Dahlan Iskan Launching ‘BUMN Bersih’

“Sekurang-kurangnya tiga jenjang jabatan dan service level agreement bagi BUMN yang memiliki PSO (Public Service Obligation), Corporate Social Responsibility serta kewajiban-kewajiban lainnya secara hukum dan etika,” 

BUMN bersih
JAKARTA- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melaunching roadmap menuju ‘BUMN Bersih’ di hadapan beberapa petinggi negara serta puluhan Dirut BUMN. Program tersebut nantinya diikuti seluruh perusahaan pelat merah.

Program ini merupakan wujud konsistensi Kementerian BUMN dalam merancang dan melaksanakan aksi anti korupsi, baik di lingkungan Kementerian BUMN maupun di perusahaan-perusahaan BUMN.

Tim BUMN Bersih ini terdiri dari lima orang yakni Hari Susetio (Staf Ahli Kementerian BUMN), Ignatius Jonan (Dirut PT KAI), Zulifli Zaini (Komisaris PT PLN), Erry Riyana Hardjapamekas (Mantan Wakil Ketua KPK), Suparman (Dirut PT Permodalan Nasional Madani).

“Ketuanya Pak Hari. Tim ini tugasnya merumuskan roadmap ‘BUMN Bersih’,” ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Rabu (25/9).

Dahlan juga mengingatkan bahwa seluruh perusahaan BUMN juga harus melengkapi perangkat GCG (Good Corporate Governance) dengan menerapkan Whistle Blowing System, Code of Conduct, serta melengkapi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara. “Sekurang-kurangnya tiga jenjang jabatan dan service level agreement bagi BUMN yang memiliki PSO (Public Service Obligation), Corporate Social Responsibility serta kewajiban-kewajiban lainnya secara hukum dan etika,” tuturnya.

Dahlan menjelaskan nantinya dalam program BUMN Bersih akan dibagi menjadi tiga level. Level Pertama, tingkat Direksi dan Komisaris BUMN harus bersih dari korupsi. Kemudian direksi dan komisaris diberikan waktu selama tiga bulan untuk melakukan bersih-bersih. Setelah tiga bulan kemudian, Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP) akan memberikan assesment kepada Kementerian BUMN.

“Bersih tingkat I isinya seluruh komisaris dan direksinya bersih. Mungkin bawahannya belum bersih, tapi komisarisnya dan direksinya harus bersih sejak 1 Oktober ini. Ini bertujuan untuk mencegah korupsi, kedudukan dari atas harus memberi contoh untuk yang di bawah-bawahnya,” papar Dahlan.

Setelah level pertama dilalui akan berlanjut ke level dua yaitu penilaian untuk jabatan di bawah direksi dengan penilaian selama enam bulan. “Direksi yang percaya diri bisa membersihkan dirinya selama enam bulan, artinya enam bulan level di bawah direksi harus sudah bersih,” katanya.

Kemudian bersih level tiga, akan dilakukan penilaian terhadap jabatan level manajer yang harus dijamin oleh direksi dan komisarisnya bahwa dia benar-benar bersih.

“Ini akan dinilai selama sembilan bulan,” imbuhnya.

Nah, bagi BUMN yang sudah siap, bekas Dirut PLN ini menyarankan supaya perseroan cepat mendaftarkan diri kepada tim Roadmap BUMN Bersih (RBB) paling lambat 31 Oktober 2013.

“Bagi BUMN yang menyatakan siap, BPKP akan melakukan survei paling lambat akhir November 2013 kepada jajaran direksi, serta manajer dan jabatan pimpinan lainnya dua tingkat di bawah direksi. Intinya bahwa selama ini banyak BUMN yang sudah bangga GCGnya sudah baik, tapi ada juga BUMN GCGnya sudah baik tapi ditemukan korupsi. GCG saja tidak cukup, kita ingin lebih dari itu,” pungkas Ketua FOBI ini. (chi/jpnn)

http://www.metrosiantar.com/2013/dahlan-iskan-launching-bumn-bersih/

***

Dahlan launching BUMN Bersih

Sindonews.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan hari ini, mencanangkan Roadmap menuju “BUMN Bersih” yang diselenggarakan di Kantor Kementerian BUMN.

“Program ini merupakan wujud konsistensi Kementerian BUMN dalam merancang dan melaksanakan aksi anti korupsi, baik di lingkungan BUMN maupun di BUMN itu sendiri,” kata Dahlan dalam pidatonya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2013).

Dahlan mengaku bahwa pihaknya telah melakukan berbagai penataan di tubuh Kementerian BUMN. Mislanya penataan rangkap jabatan dewan komisaris atas dewas pengawas, serta pengadaan barang atau jasa melalui e-procurement.

“Untuk mengawasi itu semua, kita bekerja sama dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk penerapan Program Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Kementerian BUMN,” jelas Dahlan.

Keputusan Dahlan tersebut berdasarkan keputusan Menteri BUMN Nomor SK-439/MBU/2013 tanggal 14 Agustus 2013 tentang Pembentukan Tim Penyusunan Roadmap BUMN Bersih (RBB).

http://ekbis.sindonews.com/read/2013/09/25/34/787158/dahlan-launching-bumn-bersih

***

Dahlan Iskan Luncurkan Program BUMN Bersih

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan meluncurkan roadmap BUMN Bersih sebagai aksi antikorupsi di lingkungan Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan negara. Sebelumnya, Kementerian BUMN telah menerapkan pengaturan gratifikasi bagi aparatur Kementerian, penataan rangkap jabatan Dewan Komisaris, serta pengadaan barang dan jasa melalui e-procurement.

“Program ini juga harus diterapkan di lingkungan masing-masing BUMN,” ujar Dahlan di hadapan 38 Direktur Utama BUMN saat meluncurkan program BUMN Bersih di kantornya, Rabu, 25 September 2013.

Program ini, kata Dahlan, harus dijalankan secara serentak oleh seluruh perusahaan negara pada 1 Oktober mendatang. Sejauh ini sudah ada 30 BUMN yang menjalankan program ini secara sukarela. “Nantinya, program ini wajib dijalankan seluruh BUMN. Tapi kalau ada yang tidak sanggup, ya berhenti,” ucapnya.

Pada awal bulan depan, para direksi BUMN diminta mendaftar kepada tim penyusun roadmap BUMN Bersih ini.

Sebelumnya, pemerintah telah mencanangkan program Good Corporate Governance yang meliputi sistem whistle blowing, code of conduct, melengkapi laporan harta kekayaan pejabat negara pada tiga jenjang jabatan, dan service level agreement bagi BUMN yang mengelola subsidi. Tapi, Dahlan menjelaskan, GCG saja tidak cukup karena masih ada persoalan korupsi dan gratifikasi. “Kita ingin lebih dari itu,” tuturnya.

Sebagai tahap pertama pelaksanaan program ini, Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi Direksi dan Dewan Komisaris atau Dewan Pengawas BUMN untuk mendaftarkan diri. “Pendaftarannya paling lambat 31 Oktober,” ujar Dahlan. Setelah mendaftar, tim roadmap BUMN Bersih akan mensurvei jajaran direksi dan anak perusahaan, jajaran satu level di bawah direksi, serta manajer dan jabatan pimpinan lainya dua tingkat di bawah direksi.

Tim roadmap akan memberikan tiga kategori penilaian kepada BUMN yang telah menerapkan program ini. Kategori tersebut adalan BUMN Bersih Tingkat I, BUMN Bersih Tingkat II, dan BUMN Bersih Tingkat III. “Masing-masing kategori dibedakan berdasarkan hasil survei berdasarkan waktu pendaftaran setiap BUMN,” Dahlan menjelaskan.

http://www.tempo.co/read/news/2013/09/25/090516477/Dahlan-Iskan-Luncurkan-Program-BUMN-Bersih

***

Dahlan Iskan Bakal Pecat Dirut yang Ogah Daftar “BUMN Bersih”

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku akan bertindak tegas terhadap perusahaan pelat merah yang bandel dan tak mau ikut roadmap menuju ‘BUMN Bersih’. Bahkan Dahlan tak segan akan langsung mengganti Dirut yang bersangkutan.

“Kalau ada BUMN tidak mau mendaftar dan tidak bersedia ikut, direksinya akan saya ganti,” ucap Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (25/9).

Nantinya bila ada BUMN yang belum mendaftar sampai 31 Oktober 2013, maka beberapa BUMN ini akan dikelompokkan menjadi satu dan akan dimonitor oleh tim roadmap ‘BUMN Bersih’.

“Bagi perusahaan BUMN yang belum percaya diri untuk mendaftar mereka nanti akan dimasukan program khusus, kalau sanggup silahkan lanjut, kalau tidak sanggup ya berhenti saja,” terangnya.

Bekas Dirut PLN ini sadar, untuk menuju BUMN bersih dibutuhkan waktu. “Semua butuh proses dan bertahap. Tidak bisa langsung bersih begitu saja, makanya ini harus dimulai dari sekarang,” pungkas Dahlan yang juga menjabat sebagai Ketua FOBI ini. (chi/jpnn)

http://www.jpnn.com/read/2013/09/26/192798/Dahlan-Iskan-Bakal-Pecat-Dirut-yang-Ogah-Daftar-BUMN-Bersih-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: