Mobil Listrik Selo persembahan “The Maestro”

“Kami, team SELO & GENDHIS menutup mulut rapat-rapat sehingga uji laik jalan clear, kemudian publikasinya kami serahkan ke Abah,” 

Selo3s

Jakarta, Padek—Mobil lis­trik sport baru pesanan Men­teri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sudah ram­­­pung. Mobil listrik ber­war­na kuning yang diberi na­ma Selo ini sedikit mirip mobil asal pabrikan Eropa yaitu Lam­­­­­­borghini Gallardo.

Dahlan Iskan ketika dite­mui di ­kantornya, mem­be­nar­kan mo­­bil pesanannya sampai di Ja­kar­ta. “Kemarin, sudah sam­pai di Ja­kar­ta,” aku Dahlan di Ke­men­te­rian BUMN, Jalan Mer­de­ka Selatan, Jakarta, Se­lasa (24/9).

Meski begitu, mobil yang me­­nelan dana Rp 1,5 miliar ini be­­­lum dapat digunakan se­pe­nuh­nya karena harus dila­ku­kan uji sertifikasi terlebih da­hulu. Ma­kanya, saat tiba di Ja­karta Selo langsung dibawa ke tem­pat Balai Serfitikasi Ke­men­te­rian Perhubungan. “Ke­marin sore sudah ada koreksi se­dikit di bagian spooring balancing-nya,” terang bekas Dirut PLN ini.

Akhirnya, Selo dibawa ke bengkel terdekat untuk mendapatkan penanganan atas koreksi dari balai pengujian sertifikasi. “Itu gampang dan enggak lama,” ujar Dahlan.

Paginya, Selo dibawa kembali ke Bekasi untuk dilakukan pengujian ulang. Mengenai kapan mobil ini akan mulai diperkenalkan ke publik, Dahlan menunggu proses lolos uji sertifikasi terlebih dulu. Pria asal Magetan ini berharap secepatnya dapat mengantongi uji lolos sertifikasi. “Asumsinya selesai hari ini,” harapnya.

Siapa orang di balik terwujudnya mobil listrik generasi kedua diberi nama Selo dan Gendhis? Dialah Ricky Elson. Anak muda lulusan Jepang yang rela mengabdikan ilmunya untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia.

Ya, demi Indonesia, Ricky Elson rela meninggalkan gaji besar dari perusahaan di Jepang yang meminta untuk melakukan riset mobil listrik. “Selama empat tahun hanya ditarget bikin satu,” ujarnya.

Ricky lebih memilih Indonesia. Negeri yang dicintainya. Dahlan Iskan yang mengerti potensi Ricky pun bersedia mengucurkan dana untuk riset dan pembuatan mobil listrik di Indonesia.

Hingga lahirlah Selo, pada 18 September 2013. Ya, pada tanggal itulah, mobil listrik generasi kedua warna kuning ini lahir. Ricky Elson mewartakannya lewat akun Twitter @ricky_ruby. “Alhamdulillah. SELO, Akhirnya kau berlari gagah di bawah purnama malam ini,” kicau Ricky tanggal 18 September.

Tapi, Ricky selalu merendah saat disebut sebagai pembuat Selo. “Saya sendiri pun tak pernah berani mengklaim SELO sebagai karya saya, selalu berkata “Para MAESTRO” yang terlupakan,” katanya.

Bahkan lewat akun Twitter-nya, Ricky dengan tegas menulis bahwa SELO dan GENDHIS adalah karya Dahlan Iskan yang diwujudkan melalui tangan-tangan “Para Maestro” yang takkan dilupakan oleh beliau.

Lalu dia melanjutkan, “Kami, team SELO & GENDHIS menutup mulut rapat-rapat sehingga uji laik jalan clear, kemudian publikasinya kami serahkan ke Abah,” lanjutnya. Abah adalah sebutan Ricky untuk Dahlan Iskan.

Maka ketika ada media online yang menulis bahwa Selo karya Pak Dasep dan disebut mirip Lambhorgini, Ricky hanya tertawa. “Sejak kapan SELO itu jadi karyanya Pak Dasep,” kicaunya.

Perlu diketahui, Dasep Ahmadi adalah pembuat mobil listrik tipe lain. Mobil listrik sekelas city car. Sedangkan yang tipe sport dan MPV sekelas Alphard, dibuat oleh Tim Putera Petir atau Tim Maestro yang Ricky ada di dalamnya. (chi/jpnn)

http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=47491

***

Lolos Sertifikasi, Dahlan Iskan Lebih Sabar Kenalkan Selo

JAKARTA – Pengujian sertifikasi yang dilakukan untuk mobil listrik sport pesanan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bernama ‘Selo’ tuntas sudah. Balai Sertifikasi Kementerian Perhubungan.

“Tadi malam sudah selesai (sertifikasi,red), sekarang ada di rumah Widya Chandra (rumah dinas kementerian),” ujar Dahlan di Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/9).

Meski sudah selesai tahap sertifikasi, bekas Dirut PLN ini mengaku tak mau terburu-buru mengenalkan ‘Selo’ ke publik. Hal ini ia lakukan berkaca pada kejadian sebelumnya.

“Ya nanti, saya lebih sabar dibanding dengan waktu itu (saat mengendarai mobil listrik Tucuxi,red). Saya sudah nyoba hanya muter-muter di Widya Chandra saja, enggak sampai keluar jalan umum kemarin,” paparnya.

Mengenai harga yang dihabiskan untuk membuat mobil listrik ini dikatakan Dahlan jauh lebih murah dibanding dengan Tucuxi.

“Bedanya jauh, mahalan Tucuxi lah. Bisa lebih murah karena mobil yang sekarang belajar dari Tucuxi, sehingga bisa meminimalisir biaya,” tukasnya. (chi/jpnn)

http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=192693

***

Lolos Sertifikasi, Dahlan Iskan Lebih Sabar Kenalkan

JAKARTA – Pengujian sertifikasi yang dilakukan untuk mobil listrik sport pesanan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bernama ‘Selo’ tuntas sudah. Balai Sertifikasi Kementerian Perhubungan.

“Tadi malam sudah selesai (sertifikasi,red), sekarang ada di rumah Widya Chandra (rumah dinas kementerian),” ujar Dahlan di Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/9).

Meski sudah selesai tahap sertifikasi, bekas Dirut PLN ini mengaku tak mau terburu-buru mengenalkan ‘Selo’ ke publik. Hal ini ia lakukan berkaca pada kejadian sebelumnya.

“Ya nanti, saya lebih sabar dibanding dengan waktu itu (saat mengendarai mobil listrik Tucuxi,red). Saya sudah nyoba hanya muter-muter di Widya Chandra saja, enggak sampai keluar jalan umum kemarin,” paparnya.

Mengenai harga yang dihabiskan untuk membuat mobil listrik ini dikatakan Dahlan jauh lebih murah dibanding dengan Tucuxi.

“Bedanya jauh, mahalan Tucuxi lah. Bisa lebih murah karena mobil yang sekarang belajar dari Tucuxi, sehingga bisa meminimalisir biaya,” tukasnya. (chi/ndy/jpnn)

sumeks.co.id

Iklan

2 Komentar to “Mobil Listrik Selo persembahan “The Maestro””

  1. FORDIS-JTS ORDER 1 bh Mobil Gendhis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: