, banyak kalangan yang tidak menginginkan pengambilalihan Blok WMO oleh Pertamina. Namun, ia akan membentengi intervensi dari pihak manapun.
“Saya percaya penuh pada tim direksi, komisaris, dan manajer sepanjang tidak diganggu-ganggu dan tidak dirusuhi,” jelasnya. (*/DKu)

gatra.com

***

Dahlan dukung Pertamina dipercaya Indonesia kelola Blok Mahakam

LENSAINDONESIA.COM: Gayung bersambutnya keinginan para elit di Indonesia soal pengelolaan Blok Mahakam harus diambil alih Indonesia dari tangan pengusaha Perancis dan Jepang, direspon serius Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Kandidat Capres Konvensi Demokrat ini, menyatakan sangat mendukung penuh jika PT Pertamina dikehendaki mengelola sumur minyak dan gas Blok Mahakam di Kalimantan Timur itu.

Baca juga: Menteri Dahlan Iskan terenyuh soal upah minimal dan PKS berharap SBY sebelum lengser, selesaikan Blok Mahakam

“Saya percaya direksi dan seluruh insan Pertamina sudah puya tekad besar untuk mengambil alih Blok Mahakam,” kata Dahlan, usai membuka Annual Pertamina Quality Awards 2013, di Gedung Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (30/10).

Sebelumnya, berkaitan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober lalu, Dewan Perwakilan Rakyat mendesak minyak dan gas di Blok Mahakam Kalimantan Timur dikelola Indonesia dengan mengutamakan kepentingan nasional.

“Diharapkan Presiden SBY bisa memberikan warisan positif bagi Indonesia dengan mengembalikan Blok Mahakam pada BUMN atau entitas nasional,” kata Wakil Ketua DPR Sohibul Iman di gedung Nusantara IV, Jakarta, Senin (28/10/13).

Dahlan menjawab pertanyaan wartawan, mengungkapkan, bahwa direksi, dewan komisaris, dan pemangku kepentingan Pertamina sanggup mengelola Blok Mahakam.

“Pertamina punya pengalaman mengelola West Madura Offshore (WMO). Itu terbukti setelah mengambil alih WMO dari CNOOC, kinerja operasional meningkat dari 10.000 barel per hari menjadi 30.000 barel per hari,” kata Dahlan.

BUMN menunggu jawaban pemerintah. “Apa pun keputusan pemerintah kita akan melaksanakannya,” kata Dahlan.

Diketahui, kontrak Blok Mahakam antara Indonesia dengan perusahaan asing, Inpex (Jepang) dan Total (Perancis) sejak 1 April 1967 dan berakhir Maret 2017. Sejak 2007, dua korporasi asing itu mengajukan perpanjangan kontrak. Dan tahun 2008, PT Pertamina (Persero) mengajukan proposal sanggup mengelola. Tapi, pemerintahan SBY sampai sekarang belum memutuskan.

Ketika kontrak Total & Inpex berakhir 2017, diperkirakan sumur Migas ini menyusut tinggal 6-8 triliun TCF gas dan 100 juta barel minyak, bernilai sekitar Rp1.100 triliun. Saat awal kontrak, Blok Mahakam memiliki 27 triliun cubic feet (TCF) cadangan gas, dan 600 juta barel minyak.

Dicecar pertanyaan, Dahlan mengaku sempat meragukan kemampuan PT Pertamina mengambil alih Blok Mahakam. Tapi, keraguannya terbantahkan bukti prestasi Pertamina mengelola West Off Madura.

“Walaupun nanti banyak yang meragukan Pertamina, bahkan mengalami kesulitan, saya sudah cek ke Direksi Pertamina, keraguan-keraguan itu tidak perlu ada. Prinsipnya Pertamina siap,” tegas Dahlan. @rina

lensaindonesia.com

***

“Pertamina Tidak Mampu itu Fitnah”

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menyebutkan banyak yang memfitnah PT Pertamina tidak mampu mengelola Blok Mahakam bila kontak Total dan Inpex berakhir di 2017.

“Banyak fitnah ke Pertamina mengenai kinerjanya apakah mampu mengelola Blok Mahakam. Bahkan ada yang beranggapan kalau mengelola blok tersebut Pertamina akan tertimpa masalah besar,” kata Dahlan di Jakarta, Rabu (30/10). Saat ini Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation masih mengelola Blok Mahakam.

Dahlan menuturkan, jika berkaca dari pengalihan West Madura Offshore dari British Petroluem (BP) ke Pertamina, maka BUMN pertembangan itu ternyata mampu mengoptimalkan produksi minyak dan gas bumi (migas).

“Sebenarnya sudah terbantahkan dengan dipegangnya WMO. Belum dua tahun WMO sudah mengalami kemajuan pesat,” katanya.

Dengan potensi itu, Dahlan siap pasang badan untuk mendorong Pertamina mengambilalih Blok Mahakam. Bahkan ia siap membentengi Pertamina dari intervensi politik sekali pun.

“Tugas saya ringan, membentengi Pertamina dari intervensi siapa pun. Saya percaya penuh pada tim Direksi, Komisaris, sepanjang tidak diganggu-gangu dan dirusuhi,” tutur Dahlan. (net/lhl)

kaltimpost.co.id

One Comment to “Pertamina Ambil Mahakam, Dahlan Siap Pasang Badan”

  1. Pengalaman mengelola MWO, bisa diyakini Pertamina bisa mengelola Blok Mahakam.
    Jadi, sudah saatnya putra bangsa mengelola kekayaan energi negaranya sendiri.
    Pengalaman Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden RI yang menjual Gas Tangguh dengan harga murah ke Cina, jangan sampai terulang lagi.
    Ini kesempatan anak bangsa mengelola kekayaan energinya sendiri, sehingga kekayaan itu bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran bangsa dan negara kita.
    Kesediaan Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk pasang badan dalam pengambil alihan pengelolaan Blok Mahakam di Kaltim, sebagai bukti bahwa dia ingin bangsa dan negara ini mandiri dan bermartabat, tidak menjadi lahan jajahan negara lain.
    Demi Indonesia yang lebih baik dan lebih bermartabat, Blok Mahakam harus diambil alih Pertamina saat kontraknya habis pada 2017 nanti. Semoga sukses selalu serta selamanya……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: