Jalan Tol Atas Laut Surabaya Diusulkan Ditambah Kereta

“Tol Jakarta-Surabaya bisa efektif kalau dilengkapi rel kereta cepat,” 

tol-di-atas-laut-jakarta-surabaya-butuh-biaya-rp-150-triliun

JAKARTA – Setelah sukses dengan pembangunan jalan tol Bali di atas laut, Kementerian BUMN juga berencana membangun jalan Tol Jakarta-Surabaya di atas laut sekitar Jalur Pantura. Bahkan, pembangunan jalan tol ini akan ditambah dengan adanya kereta cepat.

“Proyek tol itu kajiannya sedang berjalan dan membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Tapi asumsinya sudah go,” ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan di Kantor Pegadaian, Jakarta, Kamis (10/10/2013).

Dia menuturkan, hadirnya tol di atas laut tersebut nantinya akan sangat bermanfaat bagi perkembangan fasilitas transportasi Indonesia, terutama untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Hal ini mengingat banyaknya kenaikan jumlah kendaraan bermotor yang mencapai angka jutaan setiap tahunnya.

“Dalam satu tahun jumlah mobil bertambah sampai 1,2 juta. Berarti dalam lima tahun, jumlah mobil sudah 6 juta, sedang sepeda motor jumlahnya akan mencapai 40 juta,”urainya.

Sekadar informasi, pada minggu lalu 19 BUMN menandatangani Mou feasibility study jalan tol Jakarta-Surabaya. Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menjadi salah alternatif kemacetan di jalur Pantura. ()

http://economy.okezone.com/read/2013/10/10/320/879598/jalan-tol-atas-laut-surabaya-diusulkan-ditambah-kereta

***

Menteri BUMN Ingin Tol di Atas Laut Dilengkapi Kereta Api

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah rencananya akan membangun jalan tol diatas laut dari Jakarta menuju Surabaya di atas laut. Hal itu bertujuan agar mempermudah akses kedua kota besar tersebut.

Menteri BUMN Dahlan Iskan berharap tol diatas laut yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya, dilengkapi dengan kereta api khusus di jalur tersebut.

“Tol Jakarta-Surabaya bisa efektif kalau dilengkapi rel kereta cepat,” ujarnya Kamis (10/10/2013).

Untuk mendukung tol Jakarta menuju Surabaya diatas laut, Dahlan mengajak beberapa perusahaan BUMN ikut berpartisipasi. Salah satu perusahaan BUMN yang sudah merespon adalah Perusahaan Gas Nasional (PGN).

“PGN sudah meminta untuk memasang pipa gas di jalan tol,” ungkap Dahlan.

Lebih lanjut Dahlan menjelaskan, PGN sudah melakukan studi untuk memasang pipa diatas laut. “Mungkin ada fiber optik yang lain silahkan,” ungkap Dahlan

Sebelumnya diberitakan tol Jakarta menuju Surabaya diatas laut saat ini sedang dikaji oleh 19 perusahaan BUMN. Dahlan ingin agar seluruh BUMN bisa membantu sekaligus mengembangkan program kerjanya masing-masing.

tribunnews.com

5 Komentar to “Jalan Tol Atas Laut Surabaya Diusulkan Ditambah Kereta”

  1. Ini murni bisnis, karena baik jalan tol, kereta api atau pun jalur gas PGN serta feber optik untuk jaringan telepon atau lainnya, jelas nilai bisnisnya sangat tinggi. Sehingga, perusahaan-perusahaan yang terlibat akan bisa meraih keuntungan yang signifikan.
    Selain itu, ya seperti diungkapkan Menteri BUMN Dahlan Iskan, ini sebagai langkah untuk mengurangi kepadatan jalur Pantura yang terkenal sebagai jalur perbaikan jalan sepanjang masa serta untuk memfasilitasi sebakin besarnya jumlah mobil dan motor.
    Kalau megaproyek ini terwujud, wah Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang punya jalur tol di atas laut terpanjang dan terlengkap, Semoga sukses selalu, Demi Indonesia yang lebih baik dan lebih bermartabat

  2. setuju dengan koment dan pemikiran dari kang bahar maksum,,,ini proyek sungguh sangat berarti untuk kemandirian serta kemajuan bangsa ini,,,

  3. Jadi lebih bangga ber-Indonesia…

  4. Mendukung, pak! Saya wong Mojokerto yang hanya berjarak 1 jam dari Surabaya. Kalau proyek super ini kelar, alangkah makin kerennya pulau Jawa. Makin keren pula Indonesia!

  5. Jarak dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak adalah sekitar 33.6 km. biaya investasi jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa sekitar Rp. 2,4 triliun sekitar 12,7 km dari Nusa Dua melewati Ngurah Rai dan berakhir di Benoa. Seandainya Pemerintah membangun Jalan tol Bakauheni ke pelabuhan merak, maka kesejahteraan rakyat Indonesia semakin baik, apakah pemerintah takut akan membunuh PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Negara ini memelihara masalah, untuk memperoleh laba/keuntungan. Apakah tidak semestinya Ferry di pelabuhan Bakauheni dialihkan ke wilayah Indonesia bagian timur, pasti rakyat Indonesia akan sangat berterima kasih, ingat pemilu 2014 jangan salah pilih, atau ditipu 5 tahun lagi^^ Sekedar informasi pak dahlan iskan : Perusahaan yang ditulis diatas adalah perusahaan milik pemerintah Indonesia, Laba/keuntungan dari perusahaan Plat merah itu adalah sepenuhnya milik pemerintah. Ingat pengertian APBN itu apa, Anggaran yang dikeluarkan dari pajak, keuntungan perusahaan persero, dll. anggaran itu diserahkan untuk membiayai kebutuhan negara agar berjalan & juga pembangunan. Orang BUTA pun tahu pak dahlan iskan, bedanya dana untuk pembangunan 2,4 triliun itu tidak melewati APBN tapi orang BUTA pun tahu pak dahlan iskan sumber dana 2,4 triliun itu berasal dari perusahaan yang dimiliki oleh negara. Harusnya KPK masuk kenapa margin/laba/keuntungan perusahaan milik negara tidak masuk ke APBN baru disalurkan ke pembangunan tol Nusa dua. Jelas ada pelanggaran disana, kenapa sisa hasil usaha BUMN tidak masuk ke APBN malah digunakan langsung ke jalan tol bali. KPK halo KPK, Pak Abraham Samad lirik disitu dong^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: