Dahlan: Inalum Belum Ada Kesimpulan

“Sudah berkali-kali tapi belum ada kesimpulan,” 

Dahlan iskan - Inalum
JAKARTA – Pemerintah akan mengusahakan PT Indonesia Alumunium (Inalum) sebagai perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh negara. Sayangnya, sampai saat ini belum ada persetujuan dari pihak Jepang, untuk melepas Inalum pada Indonesia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, proses kepemilikan Inalum belum juga mendapatkan kesimpulan yang pasti. Meski demikian, dia mengatakan pemerintah terus melakukan pembicaraan soal Inalum.

“Sudah berkali-kali tapi belum ada kesimpulan,” kata Dahlan kepada wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (25/9/2013).

Dahlan menyebutkan, Kementerian BUMN akan mendukung terus jika nanti Inalum jatuh kepada Indonesia. “Kita ikut saja, mau di bawah BUMN atau di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) boleh, kita ikut aja,” tutupnya.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, jika sampai 31 Oktober masih belum ada kesepakatan, maka pemerintah akan mengambil dua langkah terkait dengan rencana pemerintah untuk mengambil alih 100 persen saham Inalum.

Saat ini terdapat dua kemungkinan, yang pertama yakni seluruh kepemilikannya diambil dengan harga yang disepakati. Kalau tidak tercapai, maka diambil seluruh proyeknya sesuai dengan master agreementnya.

Selain itu, pemerintah masih bisa meminta wasit yang menentukan. Adapun wasit yang dimaksudkan, adalah yakni arbitrase. Namun, arbitrase hanya ikut membantu menetapkan mana yang benar angkanya. Selisih angka tersebut taruh, nantinya akan diletakan di-escrow account.
()

http://economy.okezone.com/read/2013/09/25/320/871661/dahlan-inalum-belum-ada-kesimpulan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: