Waduh! Indonesia Bakal Kebanjiran Mobil Listrik Impor

“Mobil listrik itu lebuh mahal, tapi manfaatnya harus diperjuangkan,” 

Liputan6.com, Jakarta : Indonesia sebagai negara yang memiliki masyarakat dengan tingkat konsumsi tinggi ini diprediksi akan mampu menerima munculnya mobil listrik.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menilai Indonesia terutama dengan kerjasama bersama pemerintah harus segera menggalakkan produksi mobil listrik.

Kalau hal ini tidak segera dilakukan, maka Dahlan memprediksi Indonesia akan menjadi salah satu negara yang dibanjiri produk impor kendaraan teknologi terbaru yang sebnarnya sudah dipakai di berbagai negara maju seperti Amerika dan Jepang.

“Saya yakin tiga tahun lg kita akan kebanjiran mobil listrik impor, kalau kita tidak mengembangkannya sekarang kita kembali hanya akan jadi konsumen lagi seperti kejadian mobil bensin,”ungkap Dahlan kepada Liputan6.com yang ditulis, Jumat (4/10/2013).

Beberapa waktu lalu dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Dahlan juga menghampiri pabrik mobil listrik terbesar dan terlaris di AS yang dinamakan Tesla.

Dalam kunjungannya itu Dahlan benar benar mengagumi kemajuan teknologi AS yang juga tertuang dalam interior dan mesin Tesla. Tesla merupakan salah satu produk mobil listrik yang berpotensi membanjiri pasar impor di beberapa negara.

Lebih lanjut Dahlan mengungkapkan mobil listrik ini akan menjadi sangat beguna bagi negara mengingat tidak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Mobil listrik tidak akan memakan subsidi negara dan membuat manusia bisa mendapat udara yang segar tanpa asap sama sekali,”jelas Dahlan.

Meski begitu Dahlan mengakui harga setiap unitnya mobil listrik akan dibandrol sedikit mahal. Hal itu karena sesuai dengan teknologi yang terapkan.

“Mobil listrik itu lebuh mahal, tapi manfaatnya harus diperjuangkan,” jelas Dahlan. (Yas/Ndw)

liputan6.com

Iklan

3 Komentar to “Waduh! Indonesia Bakal Kebanjiran Mobil Listrik Impor”

  1. Orang Indonesia biasanya lebih suka membeli mobil yang mahal daripada yang murahan

  2. Mengapa Pak Dahlan tidak buat perusahaan sendiri (pribadi) dan atau kolaborasi BUMN untuk memproduksi masal mobil listrik ini ?

  3. pertanyaan selanjutnya adalah bahwa ketika nanti penggunaan mobil listrik makin besar, maka mau g mau akan menyedot/meningkatkan penggunaan listrik…oleh karena itu perlu diantisipasi dengan pembangunan sumber2 yg menghasilkan listrik dalam jumlah besar…Bila perlu bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dengan berbagai pertimbangan akan resiko yang ditimbulkan…Semangat Aba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: