Dahlan Iskan: Kerja Nomor Satu, Konvensi Nomor Dua

“Adanya relawan seperti ini membuat saya lebih konsentrasi bekerja. Mereka ini juga yang ingin mengkampanyekan saya, sehingga saya tak perlu meninggalkan pekerjaan,” 

dahlan-disambut-kesenian-al-banjari

TEMPO.CO, Yogyakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan merasa sangat bersyukur memiliki fans atau relawan di berbagai daerah yang tergabung dalam paguyuban Relawan Demi Indonesia (ReDI). Paguyuban ini semula hanya pengikut mantan Direktur Utama PT PLN itu. Para relawan saling kenal melalui akun jejaring sosial Twitter, @dahlanis.

Namun karena kecintaan mereka kepada Dahlan, sekitar enam ribu pengikut akun tersebut kemudian membentuk komunitas di berbagai daerah, yang mayoritas anggotanya anak muda, pelajar dan mahasiswa. Salah satu tujuan komunitas ini tak lain mendukung Dahlan termasuk jika ia serius mencalonkan diri sebagai presiden 2014 mendatang. Koordinator ReDI Yogyakrta, Meichy Ismail, relawan ini dibentuk karena keinginan pribadi.

“Adanya relawan seperti ini membuat saya lebih konsentrasi bekerja. Mereka ini juga yang ingin mengkampanyekan saya, sehingga saya tak perlu meninggalkan pekerjaan,” kata Dahlan usai menghadiri deklarasi ReDI di Yogyakarta, Jumat malam 18 Oktober 2013.

Dahlan menganggap pembentukan paguyuban itu setidaknya menantang dia untuk perlu serius atau tidak dalam mengikuti proses konvensi Partai Demokrat yang tengah berlangsung saat ini. “Mereka ingin adanya perubahan. Perubahan ini yang saya jadikan sebagai satu amanah yang harus kita lakukan. Toh, paguyuban ini bukan golongan yang aneh aneh dan lain lain,” kata dia.

Dahlan menambahkan, meski proses pencarian sosok calon presiden itu gencar menjadi sorotan publik, namun ia menegaskan tak akan ngoyo (memaksa) dalam mencari dukungan. Ia berjanji tidak akan meninggalkan hari kerja demi kampanye. Dahlan juga mengaku tak terlalu antusias mengikuti perkembangan isu isu seputar pertarungan konvensi Demokrat.

Misalnya, ketika ada kabar bahwa dalam konvensi ini, Pramono Edhie Wibowo, adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang akan menjadi lawan kuatnya karena kedekatan dengan penguasa, ia membiarkan pertaurngan mengalir saja. Apapun hasil konvensi itu, Dahlan mengaku siap menerimanya. “Kalaupun terdepak ya nggak papa,” katanya dengan nada datar.

PRIBADI WICAKSONO

http://www.tempo.co/read/news/2013/10/19/078523032/Dahlan-Iskan-Kerja-Nomor-Satu-Konvensi-Nomor-Dua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: