Dahlan : Holding PTPN, Lupakan!

“Holding yang akan dibentuk adalah operating holding berupa champion holding di mana PTPN III dipilih menjadi induk,” 

Sosialisasi_Holding_001

Liputan6.com, Jakarta : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta untuk seluruh pihak yang pernah terlibat dalam inisiatif penggabungan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I hingga XIV untuk melupakan hal itu.

“Holdingnya PTPN itu lupakan,” tegas Dahlan saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (11/10/2013)

Hal itu terkait proses administrasi ke pemerintah perihal penggabungan PTPN yang masih mandek. Pemerintah nampaknya kurang begitu menyetujui rencana tersebut.

Namun sayang Dahlan tak mau mengungkapkan di kementrian atau lembaga mana yang menjadi batu sandungan proses holding. “Nggak tahu. Pokoknya semua sudah selesai, tapi nggak setuju, jadi ya lupakan saja,” jelas dia.

Seakan tak mau habis akal dalam memajukan perusahaan-perusahaan BUMN, Dahlan berencana akan lebih fokus pada rencana PTPN go public.

Sebelumnya, perusahaan-perusahaan BUMN yang begerak di bidang perkebunan berencana membentuk perusahaan induk (holding). Rencananya PT Perkebunan Nusantara III (Persero) akan ditunjuk sebagai induk usaha.

Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementrian BUMN, Muhammad Zamkhani mengatakan jika rencana pembentukan perusahaan holding BUMN tersebut masih dibahas di Sekretariat Negara.

“Holding yang akan dibentuk adalah operating holding berupa champion holding di mana PTPN III dipilih menjadi induk,” ujar dia,

Dia mengatakan rencana pembentukan holding BUMN perkebunan tersebut akan diperkuat Peraturan Pemerintah tentang pembentukan holding BUMN Perkebunan ini sudah diajukan Kementerian BUMN dan Kementrian Keuangan kepada Presiden. Kabarnya, rancangan PP tersebut masih dalam proses pembahsan di RPP Setneg. (Yas/Nur)

http://bisnis.liputan6.com/read/717966/dahlan-holding-ptpn-lupakan?wp.trkn

***

Pilih Go Publik, Dahlan Iskan Lupakan Holding Perkebunan

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengaku sudah melupakan rencana holding perkebunan. Sebab rencana itu sudah lama tersendat di Sekretariat Negara. Sehingga menurut hematnya daripada terus berharap pada ketidakpastian, lebih baik berkonsentrasi pada hal lain.

“Holding ya dilupakan saja, daripada banyak energi yang terkuras. Mendingan go publik saja enggak usah holding,” ujar Dahlan di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (11/10).

Dengan kata lain, rencana Kementerian BUMN untuk membentuk Holding Perkebunan batal. “Pokoknya semua sudah selesai (holding perkebunan-red), Menkeu sudah setuju, tapi ya lupakan saja lah (holding perkebunan-red),” paparnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan akan mengajukan rencana penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III dan PTPN IV ke Komite Privatisasi, akhir tahun ini. “Kita putuskan PTPN III dan IV go public dan diproses,” kata Dahlan usai menghadiri Rapat Pimpinan Kementerian BUMN, kemarin. (chi/jpnn)

http://www.jpnn.com/read/2013/10/11/195384/Pilih-Go-Publik,-Dahlan-Iskan-Lupakan-Holding-Perkebunan-

***

Dahlan: Lupakan Saja Holding BUMN Perkebunan

Jakarta, GATRAnews- Peraturan Pemerintah (PP) Holding BUMN Perkebunan yang kian tak kunjung terbit membuat Menteri BUMN Dahlan Iskan geram. Ia tidak lagi antusias memperjuangkannya, namun memilih menawarkan saham perdana PTPN III dan IV Persero.

Dahlan mengatakan, Menteri Keuangan sudah memberikan lampu merah atas rencana holding BUMN Perkebunan. Sayang, sudah memasuki tahun dua kepemimpinannya, PP belum terbit. “Holding lupakan saja, daripada habis energi memikirkannya,” kata Dahlan seperti dilaporkan Antara, Jumat (11/10).

Menurut dia, energi positif lebih baik dialihkan ke rencana IPO BUMN perkebunan, walau sebelumnya langkah tersebut enggan ditempuhnya mengingat belum terealisasinya pembentukan holding. Dahlan pun enggan membeberkan alasan belum diterbitkannya PP tersebut. “Biarlah yang fokus saya IPO ini yang akan diproses,” ujarnya.

Bos Jawa Pos Grup ini sebelumnya memperkirakan aset holding BUMN perkebunan dapat mencapai Rp 50 triliun. PTPN III akan bertugas sebagai holding karena aset BUMN perkebunan yang fokus dengan sawit sebesar Rp 9,39 triliun pada 2011. “Setelah holding BUMN terbentuk, baru kami menawarkan saham perdana PTPN III agar dapat membantu PTPN lainnya khusus masalah pendanaan,” ujarnya. (*/DKu)

http://www.gatra.com/ekonomi-1/40589-dahlan-lupakan-saja-holding-bumn-perkebunan.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: