Bupati Kampar Terinspirasi Kerja Dari Motto Dahlan Iskan

“Saya sengaja hari ini menggunakan baju putih lengan dilipat dan celana gelap, tapi masih pakai sepatu biasa pak. Ini saya pakai karena saya begitu kagum dengan Pak Dahlan dengan motto Kerja Kerja Kerja dengan hasil nyata,” 

003819_853599_bupati_kampar_gede

RIAU – Bupati Kampar Jefry Noor mengaku kagum dengan kinerja Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan yang mempunyai motto “Kerja, Kerja, Kerja”. Hal itu dikatakan Jefry saat Dahlan melakukan dialog dengan petani Kubang, di Kampar, Riau, Minggu (13/10).

Bahkan Jefry hari ini sengaja mengenakan baju yang biasanya kerap digunakan Dahlan. “Saya sengaja hari ini menggunakan baju putih lengan dilipat dan celana gelap, tapi masih pakai sepatu biasa pak. Ini saya pakai karena saya begitu kagum dengan Pak Dahlan dengan motto Kerja Kerja Kerja dengan hasil nyata,” aku Jefry.

Karena terpacu dengan motto Dahlan itu lah, Jefry lantas merubah motto Kabupaten Kampar. “Makanya Kampar pun kita rubah dengan cara-cara yang berbeda. Dengan motto ‘Menuju Zero Kemiskinan, Zero Pengangguran dan Zero Rumah Kumuh,” sebutnya diiringi tepuk tangan oleh ratusan petani yang hadir.

Motto itu kata Jefry, tentu diimbangi dengan cara mendidik masyarakat agar pintar dan terampil. “Seperti mendidik petani dengan mendatangkan ahli-ahli dari IPB, sehingga banyak yang sudah berhasil. Contohnya Asalah Muslim, warga Medan yang sudah 10 tahun di Kampar yang saat ini sukses menanam cabai 3 hektar. Juga petani lainnya yang juga sudah sukses seperti petani sapi, menjahit dan lainnya,” papar Jefry.

Mendengar penjelasan itu, Dahlan merasa kagum. Sebab beberapa bulan yang lalu, bekas Dirut PLN ini diundang secara khusus oleh Bupati Kampar dan saat itulah, Jefry berjanji pada Dahlan untuk memajukan Kampar.

“Beliau cerita banyak tentang rencana buat program dan janji untuk memajukan Kampar. Sekarang, janji beliau dulu sudah terbukti. Saya bener-benar kagum dengan Pak Bupati Kampar. Ternyata Kampar jauh lebih bagus sekarang, petani sapinya juga sudah cukup mapan hidupnya. Mungkin saya akan belajar ke Kampar tentang sapi,” pujinya.

Di akhir pujiannya, Dahlan lantas memberikan sepatu yang kerap ia kenakan untuk Jefry. “Karena Pak Bupati memakai baju seperti saya, maka biar lengkap saya serahkan sepatu saya untuk Pak Bupati. Sehingga saya jadi Bupati dan Pak Bupati jadi menteri nya,” saut Dahlan dengan nada guyon dan diiringi tawa oleh para petani Kampar yang hadir di acara tersebut. (chi/jpnn)

http://www.jpnn.com/read/2013/10/14/195608/Bupati-Kampar-Terinspirasi-Kerja-Dari-Motto-Dahlan-Iskan-

***

Cerita Dahlan Iskan Soal Sepatu Kets untuk Sang Bupati

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan melakukan beberapa kegiatan di Riau hari ini. Setelah mengikuti tarian Melayu massal, Dahlan berdialog dengan ribuan petani di Kubang, Kabupaten Kampar, Riau, dengan didampingi oleh Bupati Kampar, Jeffry Noor.

Dahlan mengaku kagum dengan perubahan di sektor pertanian yang terjadi di daerah ini. Beberapa bulan lalu, Dahlan diundang ke Kampar oleh sang Bupati dan juga melakukan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan pertanian. Dahlan mengatakan, hari ini, perubahan signifikan telah terjadi di Kampar.

“Saya tertarik ke sini karena beberapa bulan lalu diundang pak Bupati ke Kampar. Beliau cerita banyak, tentang rencana buat program dan janji untuk memajukan Kampar. Dan Janji beliau dulu, sekarang sudah terbukti. Saya benar-benar kagum dengan Pak Bupati,” tutur Dahlan seperti disampaikan Staf Kementerian BUMN Faisal Halimi kepada detikFinance, Minggu (13/10/2013).

Salah satu petani bernama Muslim menceritakan kisah suksesnya menanam cabai di lahan seluas 3 hektar dengan modal awal Rp 192 juta yang didapat dari pinjaman Bupati. Dari luas lahan tersebut, sekali panen dia bisa menghasilkan 48 juta ton cabai dengan harga jual Rp 30 ribu/kg, sehingga keuntungan yang dia dapatkan sebesar Rp 1,4 miliar.

Bupati Kampar sendiri, Jefry Noor mengatakan, dirinya telah merubah beberapa sistem di Kampar. Mengaku terinspirasi dari Dahlan Iskan, Noor mengatakan motto dari Kabupaten Kampar sendiri menjadi Zero Kemiskinan, Zero Pengangguran dan Zero Rumah Kumuh.

“Dengan cara mendidik masyarakat agar pintar dan terampil. Seperti mendidik petani dengan mendatangkan ahli-ahli dari IPB. Sehingg banyak yang sudah berhasil,” kata Noor di depan Dahlan.

Ada yang menarik dari pertemuan antara Dahlan dan Jefry Noor. Keduanya sama-sama menggunakan stelan yang serupa. Untuk bertemu Dahlan Noor sengaja memakai kemeja putih, celana gelap hitam namun tidak menggunakan sepatu kets layaknya yang dipakai Dahlan

“Saya sengaja hari ini menggunakan baju putih lengan dilipat dan celana gelap (namun sepatu biasa) karena begitu kagum dengan Pak Dahlan. Dengan Motto Kerja Kerja Kerja dengan hasil nyata” katanya.

Melihat hal tersebut Dahlan pun merespon dengan memberikan sepatu yang dipakainya untuk dipakai di kaki Noor.

“Karena Pak Bupati memakai baju seperti saya, maka biar lengkap sepatu saya, saya serahkan untuk Pak Bupati. Sehingga saya jadi Bupati dan Pak Bupati jadi Menterinya,” kelakar Dahlan.

Setelah kegiatan tersebut, Dahlan akan meninjau lokasi pelatihan bagi petani, pekerja, dan lainnya di dalam satu komplek milik pribadi Jefry Noer yang dipersembahkan untuk masyarakat Kampar.

detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: