Dahlan Iskan Bakal Ubah Sistem Gaji Pegawai BUMN

“Kalau bisa, tahun depan sistem gaji seluruh BUMN sudah berdasarkan performance base, jadi sistem penggajiannya tidak sama, jadi nanti sesama manager bisa tidak sama pendapatannya,” 

Dahlan Iskan - Buruh
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, berencana akan merubah sistem penggajian karyawan perusahaan BUMN pada tahun depan.

Dahlan mengusulkan, perubahan sistem penggajian dari yang berdasarkan jabatan menjadi berbasis kinerja.

“Kalau bisa, tahun depan sistem gaji seluruh BUMN sudah berdasarkan performance base, jadi sistem penggajiannya tidak sama, jadi nanti sesama manager bisa tidak sama pendapatannya,” jelas Dahlan Iskan, Kamis (24/10), saat ditemui di Kantor Pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta.

Menurut Dahlan, sistem penggajian berbasis kinerja bakal membuat kondisi BUMN lebih berkualitas dan maju. Meski diakuinya, hingga kini masih ada perusahaan pemerintah dalam kondisi merugi.

Untuk BUMN yang mash merugi, sambung Dahlan, Kementerian memberikan dispensasi dalam penerapan sistem remunerasi.

“Dengan diumumin sekarang kan supaya segera ada sinyal ke karyawan antara berprestasi dan tidak itu ada perlakuan yang berbeda,” ucap Dahlan.

Berdasarkan catatan Kementerian BUMN, perusahaan yang sudah menerapkan sistem remunerasi dalam pola penggajian pegawai diantaranya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Pertamina (Persero). Sementara PT KAI (Persero) sedang dalam proses penerapan remunerasi. (ans/aef)

berita8.com

***

Dahlan Minta Gaji Pegawai BUMN Pakai Sistem Remunerasi

Jakarta – Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta kepada seluruh BUMN menerapkan sistem remunerasi atau tunjangan kinerja agar mendukung program BUMN bersih. Saat ini, baru ada 4 perusahaan BUMN yang sudah menerapkan sistem remunerasi.

“Yang sudah melaksanakan itu Bank Mandiri, Telkom, PGN, Pertamina, KAI sedang dalam proses,” kata Menteri BUMN Dahlan Iskan di Kantor Pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Dahlan menjelaskan, pihaknya terus mendorong perusahaan-perusahaan BUMN untuk bisa menerapkan sistem tersebut, hal itu dilakukan untuk menciptakan BUMN Bersih dan efektivitas kerja.

“Kita mendorong BUMN untuk menerapkan sistem remunerasi berdasarkan performance based karena dalam kenyataan BUMN yang sudah melakukan remunerasi itu relatif lebih bersih dan lebih maju,” ujar dia.

Dahlan menjelaskan, dalam seminggu ke depan pihaknya meminta kepada perusahaan BUMN untuk segera melapor.

“Saya minta dalam seminggu ini minta dilaporkan ke saya berapa BUMN yang sudah menerapkan remunerasi berdasarkan performance based dan bagi yang belum segera melaksanakan,” ucapnya.

Ia menambahkan agar tidak ada lagi ‘ketidakadilan’ dalam setiap penggajian kepada para pegawai BUMN. Standar gaji diberikan sesuai dengan performa kinerja masing-masing.

“Dari situ kelihatan yang sistem penggajiannya berdasarkan performance perusahaannya lebih maju dan lebih gampang membuat bersih karena tidak ada lagi anggapan ini kerja baik nggak baik bayarannya sama,” ujarnya.

Dahlan menambahkan, pihaknya menargetkan di tahun depan semua perusahaan BUMN sudah bisa menerapkan sistem remunerasi.

“Kalau bisa tahun depan BUMN sudah bisa menerapkan performance based jadi sistem penghasilannya, penggajiannya berdasarkan performance, sehingga nanti kalau sesama manajer bisa saja tidak sama pendapatannya, sesama kepala divisi bisa saja tidak sama pendapaatannya jadi tergantung performance. Jadi antara yang berprestasi dan tidak itu ada perlakuan yang berbeda,” tandasnya.
(drk/hen)

detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: