Dahlan: 30 Tahun dikuasai Jepang, malam ini sejarah Inalum

“Ini sejarah penting kita putuskan malam ini, 1 November beberapa hari lagi dan perusahaan ini jadi milik Indonesia sepenuhnya,” 

Merdeka.com – Menteri BUMN, Dahlan Iskan, tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas persetujuan DPR yang memberi restu ke pemerintah mengambil alih PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum. Inalum telah 30 tahun dikuasai Jepang.

“Ini sejarah penting kita putuskan malam ini, 1 November beberapa hari lagi dan perusahaan ini jadi milik Indonesia sepenuhnya,” kata Dahlan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10) malam.

Di tempat yang sama, Menteri Perindustrian, MS Hidayat, juga sumringah atas keputusan pemerintah dan DPR. Lega sekali saya, ini pekerjaan dari dua tahun lalu akhirnya selesai,” kata Hidayat ditempat yang sama.

Mantan ketua umum Kadin ini menuturkan, Komisi VI juga telah setuju pembayaran Inalum sebesar USD 558 juta. Pemerintah bahkan telah menyiapkan batas maksimal pendanaan sebesar Rp 7 triliun.

“Itu kami telah usulkan secara resmi. Kalau berjalan dengan baik, penandatanganan (pengambil alihan) akan kami lakukan 25 Oktober,” katanya

Menurut Hidayat, ke depannya dia bersama pemerintah akan terus meningkatkan kinerja karyawan.

“Ada 2.000 karyawan mereka selama ini terlatih harus ditingkatkan. Mereka dari putra terbaik yang sudah terpilih selama ini,” tutupnya.

[noe]

http://www.merdeka.com/uang/dahlan-30-tahun-dikuasai-jepang-malam-ini-sejarah-inalum.html

3 Komentar to “Dahlan: 30 Tahun dikuasai Jepang, malam ini sejarah Inalum”

  1. Mantap. kapan giliran yang lain ? Blok Mahakam, freeport, dll.

  2. Kalau blok Mahakam dan Freeport, jaminannya sgt tinggi, mungkin mau diberikan ke Indo kalo Pak Dahlan bersedia menjadikan Islam liberal dan aliran sesat berkembang di Indo shg perpecahan bangsa menjadi tambah parah dan akhirnya bisa diambil lagi oleh Amrik/Yahudi. Contoh nyatanya adalah Reformasi yg diawali demonstrasi yg kemudian menjadikan negara ini semakin tergadai ke pihak asing…..

    • ah lo hidup banyak mengkhayal, ngomong gadai-gadai, padahal masih pake produk amrik (ini lo browsing internet juga produk amrik)……kalo musuh sama amrik diem di masjid jaga sendal jepit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: