Dahlan Iskan dan “Demi Moore”

SAMARINDA-Benar saja jika Dahlan Iskan kini dijuluki “people darling”. Acara Kenduri Rakyat untuk Dahlan Iskan di tiga kota utama Kaltim kemarin, Samarinda, Balikpapan, dan Bontang, dihadiri ribuan orang. Semuanya ingin bertemu dan memenangkan calon presiden 2014 ini. GOR Segiri yang jadi lokasi acara ini, bak ekspo mini.

Di dekat pintu masuk, ada pameran fotografi dan reptil-reptil eksotis. Selain ratusan kenduri yang tersaji di sana, pameran foto dan reptil tersebut banyak menyedot pengunjung. Acara makin meriah karena penampilan berbagai komunitas, mulai yang modern sampai budaya daerah.

Sekitar pukul 13.30 Wita, Dahlan tiba di lokasi acara. Dahlan disambut bak pemimpin besar. Puluhan komunitas air soft gun berkostum lengkap macam tentara menyambut Dahlan di akses masuk ke GOR Segiri. Dahlan menyalami mereka satu per satu dengan salam komando. Meski panas, si People Darling berjalan kaki ke tempat acara tanpa ajudan dan payung. Dahlan mengenakan kostum ReDI Samarinda yang didesain Anas Maghfur, desain asal Kota Tepian.

TB Silalahi, penasihat Presiden RI,turut ambil peran dalam pegelaran kemarin. Di hadapan warga Samarinda, dia menyatakan dukungannya terhadap Dahlan sebagai presiden RI berikutnya. Tagline Demi Indonesia rupanya turut dapat perhatian dunia. Rekan-rekan TB Silalahi di Eropa mempertanyakan moto tersebut. Apakah ada kaitannya dengan artis Amerika, Demi Moore? TB membantahnya. Kendati tidak ada kaitannya, Demi Moore menginsiprasi TB untuk mengatakan Moore sebagai more, dalam artian lebih. Harapannya kehadiran Dahlan Iskan sebagai salah satu calon presiden Indonesia, TB berharap Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi.

Ada 120 tumpeng yan tersedia di acara kemarin. Kenduri-kenduri itu langsung diserbu para ReDI setelah seremoni pemotongan tumpeng yang dilakukan Dahlan Iskan kepada satu-satunya tumpeng raksasa yang ada di tengah ruang GOR Segiri, para ReDI dipersilakan untuk sama-sama menikmati hidangan tersebut.Kedatangannya disambut oleh jajaran Kaltim Post Samarinda beserta Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri. Belum sempat masuk, Dahlan sudah diarak oleh rombongan reog yang melakukan aksinya. Bahkan tidak segan-segan menyalami para penari reog yang baru saja menyuguhkan hiburan.

“Saya tidak akan berpidato kali ini. Intinya kerja, kerja, kerja,” ujar Dahlan Iskan. Setelah pidato super singkat tersebut, Dahlan lantas menuju sebuah tumpeng raksasa kreasi Indonesia Chef Association (ICA) yang berada di tengah ruang GOR Segiri, Samarinda. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ribuan masyarakat Samarinda yang memproklamirkan diri sebagai Relawan Dahlan Iskan (ReDI).

Termasuk dari berbagai komunitas di Samarinda, seperti Samarinda Air soft Gun Community (SAS), komunitas fotografi D”Julac dan Indonesia Cat Association dan Komunitas Reptilia Samarinda (Koper”s), dan Wota JKT48 (pendukung JKT48) serta perwakilan Duta Pariwisata Kaltim.

Sebelum ke Samarinda, Dahlan terlebih dulu menghadiri kegiatan senam pagi di Balikpapan yang berlangsung diLapangan Merdeka. Dilangsungkan sejak pukul 11, Dahlan langsung melanjutkan perjalanan ke Samarinda menggunakan pesawat. (*/bby/*/ndy)

http://www.jpnn.com/read/2013/09/28/193196/Tol-Bali-Tuntas,-Dahlan-Iskan-Siapkan-Proyek-Keroyokan-Lagi-

***

Suhardiman Akui Belajar dari Dahlan Kembangkan Usaha

Acara Tumpengan dari Rakyat untuk Dahlan Iskan digelar Relawan Demi Indonesia (ReDI) Kalimantan Barat di Taman Budaya Pontianak, nanti malam. Tokoh masyarakat dari berbagai kalangan akan hadir. Salah satunya Suhardiman, pengusaha rumah makan dan perhotelan. Bang Adi, sapaan akrabnya, mengaku sebagai pengagum berat Dahlan Iskan.

KEMAMPUAN dan pengalaman Dahlan Iskan sebagai wirausahawan nasional yang sukses diharapkan dapat menjadi faktor dalam memajukan ekonomi Indonesia, jika kelak terpilih menjadi presiden. Pengusaha perhotelan Kalimantan Barat, Suhardiman meyakini hal tersebut. “Butuh orang yang punya wawasan ekonomi untuk memajukan bangsa ini. Tidak hanya mengetahui teori, tetapi secara praktek juga telah menunjukan keberhasilan,” ujarnya.

Pemilik grup usaha hotel dan restoran Dangau ini mengakui dirinya adalah pengagum berat Dahlan Iskan. Bahkan dalam mengembangkan usahanya dia belajar secara tidak langsung dari mantan penguasa Jawa Pos tersebut. “Sudah 20 tahun saya mengagumi beliau. Saya belajar dari beliau, bahwa untuk sukses kita harus memiliki etos kerja yang kuat. Itu saya jalani betul, tapi hanya sedikit ilmu yang saya serap,” ujar orang yang memulai karir sebagai penjual nasi goreng di pinggir jalan ini.

Disebutkan dia, mengelola perusahaan yang awalnya hanya ada di daerah lalu mampu menasional dan memiliki anak usaha di semua provinsi adalah hal sulit. “Hanya orang yang punya mimpi lalu berusaha mati-matian untuk mencapainya yang bisa seperti itu. Contohnya Dahlan Iskan yang membuat 200-an koran dan televisi lokal di seluruh Indonesia,” tandas dia.

Walaupun mengagumi, Suhardiman belum pernah berbicara langsung dengan Dahlan Iskan. Dia memang sempat beberapa kali bertemu, namun niat untuk berbincang langsung belum kesampaian. “Saat berkunjung ke Singkawang dan Pontianak, Dahlan Iskan sendiri sudah beberapa kali mampir di restorannya untuk makan. Saya memang sempat menyambut rombongan, tapi untuk ikut mengobrol saya agak malu. Saya lihat dari jauh saja lah,” sebutnya.

Suhardiman mengatakan, dia senang mengikuti tulisan-tulisan Dahlan Iskan di Pontianak Post, dari sejak di Jawa Pos, saat menjadi Direktur PT PLN hingga menjadi Menteri BUMN. “Saya juga membeli banyak buku yang beliau tulis, atau buku tulisan orang tentang beliau. Dari situ saya yakin dia memang benar-benar orang yang dibutuhkan untuk memimpin negara kita”.

Dia sendiri sudah lama meyakini, Dahlan Iskan akan menjadi salah satu orang yang diperhitungkan di republik ini. “Dari tulisan-tulisannya saya lihat orang ini punya wawasan dan konsep membangun yang sangat baik untuk jadi presiden. Tidak hanya secara konsep saja, tapi betul-betul dikerjakan. Lihat ketika memimpin PLN dulu, atau sekarang jadi menteri BUMN. Dia diwarisi keadaan yang tidak terlalu baik, tapi bisa mengubahnya,” paparnya.

Lanjut dia, peluang Dahlan Iskan untuk memenangkan konvensi calon presiden dari Partai Demokrat sangat besar. Pun demikian untuk menang dalam pilpres 2014. “Saya tidak kenal secara langsung dengan beliau, begitu juga sebaliknya. Tapi saya dukung penuh untuk maju (pilpres). Kita perlu pemimpin yang punya kemauan untuk mengubah bangsa ini dengan tindakan, bukan hanya pidato,” pungkasnya.
Suhardiman berencana untuk datang pada acara Tumpengan dari Rakyat untuk Dahlan Iskan yang akan berlangsung nanti malam di Taman Budaya Pontianak. “Saya akan hadir. Saya akan bawa juga teman-teman yang satu visi dengan saya mendukung Pak Dahlan,” kata Bang Adi, sapaan akrabnya.**

http://www.pontianakpost.com/nasional/9002-suhardiman-akui-belajar-dari-dahlan-kembangkan-usaha.html

***

Sopir Taksi Doakan Dahlan Iskan

BALIKPAPAN – Warga masyarakat Balikpapan rupanya senang dengan kedatangan Dahlan Iskan di kota mereka. Selain berbondong-bondong ikut senam bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu di lapangan RS Pertamina, Minggu (29/9), mereka juga ingin lebih akrab lagi.

Tidak heran, usai senam, Dahlan Iskan belum sempat turun dari panggung –saat senam, Dahlan Iskan berada di panggung, karena sekaligus jadi instruktur–, langsung dimintai para penggemarnya untuk foto bersama. Banyak yang berebut hendak naik panggung. Dahlan Iskan lantas memilih duduk di panggung, dan melayani foto bersama.

Namun, karena yang minta foto makin banyak, dia pun turun panggung. Lalu, bergantian, penggemar salah satu peserta konvensi calon presiden 2014 dari Partai Demokrat itu kembali melayani permintaan penggemarnya, untuk foto bersama. Atau sekadar bersalaman.

Kejadian serupa terjadi saat Dahlan Iskan hendak kembali ke hotel tempat menginap –Hotel Novotel– dari lokasi senam. Dahlan Iskan memilih jalan kaki. Sepanjang jalan kaki itulah, dia harus berkali-kali berhenti. Karena, banyak yang mencegat untuk foto bersama.

Bahkan, beberapa pengendara mobil dan motor, memilih berhenti untuk bisa berfoto bersama dengan menteri yang hobi olahraga ringan seperti senam dan jalan kaki ini. Mereka yang tidak sempat berhenti, berteriak-teriak dari dalam mobil. ”Pak Dahlan .. Pak Dahlan,” begitu teriakan seorang ibu berjilbab, yang sedang naik mobil bersama anak kecilnya.

Saat hendak tiba di depan hotel, tiba-tiba beberapa sopir taksi yang mangkal di depan Novotel berlari mendekat. Mereka lantas berebut bersalaman. Bahkan, lalu ada seorang sopir taksi yang lantas meminta teman-temannya berdoa untuk Dahlan Iskan. ”Semoga Pak Dahlan bisa menjadi presiden kita,” katanya.

Kehebohan ingin foto bersama Dahlan Iskan tidak berhenti begitu saja. Di lobi hotel, masih banyak lagi, yang ingin foto bareng. Bahkan serombongan pengurus Ikatan Notaris Indonesia yang sedang menggelar rapat di Jakarta, tak ketinggalan minta foto bareng. ”Kami senang dengan Pak Dahlan Iskan. Dia layak jadi presiden,” kata seorang pengurus INI dari Jakarta.(medcen)

http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=193311

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: