Dahlan Iskan Larang BUMN Ikut Tender di Akhir Tahun

“Intinya ke depan tidak boleh ada BUMN yang ikut tender di akhir tahun. Karena ini mustahil bisa menyelesaikan pekerjaan dalam hitungan 1-2 bulan, apalagi sistemnya swakelola. Enggak boleh lagi seperti itu, itu harus dicurigai tendernya,” 

Cegah Akal-Akalan dan Potensi Penyelewengan

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengingatkan seluruh perusahaan pelat merah agar tidak mengambil tender di akhir tahun. Sebab, Dahlan khawatir tender yang digelar akhir tahun akan bermasalah di kemudian hari.

“Intinya ke depan tidak boleh ada BUMN yang ikut tender di akhir tahun. Karena ini mustahil bisa menyelesaikan pekerjaan dalam hitungan 1-2 bulan, apalagi sistemnya swakelola. Enggak boleh lagi seperti itu, itu harus dicurigai tendernya,” ujar Dahlan di Jakarta, Kamis (3/10).

Dahlan justru mengatakan, bila ada BUMN yang mulai melakukan tender di akhir tahun maka hal itu hanyalah akal-akalan saja. Sebab, kesannya ikut tender akhir tahun lebih terkesan untuk menghabiskan anggaran tahunan.

“Ada apa dengan tender itu? Apakah tender itu untuk menghabiskan anggaran saja, apakah tender dilakukan supaya mencapai target, atau tender karena sulit menghabiskan anggaran? Itu harus dicurigai,” papar Dahlan.

Mantan Dirut PLN ini lantas mencontohkan kasus yang menimpa Direktur Utama Sucofindo, Fahmi Sadiq yang kini menjadi tersangka korupsi. Fahmi disangka korupsi saat menjadi Dirut PT Surveyor Indonesia, terkait proyek pemetaan dan pendataan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Ini tidak masuk akal, melakukan kontrak tender mulai bulan November. Sedangkan anggaran tidak boleh lagi terlaksana lagi tanggal 20 Desember. Bagaimana bisa dia (Fahmi) mapping sekolahan dalam waktu satu bulan? Kok mau ikut tender yang waktunya mepet seperti itu,” ulas pria yang kerap mengenakan kemeja putih polos itu.

Kalaupun mau ikut tender di bulan November, kata Dahlan, maka realisasi proyeknya baru bisa dilakukan pada tahun berikutnya. Dengan harapan pada awal tahun sudah bisa melakukan penandatanganan kontrak.

“Bulan Januari bisa tanda tangan kontrak, itu bagus dan biar kontrak itu bisa berjalan. Nah kalau memulai menjalankan tender bulan November, bagaimana bisa mempertanggungjawabkannya? Yang ada akhirnya berantakan semuanya,” pungkasnya. (chi/jpnn)

www.jpnn.com

***

Dahlan Larang BUMN Ikut Tender yang Mustahil

Liputan6.com, Jakarta : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menegaskan, penetapan mantan Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, FS, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi masih perlu pemeriksaan lebih mendalam. Sampai saat ini, aparat penyidik dakui belum mendapatkan fakta yang bisa menggiring status tersangka pada FS
Kami akan teliti nanti, misalnya dia menerima sesuatu atau tidak, dia mendapatkan bagian atau tidak, atau dia menyuruh atau tidak,” ujar Dahlan di Plasa Sarinah, Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Dahlan memastikan segala kemungkinan bisa terjadi dalam kasus yang menimpa FS. Jika terbukti FS melakukan pelanggaran, kementerian BUMN memastikan akan memberhentikan pejabat yang bersangkutan.

“Tetapi kalau yang terjadi dilapangan itu diluar kontrol, nanti nanti akan ada tindakan lagi,” lanjutnya.

Dahlan menilai PT Surveyor cukup berani menggelar tender yang jangka waktu penyelesaian kontraknya sangat singkat. Sebagai informasi, kontrak ini terjadi pada 2010 dan tender dilaksanakan pada Oktober dan sudah selesai sebulan kemudian. “Ini kenapa Surveyor mau mendapatkan kontrak yang waktu penyelesaiannya kontraknya hanya 1 bulan, akhirnya jadi berantakan,” katanya.

Kedepan, Kementerian BUMN bakal melarang BUMN untuk tidak mengambil tender yang dianggap mustahil dikerjakan dan justru memicu munculnya masalah.

“Intinya kedepan tidak boleh ada BUMN yang ikut tender kalau mustahil diselesaikan apalagi sistemnya swakelola, apakah tender menghabiskan anggaran, harus dicurigai, kalau mau ikut tender harus yang masuk akal,” tandasnya.

FS sendiri tersandung kasus korupsi proyek pemetaan dan pendataan satuan pendidikan swasta dan negeri untuk tingkat sekolah dasar (SD) hingga SLTA di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.(Dny/Shd)

http://bisnis.liputan6.com/read/709946/dahlan-larang-bumn-ikut-tender-yang-mustahil

Iklan

One Comment to “Dahlan Iskan Larang BUMN Ikut Tender di Akhir Tahun”

  1. Ini upaya Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk mencegah agar perusahaan-perusahaan pelat merah binaannya terhindar dari berbagai tindak pidana korupsi. Selain itu, dia juga mendorong BUMN-BUMN tersebut untuk menciptakan bisnis sendiri, seperti membangun jalan tol atas laut Bali dan kini juga sedang merancang jalan tol atas Laut Jawa dari Jakarta hingga Surabaya. Ini juga agar perusahaan BUMN itu tidak tergiur mencari pekerjaan dari proyek-proyek pemerintah yang belepotan dengan berbagai tindak pidana korupsi.
    Luar biasa usaha Dahlan menyelamatkan perusahaan-perusahaan pelat merah binaannya dari berbagai tindak pidana korupsi. Semoga sukses selalu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: