Dahlan Iskan Tunggu Sertifikasi Mobil Listrik Generasi Kedua

“Sekarang proses di Kemenperin untuk dapat sertifikasi, kita harapkan 20 September ini selesai,” 

Dahlan Iskan - Mobil Listrik
JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan terus berupaya menyelesaikan proyek mobil listrik generasi ke-2. Saat ini, mobil listrik itu akan segera diluncurkan jika sudah mendapatkan sertifikasi resmi dari Kementerian Perindustrian.

“Sekarang proses di Kemenperin untuk dapat sertifikasi, kita harapkan 20 September ini selesai,” harap Dahlan di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9).

Belajar dari pengalaman sebelumnya, mantan Dirut PLN ini mengaku tidak mau terlalu terburu-buru untuk mencoba mobil ini. “Saya pengen sekali coba mengendarai, tapi sekarang tunggu sertifikasi dulu lah, saya tidak mau salah lagi. Ya nanti setelah mendapatkan sertifikasi, baru akan dicoba,” kata Dahlan.

Selain menyiapkan puluhan mobil listrik untuk kendaraan para delegasi KTT APEC di Bali Oktober mendatang, tim Pandawa Putra Petir tengah merakit 3 jenis mobil listrik yaitu tipe Alphard dan Bus. Sedangkan mobil sport yang diberi nama Selo merupakan pesanan Dahlan Iskan. (chi/ndy/jpnn)

***

Dahlan Iskan Kagumi Mobil Listrik AS

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tak hentinya mengagumi mobil listrik bernama ‘Tesla’ di Seattle, Amerika Serikat, yang laris manis terjual.

Hal itu diungkap Dahlan setelah sepekan melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat dan salah satunya mengunjungi pabrik pembuat mobil listrik. Di sana, Dahlan juga melihat dan mengenal lebih jauh apa itu gear box serta fungsinya.

“Saya begitu masuk mobil langsung terperana. Lihat display mobilnya begitu besar, kayak ipad dalam bentuk besar,” ujar Dahlan di Jakarta, Selasa (10/9).

Dari sisi penampilan, bekas Dirut PLN ini mengacungi jempol mobil Tesla. Namun menurutnya soal kecanggihan tak kalah dengan mobil listrik garapan anak negeri.

“Tesla keren, desainnya bagus banget dan modis penampilannya, kalau canggihnya sama,” kata Dahlan.

Meski Indonesia tertinggal jauh dari Amerika, namun menurut Dahlan hal itu lebih baik ketimbang Indonesia tidak pernah memulai sama sekali menggunakan mobil listrik.

“Itu perlu waktu, mereka (Amerika, red) sudah memulai lima tahun yang lalu, kita baru mulai satu tahun lalu. Ya enggak apa-apa,” tukasnya. (chi/jpnn)

http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=190267

 

***

Dahlan: Di Indonesia, mobil listrik baru laku 5 tahun mendatang

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengakui peminat mobil listrik di Indonesia saat ini masih sangat minim. Pasar mobil listrik Tanah Air jauh jika harus dibandingkan dengan masyarakat Amerika.

Menurut Dahlan, di Amerika peminat mobil listrik sangat besar dan untuk membelinya harus inden atau memesan terlebih dahulu. Salah satu mobil listrik yang sangat laku di Amerika adalah Tesla dan untuk mendapatkannya harus menunggu 2 minggu.

Di Indonesia sendiri Dahlan mengaku kondisi seperti ini tidak akan cepat tercapai. Indonesia membutuhkan waktu 5 tahun agar masyarakat terbiasa menggunakan mobil listrik.

“Perlu waktu 5 tahun yang lalu. Kita 5 tahun lagi kita pengen kesana (seperti Amerika),” kata Dahlan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9).

Dahlan sendiri mengaku kepincut dengan mobil listrik Tesla. Mobil listrik garapan Tesla Motors Inc tersebut mempunyai rancangan yang cantik dan mempunyai layar indikator yang besar.

“Kalau saya lihat dari dulu mungkin saya akan impor, ga buat disini,” kata Dahlan.

Sebelumnya, Dahlan mengisyaratkan bakal menjajal mobil listrik terbarunya sekitar akhir bulan ini. Saat ini, mobil listrik tersebut masih menunggu sertifikasi dari Kementerian Perindustrian.

“Sekarang tunggu sertifikasi dulu lah, saya tidak mau salah lagi. Nanti setelah sertifikasi baru dicoba. Kita harapkan 20 September ini selesai,” kata Dahlan.

Menurutnya, mobil listriknya kali ini perlu disertifikasi supaya dinilai laik jalan. Dia tidak ingin kejadian mobil listrik terdahulunya, Tucuxi, yang menabrak tebing dan belum disertifikasi terulang.

Saat ini, Dahlan bersama sekelompok ahli otomotifnya yang diberi nama pandawa putra petir tengah menuntaskan perakitan tiga kendaraan listrik. Yaitu, mobil listrik keluarga atau multi purpose vehicle (MPV) sejenis Alphard, bus listrik serta mobil sport listrik bernama Selo.

[bmo]

http://www.merdeka.com/uang/dahlan-di-indonesia-mobil-listrik-baru-laku-5-tahun-mendatang.html

Iklan

One Comment to “Dahlan Iskan Tunggu Sertifikasi Mobil Listrik Generasi Kedua”

  1. Saya pemerhati mobil listrik untuk masa depan, namun saat ini mobil listrik yg diciptakan masih terkendala pemakaian bateraynya yang hanya mampu menempuh jarak kurang lebih 130 km, hal ini pemborosan waktu dan listrik PLN sebagai media carge. Untuk itu saya urun rembug, mohon hubungi PT Shima Kreasi Mandiri (Direktor A. Hasyim) sebagai anak bangsa yang perlu diperhatikan dapat menciptakan listrik cukup dengan 2 bateray sekali carge dapat digunakan selamanya, kecuali bateraynya rusak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: