Dahlan Suruh Bank Mandiri dan BNI Bergerilya, Untuk Apa?

“Saya akan minta dua bank ini, karena kedua bank ini dipercaya menjadi Bank Trustee, maka menajemen dua bank ini melakukan soasialisasi yang luas agar orang tahu Bank Mandiri dan BNI itu Bank Trustee,” 

mandiri-bni130226c

Liputan6.com, Jakarta : Peran dua bank milik pemerintah, PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) untuk menampung dana hasil ekspor (DHE) hingga kini dianggap belum maksimal. Padahal kedua perusahaan pelat merah tersebut sudah dipercaya pemerintah menjadi Bank Trustee sejak satu tahun lalu.
Minimnya peran kedua bank tersebut, membuat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menginstruksikan agar perusahaan bergerilya dalam mencari nasabah-nasabah terutama perusahaan ekspor yang masih menitipkan uangnya di bank-bank luar negeri.

Langkah awal yang diusulkan Dahlan adalah dengan meningkatkan sosialisasi posisi Bank Mandiri dan BNI sebagai Bank Trustee mengingat banyak kalangan yang belum mengetahui hal tersebut.

“Saya akan minta dua bank ini, karena kedua bank ini dipercaya menjadi Bank Trustee, maka menajemen dua bank ini melakukan soasialisasi yang luas agar orang tahu Bank Mandiri dan BNI itu Bank Trustee,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan usai menggelar rapat pimpinan BUMN di Kantor Pusat Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (17/10/2013)

Dahlan mengakui, selama ini kalangan eksportir masih memilih menyimpan DHE di luar negeri. Padahal langkah itu sangat mempengaruhi neraca transaksi perdagangan Indonesia.

Indonesia, lanjutnya telah membuat kesalahan dengan tidak memiliki lembaga keuangan yang berfungsi sebagai Bank Trustee. Pemerintah sendiri baru bisa memiliki Bank Trustee satu tahun trakhir ini.

“Saya nggak mengharuskan mereka, saya mengharusakan kedua bank ini agresif untuk mengincar nasbah yang mempercayakan Bank Trustee di luar negeri, tentu nggak semua, tapi sudah dimulai lah, semampunya,” tutup Dahlan. (Yas/Shd)

http://bisnis.liputan6.com/read/722298/dahlan-suruh-bank-mandiri-dan-bni-bergerilya-untuk-apa?wp.bsns

***

Dahlan minta Mandiri-BNI gencar sosialisasikan “bank trustee”

Jakarta (ANTARA News) – Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta Mandiri dan BNI gencar melakukan sosialisasi bahwa mereka sudah menjadi “bank trustee” yaitu bank yang dapat menjalankan usaha penitipan dengan pengelolaan terhadap dana termasuk devisa hasil ekspor.

“Bank Mandiri dan BNI ternyata sejak satu tahun lalu sudah mendapat predikat bank trustee, namun masyarakat dan dunia usaha banyak yang tidak mengetahuinya, sehingga perlu promosi agar lebih populer lagi,” ujar Dahlan, usai Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor Pusat Bank Mandiri Jakarta, Kamis.

Bank Indonesia (BI) mengatur kegiatan usaha itu melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/17/PBI/2012 tanggal 23 November 2012 tentang Kegiatan Usaha Bank berupa Penitipan dengan Pengelolaan (trust).

Dalam kegiatan penitipan dengan pengelolaan (trust) itu, terdapat tiga pihak yang terlibat yaitu “settlor” sebagai pihak penitip yang memiliki harta/dana dan memberikan kewenangan untuk mengelola dana kepada Trustee.

Selain itu Trustee (dalam hal ini Bank) sebagai pihak yang diberi kewenangan oleh Settlor/Penitip untuk mengelola harta/dana guna kepentingan penerima manfaat. Pihak ketiga adalah Beneficiary sebagai pihak penerima manfaat dari harta/dana tersebut.

Menurut Dahlan, dengan promosi tersebut diharapkan transaksi perusahaan asing dan lokal terkait dengan kegiatan operasionalnya dapat menempatkan dananya di Bank Mandiri maupun BNI.

“Selama ini transaksi dari aktivitas ekspor impor, maupun kontrak production sharing (KPS) perusahaan migas dan energi selalu menempatkan dananya di bank trustee luar negeri,” ujar Dahlan.

Selain dapat memonitor devisa agar tidak banyak tersimpan di bank luar negeri, dengan adanya bank trustee di Indonesia maka dana-dana tersebut bisa langsung masuk ke sistem perbankan nasional.

“Ini sekaligus juga bisa meningkatkan cadangan devisa, menyehatkan neraca perdagangan dan mengontrol nilai tukar rupiah terhadap valuta asing,” tegas Dahlan.

Mantan Dirut PT PLN ini juga mencontohkan perusahaan asing A memiliki proyek pertambangan di Indonesia, hasil ekspor tambangnya disimpan di bank luar negeri.

“Transaksi keuangan sama sekali tidak ada yang mampir di perbankan Indonesia karena langsung ditransfer di bank luar negeri,” ujarnya.
(R017/A039)
Editor: Ruslan Burhani

http://www.antaranews.com/berita/400881/dahlan-minta-mandiri-bni-gencar-sosialisasikan-bank-trustee

***

Dahlan Iskan Minta Bank Mandiri dan BNI Lebih Agresif

Karen Agustiawan Raih Posisi Ke 6 Most Powerful Women in Business
JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta PT BNI dan PT Bank Mandiri untuk lebih gencar mempromosikan keberadaan dua bank plat merah sebagai bank trustee.

Sebab sudah setahun lalu dua bank BUMN ini telah dipercaya mengelola devisa hasil ekspor oleh Bank Indonesia (BI), namun banyak masyarakat yang belum mengetahui hal itu.

“Di antara bank BUMN itu sudah ada dua bank yang dipercaya untuk menjadi bank trustee, yaitu Mandiri dan BNI. Manajemen bank ini perlu melakukan sosialisasi yang luas agar orang tahu kalau dua bank ini adalah bank trustee,” ujar Dahlan di Gedung Mandiri Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (17/10).

Bekas Dirut PLN ini juga meminta kedua bank tersebut mensosialisasikan ke perusahaan-perusahaan asing supaya mereka beralih ke bank trustee yang dikelola Bank Mandiri dan BNI.

“Sedapat mungkin setelah melakukan sosialisasi itu ke masyarakat, saya juga minta mereka untuk bekerja keras dan bergerilya ke perusahaan-perusahaan yang selama ini mempercayakan pengelolaan dananya ke bank trustee di luar negeri. Ini bisa menghemat devisa dan menyehatkan neraca perdagangan,” paparnya.

Dengan kata lain, perusahaan asing dan lokal yang beroperasi di Indonesia tidak perlu lagi menyimpan devisa hasil ekspor di bank trustee luar negeri saat melakukan aktivitas produksi dan ekspor. Perusahaan tersebut kata Dahlan, bisa menitipkan devisa hasil ekspornya pada bank trustee di Indonesia.

“Misalnya A punya proyek pertambangan di Indonesia, itu perusahaan asing, kemudian dia ekspor hasil tambang ke luar, tentu ada transaksi. Apakah ada aliran uang yang mampir di dalam negeri? Itu kan belum tentu, karena mereka simpan pada bank trustee di luar negeri. Pembeli, perusahaan dan bank trustee semua di luar negeri. Dulu memang harus begitu prosedurnya karena memang belum ada bank Indonesia yang dipercaya sebagai trustee saat itu. Nah kalau sekarang kan sudah,” imbuhnya.

Untuk itu, Dahlan mengharuskan dua bank tersebut untuk gencar mencari nasabah. “Saya tidak mengharuskan mereka, tapi saya mengharuskan mereka untuk agresif mengincar nasabah yang selama ini mempercayakan dana hasil ekspornya pada bank trustee di luar negeri. Tentu tidak bisa merebut semuanya, tapi setidaknya ini harus dimulai dari sekarang dan ini pekerjaan besar bagi Mandiri dan BNI,” pinta pria asal Magetan itu. (chi/jpnn)

http://www.jpnn.com/read/2013/10/17/196178/Dahlan-Iskan-Minta-Bank-Mandiri-dan-BNI-Lebih-Agresif-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: