MH95 – Tiba Begitu Ruwetnya, Pulang Begitu Indahnya

Manufacturing Hope 95

MH95

Hampir 3.000 pemain bridge dan keluarga mereka dari seluruh dunia berkumpul di Bali. Mereka lagi bertanding di kejuaraan dunia ke-43 yang berlangsung di Nusa Dua.

“Waktu tiba di Bali Anda mungkin mengeluh. Bandaranya ruwet dan jalan menuju Nusa Dua macetnya bukan main,” kata saya dalam pidato pembukaan Kamis lalu.

“Tapi waktu Anda-anda meninggalkan Bali minggu depan keadaan sudah berbeda. Anda kembali ke bandara akan melewati jalan baru di atas laut yang sangat indah. Dan Anda akan meninggalkan Bali melalui bandara baru yang juga sangat indah,” kata saya.

Saya adalah Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI). Peserta dari 63 negara itu bertepuk tangan gemuruh. Kejuaraan dunia ini memang berlangsung hampir dua minggu sehingga bisa mengalami dua dunia: tiba serba ruwet pulang serba indah.

Jalan tol dan bandara baru Bali itu diresmikan Bapak Presiden SBY hari ini. Inilah jalan tol terindah dengan waktu pembangunan tercepat di Indonesia. Dua-duanya didesain, dibangun, dibiayai, dan dioperasikan oleh BUMN: PT Jasa Marga Bali untuk jalan tol dan PT Angkasa Pura 1 untuk bandara.

Selama seminggu ke depan masyarakat diberi kesempatan secara gratis untuk mencoba tol atas laut. Sekalian untuk menguji keandalan sistemnya.

Sedang untuk New Ngurah Rai, ujicoba sudah dilakukan Jumat lalu dengan mengalihkan seluruh kedatangan internasional ke bandara baru. Alhamdulillah. Lancar. Mulai dari sistem imigrasi, visa on arrival, bea cukai, sampai ke pengambilan bagasinya.

Penggunaan bandara baru, di mana-mana di seluruh dunia, selalu ruwet. Terutama handling bagasinya. Karena itu boyongan bandara ini dilakukan bertahap. Untuk seluruh keberangkatan internasional baru boyongan tanggal 29 minggu depan.

Kalau boyongan itu nanti lancar, maka ini akan mengulang sukses boyongan di Medan dari bandara Polonia ke Kuala Namu, Juli lalu.

Akhir tahun ini akan menyusul bandara baru Sepinggan Balikpapan yang selesai dibangun. Juga tidak kalah indah dan besarnya. Bahkan bandara baru Sepinggan ini akan jadi bandara-mal pertama di Indonesia. Di dalam bandara itu benar-benar ada mal sungguhan.

Pada saat yang hampir bersamaan Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya juga selesai dibangun. Hanya bandara baru Semarang yang masih memerlukan proses. Perencanaan sudah matang, dana BUMN sudah tersedia, dan kegiatan fisik sudah lama siap dimulai. Tapi lokasinya masih harus di-clear-kan. Bandara baru itu akan menempati tanah milik TNI sehingga harus diselesaikan prosesnya.

Bandara memang persoalan rumit. Jumlah pesawat bertambah terus dengan derasnya. Pertambahan penumpang juga tidak terbendung. Pengaturan lalu-lintas udaranya benar-benar menantang.

Banyaknya pesawat yang dulu harus muter-muter di udara menunggu giliran landing sudah bisa diatasi. Caranya: Airnav Indonesia, BUMN baru, meningkatkan kapasitas sistemnya untuk Soekarno-Hatta Jakarta. Kalau dulu satu jam hanya bisa naik-turun sebanyak 60 kali, sekarang sudah bisa 69 kali.

Bahkan Airnav mengatur lalu-lintasnya sejak dari bandara asal. Keberangkatan pesawat dari bandara asal akan diminta maju atau mundur beberapa menit daripada memaksa berangkat on time tapi harus muter-muter di udara Jakarta menunggu giliran landing.

Memang ke depan sudah harus diputuskan untuk mengurangi frekuensi penerbangan dari dan ke Jakarta. Antre take off di Cengkareng sudah sangat mengganggu kepastian jadwal pesawat. Urgensi banyaknya penerbangan dari Jakarta ke Surabaya (lebih 40 kali sehari) atau Jakarta-Medan (lebih 30 kali sehari) harus dipertanyakan. Untuk apa harus 40 kali sehari? Bukankah 30 kali juga sudah cukup?

Perusahaan penerbangan sudah harus di-warning untuk segera memiliki pesawart yang lebih besar dari B737 atau sejenisnya. Tentu yang masih ekonomis untuk jarak pendek. Membangun landasan ketiga di Cengkareng memang penting, tapi terobosan manajemen lebih penting lagi.

Saya ingat apa yang dilakukan Dirut Pelindo II RJ Lino di Padang. Di masa lalu kapal harus antre sampai 15 hari di pelabuhan Teluk Bayur. Semua pihak berpendapat harus segera dibangun dermaga baru. Tentu amat mahal. Hanya Lino yang tidak sependapat. Dia lakukan perubahan manajemen.

Lino benar. Sejak enam bulan lalu kapal tidak perlu antre sama sekali di Teluk Bayur. Kapal datang bisa langsung berlabuh.

Dermaga baru tidak jadi dibangun. Uang triliunan bisa dihemat.

Dahlan Iskan
Menteri BUMN

Iklan

5 Komentar to “MH95 – Tiba Begitu Ruwetnya, Pulang Begitu Indahnya”

  1. laporan progres kerja seorang menteri yg ringan, mudah dimengerti, namun sgt berbobot. Membangun kesadaran kita semua untuk semakin bangga untuk berindonesia. Semangat yg ditularkabnya kpd kita semua semakin mencintainya. Dahlan Iskan benar2 telah menjadi sosok inspiratif bagi kita semua. keteladanannya membuat kita tiada ragu untuk memberikan amanah kepadanya memimpin negeri ini…

  2. Laporan diterima. Terima kasih

  3. Mestinya menteri-menteri yang lain juga melakukan seperti yang dilakukan Menteri BUMN Dahlan Iskan, sehingga kita sebagai rakyat Indonesia bisa memahami apa yang ditelakukan mereka dan yang akan dilakukannya. Rakyat Indonesia bisa tahu perkembangan pembangunan di negara ini yang dilakukan oleh para menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, sehingga rakyat tidak perlu berburuk sangka terhadap mereka, karena tahu apa yang mereka kerjakan.
    Demikian juga anggota DPR yang terhormat, mestinya mereka juga bikin tulisan secara terbuka, apa yang telah mereka kerjakan dan akan dikerjakan. Apa susahnya sih menulis seperti tulisan mantan Dirut PLN itu? Tulisannya ringan-ringan saja, sehingga mudah difahami dengan baik oleh para pembaca. Baik para menteri atau pun politisi di Senayan, semuanya punya asisten, staf ahli yang tentunya bisa menulis seperti yang ditulis mantan wartawan itu.
    Monggo silakan dimulai, wahai para wakil rakyat dan para menteri yang terhormat. Menulis itu gampang kok,,,, asal mau ajjah…….

  4. kerja..kerja…kerja…demi indonesia……ak lupa persoalan yang kuhadapi saat ini karena hari esok selalu bahagia penuh harapan bersama bung Dis……moga2 Allah memberi hasil yg baik.telah lama bangsa ini kesulitan

  5. wkwkwkwk artikel seru gan enak dibaca meski mengandung beberpa nasehat secara tidak langsung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: