Dahlan Iskan: Daripada Ribut BBM, Lebih Baik Pakai Mobil Listrik

“Daripada ribut BBM. Mending pakai mobil listrik karena mobil listrik nggak pakai BBM tapi itu butuh proses,” 

mobillistrikalphard

Ambon – Kehadiran mobil listrik dinilai solusi jangka panjang menyelesaikan beban BBM bersubsidi yang semakin tinggi. Dengan mobil listrik, polemik membengkaknya subsidi hingga kenaikan harga BBM tidak bakal terjadi.

Hal ini disampaikan Menteri BUMN Dahlan Iskan saat menjadi pembicara pada acara Dies Natalis ke-57 Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Kamis (26/9/2013).

“Daripada ribut BBM. Mending pakai mobil listrik karena mobil listrik nggak pakai BBM tapi itu butuh proses,” ucap Dahlan.

Menurutnya pengembangan mobil listrik ini juga telah dikembangkan di negara maju seperti Amerika Serikat (AS), bahkan bisa dikatakan sukses. Di AS, produsen mobil listrik kini mulai berjaya.

“Bulan lalu saya ke Amerika. Itu mobil listrik yang pakai gear box laris,” jelasnya.

Mantan Dirut PLN ini mengaku hampir meninggal dunia saat mengendarai mobil listrik Tucuxi tanpa gear box produksi dalam negeri. Namun pasca kejadian itu, pengembangan mobil listrik tetap dilanjutkan hingga lahir mobil listrik tipe sport bernama Selo dengan memakai gear box.

“Waktu itu saya nggak menyerah. Lahir generasi kedua. Sekarang sedang diuji. Nanti akan dipakai di KTT APEC,” sebutnya.

Untuk mobil listrik versi terbaru ini, sang Menteri BUMN mengaku takut mencobanya di jalan umum sebelum lulus uji sertifikasi.

“Saya sudah pakai tapi nggak di jalan umum. Nanti dipersoalkan lagi. Sekarang mobilnya lebih maju dari dulu. Generasi pertama yang saya tabrakkan nggak pakai gear box,” katanya.
(hen/hen)

 

http://finance.detik.com/read/2013/09/26/112651/2369906/1036/dahlan-iskan-daripada-ribut-bbm-lebih-baik-pakai-mobil-listrik

Ini komentar Dahlan soal mobil murah

Menteri BUMN Dahlan Iskan angkat bicara mengenai kehadiran mobil murah di Indonesia. Dahlan berpendapat mobil murah tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang belum mempunyai mobil.

“Mobil murah bagi yang belum memiliki baik, bagi yang sudah punya mobil 3 tidak baik,” kata Dahlan ketika ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (24/9).

Menurut Dahlan mayoritas masyarakat yang sudah memiliki mobil lebih dari tiga tidak menyukai mobil ini. Dahlan enggan mengomentari lebih jauh masalah kemacetan yang ditimbulkan di kota besar.

“Mobil murah itu penting bagi orang yang belum mempunyai mobil. Tapi tidak disukai oleh orang punya mobil tiga,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah Dahlan tidak suka kebijakan mobil murah dia menjawab kalau dia hanya punya satu mobil. “Mobil saya cuma satu, baru mau dua (mobil listrik Selo),” tutupnya.

[yud]

http://www.merdeka.com/uang/ini-komentar-dahlan-soal-mobil-murah.html

Iklan

9 Komentar to “Dahlan Iskan: Daripada Ribut BBM, Lebih Baik Pakai Mobil Listrik”

  1. Itulah sikap Menteri BUMN Dahlan Iskan soal mobil murah. Dia tetap berprasangka baik, karena tidak mau ngerecokin keputusan menteri lainnya. dia lebih senang memberikan solusi bagi bangsa dan negara, bahwa untuk jangka panjang, mobil listrik solusi yang sangat strategis, sehingga beban subsidi BBM tidak semakin membengkak, yang berarti membebani APBN. Dana APBN lebih baik digunakan untuk pembangunan Demi Indonesia yang lebih baik dan lebih bermartabat

  2. Selalu berfikir positif disetiap kejadian, yakinlah bahwa hari esok akan lebih baik dengan etos kerja…..kerja….dan kerja….

  3. mobil murah saya setuju asal hanya bisa pakai pertamax.,apalagi klau punya nilai jual tinggi sehingga bisa merebut pasat mobil premium. dengan maraknya mobil pertamax akan menurunkan subsidi BBM.
    Kalau mobi listrik juga bagus, tapi recarging energinya dirubah dulu.carging accu makan waktu lama sehimgga tdk lincah kaya mobil bbm.coba tiru konsep LPG atau air mineral galon.
    caranya,bagi accu jadi 5 bagian.pasamg monitor accu (li ion) di mobil.bila satu atau beberapz accu habis,masuk station pemggantian accu.ganti accu habis.dengan cara ini pengisian bisa secepat pengisian BBM.nah kelemahan mobil listrik tertutup.

  4. Bagus saran bang sigit..
    Kalo saya boleh ngasih saran, baterai dalam mobil listrik dibuat lebih dari satu, 3 ato 4 deh. kemudian ditambah komponen alternator (generator listrik yg bisa menghasilkan listrik), jd kalo baterai pertama dipake utk mutar motor listrik (utk jalan) bterai yg lainnya dicharge oleh alternator. kalo baterai 1 hbis, pindah deh ke baterai 2, 3. giliran deh baterai 1 dicharge…

    • yg hrs disiapkan adalah standar accu nasional shngga mobil listrik accunya sama.
      jd di setiap station pengisian hnya ada 1 jns accu unt smua mobil..cara isinya ya cabut accu kosong ganti accu penuh.
      nah gak butuh bermenit menit kan.

      • pengisian baterai dgn alternator dilakukan pd bateri isi terakhir.
        misal:bat 1 kosong
        bat 2 kosong
        bat 3 dipakai.
        pengisian baterai dgn alternator dilakukan pada bat 3.
        pengisian bat 3 dilakukan unt memperpanjang tenaganya.
        bat 1 & bat 2 diganti di station penggantian baterai.

  5. Saya pemerhati mobil listrik untuk masa depan, namun mbil listrik masih terkendala jarak tempuh hanya kurang lebih 130 km harus dicarge lagi, ini pemborosan waktu dan listrik PLN. Coba Bpk. menteri hubungi PT Shima Kreasi Mandiri (Direktor A. Hasyim) di Sentra industri Inkopau Pondok Gede Bekasi, yang sudah dapat menciptakan listrik cukup dengan 2 bateray sekali carge dapat dipakai selamanya kecuali bateraynya rusak. Hal ini jika dipakai pada mobil listriknya Pak Menteri tidak perlu Carge terus menerus dan hal ini bisa dipakai AC, Power Staring dll.

    • berarti bisa dipakaii surabaya karta pp tanpa carge tanpa berhenti Pak ya?kecepatan mobilnya berapa?harga accunya berapa umurnya berapa pak.kalau dipakai kapal pinisi bisa gak? untuk surabaya makasar samarinda

    • berarti bisa dipakaii surabaya jakarta pp tanpa carge tanpa berhenti Pak ya?kecepatan mobilnya berapa?harga accunya berapa umurnya berapa pak.kalau dipakai kapal pinisi bisa gak? untuk surabaya makasar samarinda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: