Sebelum Sumut krisis listrik, Dahlan sempat perang dingin

“Dulu, tiga tahun yang lalu menjadi Dirut PLN saya sudah minta izin bangun PLTA, kapasitas 180 mw. Tapi tidak diberikan izin oleh Gubernur Sumut, Padahal saya sudah menjelaskan ini bukan untuk kepentingan PLN tapi memang sudah diprediksi akan krisis,” 

“Sarula satu lagi, membangun sendiri oleh PLN, saya tahu itu melanggar aturan tapi tidak apa-apa, saya berani. Saya nekat dan saya akan langgar aturan ini. Saya tidak bsa membayangkan krisis listrik yang terjadi. Sekarang belum jadi karena direksi tidak berani,” 

sebelum-sumut-krisis-listrik-dahlan-sempat-perang-dingin

Polemik pemadaman listrik yang terjadi di Medan, Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir, masih terus bergulir. Menteri BUMN Dahlan Iskan kembali berkomentar terkait krisis listrik yang terjadi di Sumatera Utara.

Dahlan mengaku sudah memprediksi krisis listrik ini akan terjadi. Salah satu faktornya, susahnya membangun pembangkit di Sumatera Utara. Dahlan pun berkisah, ketika menjabat sebagai direktur utama PLN, dia punya rencana membangun pembangkit Asahan. Desain pembangkit hingga anggaran sebesar USD 250 juta sudah sangat siap.

Namun, Dahlan hanya bisa berencana. “Gubernur Sumut Syamsul Arifin yang dipenjara itu tidak mengeluarkan izin. Saya bilang Sumut akan krisis listrik jika tidak dikeluarkan izin,” kata Dahlan di Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (3/10).

Dahlan mengatakan, meski perang terbuka antara dia dan Syamsul Arifin terjadi, izin tak juga dikeluarkan. Alhasil, kata dia, dampaknya dirasakan sekarang. Sumatera Utara didera krisis listrik berkepanjangan.

“Kapasitas 180 MW. Dulu saya sampai perang terbuka dengan Gubernur itu. Ini bukan untuk saya. Sekarang izinnya baru keluar di Gubernur yang baru tapi terlambat dua tahun,” jelas Dahlan.

Dahlan juga mengaku pernah berencana membangun pembangkit di Sarula atau yang lebih dikenal dengan PLTP Sarula. Rencana ini mandeg seiring diangkatnya Dahlan menjadi Menteri BUMN. Hingga saat ini, rencana tersebut terhenti pada tataran wacana lantaran direksi PLN tidak berani menggarap proyek tersebut.

“Sarula satu lagi, membangun sendiri oleh PLN, saya tahu itu melanggar aturan tapi tidak apa-apa, saya berani. Saya nekat dan saya akan langgar aturan ini. Saya tidak bsa membayangkan krisis listrik yang terjadi. Sekarang belum jadi karena direksi tidak berani,” tutupnya.

[noe]

merdeka.com

***

Krisis listrik Sumut sudah diprediksi

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah memprediksi bahwa daerah Sumatera Utara akan mengalami krisis kekurangan listrik. Prediksinya itupun saat dirinya masih menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN.

Dirinya juga mengatakan, saat masih menjabat sebagai dirut PLN telah meminta izin untuk membangun PLTA dengan kapasitas 180 megawatt. Akan tetapi tidak diizinkan oleh Gubernur Sumatera Utara pada saat ini.

“Dulu, tiga tahun yang lalu menjadi Dirut PLN saya sudah minta izin bangun PLTA, kapasitas 180 mw. Tapi tidak diberikan izin oleh Gubernur Sumut, Padahal saya sudah menjelaskan ini bukan untuk kepentingan PLN tapi memang sudah diprediksi akan krisis,” kata Dahlan usai Rapim di Sarinah, Jakarta, hari ini.

Gubernur saat itu adalah Syamsul Arifin sedang wakilnya Gatot Pujo Nugroho, Syamsul sendiri tidak menjabat sampai akhir tugas karena dicokok KPK dalam kasus korupsi APBD Langkat 2007-2009.

Akan tetapi, lanjut Dahlan, saat ini pembangunan PLTA si Sumatera Utara telah mendapatkan izin dari Gubernur Sumatera Utara yang baru.”Izinnya sudah keluar dari Gubernur yang baru, kira-kira izin dari satu tahun yang lalu,” jelasnya.
(dat03/oke)

waspada.co.id

***

Dahlan Sudah Proyeksi Sumut Rawan Mati Lampu

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah memprediksi bahwa daerah Sumatera Utara akan mengalami krisis kekurangan listrik. Prediksinya itupun saat dirinya masih menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN.

Dirinya juga mengatakan, saat masih menjabat sebagai dirut PLN telah meminta izin untuk membangun PLTA dengan kapasitas 180 megawatt. Akan tetapi tidak diizinkan oleh Gubernur Sumatera Utara pada saat ini.

“Dulu, tiga tahun yang lalu menjadi Dirut PLN saya sudah minta izin bangun PLTA, kapasitas 180 mw. Tapi tidak diberikan izin oleh Gubernur Sumut, Padahal saya sudah menjelaskan ini bukan untuk kepentingan PLN tapi memang sudah diprediksi akan krisis,” kata Dahlan usai Rapim di Sarinah, Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Akan tetapi, lanjut Dahlan, saat ini pembangunan PLTA si Sumatera Utara telah mendapatkan izin dari Gubernur Sumatera Utara yang baru.”Izinnya sudah keluar dari Gubernur yang baru, kira-kira izin dari satu tahun yang lalu,” jelasnya (rez)
(wdi)

okezone.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: