Ingat Didoakan Saat Operasi Ganti Hati

“Ini bangunan yang megah, mereka sabar sekali selama 12 tahun kumpulkan dananya. Namun akhirnya sekarang berdiri megah bangunan tiga lantai Maha Vihara Maittreya Kalbar ini,” 

Dahlan Iskan - Tionghoa

KUBU RAYA- Setelah diresmikan Menteri Agama, Suryadharma Ali, giliran Menteri BUMN Dahlan Iskan didaulat menandatangani prasasti Maha Vihara Maitreya Kalbar, di Jalan Arteri Supadio, Minggu (27/10).

Tak hanya didaulat meneken prasasti, Dahlan pun diminta memberikan sambutan. Bicara bahasa Mandarin dengan fasihnya, aplaus bertubi-tubi datang dari lebih seribu umat Budha yang hadir. Selera humor mantan Dirut PLN itu terasa segar, bahkan Pendeta Wang—Sesepuh umat Budha se-Dunia pun tampak tersenyum senang.

Usai sambutan, Dahlan dipakaikan sebuah arloji bernama “Time is Happiness” yang diciptakan oleh Pendeta Wang sendiri. Sesepuh itu menyebut, jam tangan itu sebagai buah dari kerja keras seseorang yang sangat menghargai waktu, time is money. Seperti diketahui, Dahlan adalah penggagas dan motivator dari motto “Kerja, kerja, kerja!”

Tak hanya arloji kebahagiaan, Ketua Walubi, Ir. Arif Harsono memberikan cendera mata berupa patung Budha Tertawa yang melambangkan kebahagiaan dan keikhlasan. “Pak Dahlan itu selalu tampil dengan senyum, selalu tertawa. Selalu akrab dan ramah kepada siapapun, wajah yang membawa rezeki dan kebahagiaan,” kata Arif disambut tepuk riuh hadirin.

Kagumi Kesabaran
Sebelum meninggalkan vihara, Dahlan mengaku bangga atas kesabaran Umat Budha Kalbar dalam membangun tempat ibadah itu. “Ini bangunan yang megah, mereka sabar sekali selama 12 tahun kumpulkan dananya. Namun akhirnya sekarang berdiri megah bangunan tiga lantai Maha Vihara Maittreya Kalbar ini,” tuturnya kepada wartawan.

Ditanya makna sambutannya yang disampaikan dalam bahasa Mandarin, ia mengungkapkan, selain ucapan selamat atas peresmian vihara, dia menyampaikan kekaguman atas kesabaran, keuletan dan keteguhan serta gotong-royong yang kuat.

Juga teringat saat dirinya menjalani operasi ganti hati di Tianjin, RRC. “Kemudian saya ingat waktu saya sakit, masuk ruang operasi untuk ganti hati, 1000 umat Budha berkumpul di Vihara Surabaya. Kemudian mereka bertekad selama saya di ruang operasi mereka berdoa untuk saya tanpa henti dan mereka minta diberitahu kalau operasi sudah selesai. Operasi persis selama sembilan jam waktu itu,” kisah Dahlan.

Ada yang unik dan mengharukan saat umat Budha di Vihara Surabaya itu berdoa. “Di tengah-tengah mereka ada api lilin seperti kena angin ribut. Dan mereka khawatir kalau operasi saya gagal. Sehingga mereka terus meningkatkan doanya dan pelan-pelan api lilin tenang, tidak lama kemudian mereka dapat telepon dari rumah sakit bahwa operasi saya sudah selesai,” haru Dahlan.

Sehinga, lanjut pria yang membangun pesantren keluarga di Magetan itu, melalui peristiwa sakit itu dirinya terkesan memiliki hubungan dekat dengan Umat Budha dan umat beragama lainnya.

“Saya mempunyai hubungan dekat dengan umat Budha, saya mengucapkan banyak terima kasih waktu saya dalam keadaan kritis mendoakan saya, demikian juga umat Kristen, dan Islam terus mendoakan saya,” ungkapnya.

Dahlan berharap, kepada masyarakat Kalbar pada umumnya, supaya kerukunan antar umat beragama terus tercipta. “Tentu karena umumnya umat Budha di Kalbar cukup besar, saya harap perdamaian antar umat beragama dapat lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya.(RK)

jpnn.com

***

Dua Menteri Resmikan Vihara Maitreya

Dahlan Iskan - Vihara
Ket Photo: KERUKUNAN: Menteri Agama RI Suryadharma Ali ketika bertandang ke Maha Vihara Maitreya Pontianak. Dalam kesempatan tersebut dia menekankan mengenai arti pentingnya kerukunan beragama. Karena pada dasarnya, diakui dia bahwa manusia merupakan satu keluarga.

SUNGAI RAYA – Menteri Agama (Menag) Surya Darma Ali dan Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Dahlan Iskan, menghadiri acara peresmian rumah ibadah Vihara Maitreya Kalimantan Barat, yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta Sungai Raya, Minggu (27/10). Menag Surya Darma Ali mengatakan bahwa kedatangannya pada peresmian Vihara Maitreya merupakan bentuk dukungan dan apresiasi pemerintah kepada umat Budha yang ada di Kalimantan Barat. “Vihara kokoh dan megah ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang sangat besar kepada umat Budha di Kalimantan Barat, untuk terus dapat meningkatkan keimanan dan memberikan kontribusi yang baik bagi perkembangan daerah dan Indonesia,” katanya, setelah ditemui acara peresmian

Figur yang karib disapa SDA ini menuturkan bahwa peresmian Vihara Maitreya milik umat Budha tersebut haruslah disyukiri, sebagai ucapan syukur kepada Tuhan. “Pada dasarnya manusia itu satu keluarga. Dalam Islam, setiap Kamu adalah satu yang berasal dari Adam. Dan dengan keyakinan agama yang universal, agama akan membawa kehidupan yang saling kasih mengasihi,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku begitu mengagumi semangat umat Budha Kalimantan Barat, yang berusaha membangun Vihara Maitreya yang baru saja diresmikan tersebut. “Umat Budha sedikit demi sedikit mengumpulkan dananya untuk membangun tempat ibadah, hingga 13 tahun, vihara yang mereka nantikan akhirnya dapat selesai dikerjakan. Dan ini menggambarkan bahwa memang umat Budha menyuarakan perdamaian,” ungkapnya.

Dahlan menuturkan bahwa ia secara pribadi memiliki hubungan yang sangat dekat dengan umat Budha. “Pada waktu saya sakit dan masuk di ruang operasi, ada sekitar seribu umat Budha yang berkumpul di vihara di Surabaya, untuk mendoakan saya selama berada di ruang operasi. Kurang lebih sembilan jam doa yang dilakukannya,” kenang Dahlan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Peresmian Vihara Maitreya, Edy Tanturi menuturkan bahwa pembangunan gedung Vihara tersebut sudah dilaksanakan sejak 2000 silam, dengan dilakukan pemasangan tiang pertama. Dari pemasangan hingga peresmian, dikatakan dia bahwa proses pembangunan Vihara memakan waktu selama 13 tahun. “Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang mendukung cengan semangat, kerja keras, pengorbanan dan doa, hingga Vihara Maitreya ini dapat selesai dan diresmikan,” ucapnya.

Peresmian Vihara Maitreya dilaksanakan begitu meriah dan dihadiri lebih dari 5 ribu umat Budha Kalimantan Barat. Acara peresmian yang dimulai pukul 12.30 WIB itu pun langsung dihadiri Menteri Agama RI dan Menteri BUMN. (adg)

pontianakpost.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: