Berita terbaru hari ini, terkini di Indonesia

“Menteri itu pembantu Presiden, Menteri itu kerjaannya keliling kota”

Selama 2 jam, Dahlan Iskan bertemu muka dengan seluruh murid kelas 1 sampai kelas 6, pada Jumat 30 Agustus 2013 lalu. Ketika mengunjungi ruang kelas 3, hadir pula cucunya, yaitu putri dari anak kedua Dahlan Iskan, Isna Fitriana yang bernama Khalisa Salwa Dinata, murid kelas 3.

Menteri yang banyak dikenal dengan kesederhanaan dan kedekatannya dengan rakyat kecil ini juga menceritakan dengan santai mengenai profesinya sebagai Menteri BUMN. Ia pun sempat pula menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan beberapa murid dalam acara tersebut.

Dahlan tampak terkesan ketika membaca beberapa tulisan yang dibuat murid SD Islam Al Azhar 35 tentang dirinya, antara lain “Menteri itu pembantu Presiden”, “Menteri itu kerjaannya keliling kota”. Melihat ini, Dahlan hanya tersenyum dan berkata, “Itu menarik, memang benar.”

Selain itu, Dahlan juga nampak menikmati beberapa gambar tentang dirinya yang dibuat murid kelas 2 dan 3. “Itu mirip semua gambarnya dengan saya,” ujar Dahlan.

“Mendatangkan guest teacher dari beragam profesi ini merupakan kegiatan rutin SD Islam Al Azhar 35 untuk memberikan pemahaman kepada murid terkait tema tentang profesi,” ungkap Ernovilinda, Kepala SD Islam Al Azhar 35. (Al-Azhar peduli ummat/Mar)

Humas Al-Azhar peduli ummat adalah pewarta warga.

 

***

 

Bila Dahlan Iskan jadi “guru SD”

Saya yakin, adik-adik lebih hebat dari Pak Dahlan…

Surabaya (ANTARA News) – Kendati terbiasa bertemu dengan kalangan pejabat dan pengusaha, ternyata Menteri BUMN Dahlan Iskan juga bisa menyempatkan diri bertemu dengan anak-anak sekolah dasar (SD).

Bahkan, pendiri Harian Jawa Pos dan jaringan media Jawa Pos Group itu pun mau didaulat menjadi “guru” di SD Islam Al Azhar 35 bertaraf internasional di Jalan Florence, kawasan Pakuwon City – Laguna, Surabaya, Jumat.

“Saya yakin, adik-adik lebih hebat dari Pak Dahlan, karena Pak Dahlan hanya sekolah di madrasah dan nggak bisa Bahasa Inggris seperti kalian, soalnya guru Bahasa Inggris-nya nggak pernah masuk, karena gurunya juga merangkap politisi,” ucap guru tamu itu disambut tawa pelajar di sekolah itu.

Didampingi Kepala SD Islam Al Azhar 35 Surabaya Ernovilinda, pejabat kelahiran Magetan, Jawa Timur itu juga mengaku tidak hafal nama-nama hari dalam Bahasa Inggris, karena memang tidak tahu, apalagi dirinya juga tidak terlalu rajin ketika masih sekolah.

“Beda dengan sekarang, murid-murid pintar, karena gurunya juga pintar. Kalau Pak Dahlan yang tidak terlalu pintar bisa menjadi menteri, bisa menjadi Dirut PLN, tentu kalian akan lebih hebat lagi,” tukas mantan Direktur Utama PT PLN itu, menyemangati.

Namun, suami dari Ny Nafsiah Sabri itu sempat membuka rahasia sukses dirinya di hadapan pelajar SD-SMP Al Azhar Surabaya, yakni belajar secara otodidak. “Saat itu Indonesia sekolahan juga berlantai tanah, karena itu kalian beruntung, jadi saya yakin pasti lebih hebat,” paparnya.

Menurut lulusan pesantren di Magetan, Jatim itu, pendidikan merupakan cara untuk memotong mata rantai kemiskinan. “Kalau ada orang tua yang miskin, maka anaknya akan miskin, tapi kalau mau belajar, maka anaknya bisa tidak miskin,” kilahnya.

Dalam kesempatan itu, Dahlan Iskan mengajak dua pelajar SD Al Azhar dan dua guru untuk berdialog. “Seperti Dafa yang berusia 10 tahun, saya yakin 15 tahun lagi akan lebih hebat dari guru,” ujarnya, sambil menunjuk guru di sampingnya yang berusia antara 25-26 tahun.

Tidak hanya menceritakan pengalamannya, Dahlan Iskan juga sempat menemui sejumlah pelajar SD Al Azhar yang belajar musik tradisional dengan melantunkan lagu dalam Bahasa Inggris, kemudian menemui cucunya bernama Khalisa Salwa Dinata yang duduk di kelas 3 di SD setempat.

Sejumlah pelajar SD dan SMP di sekolah itu memberi apresiasi kehadiran Menteri BUMN itu dengan memberikan hadiah lukisan karya beberapa pelajar SD dan buku karya pelajar SMP. “Lukisan ini akan saya pajang di ruangan saya di Kementerian BUMN,” paparnya.
Editor: Fitri Supratiwi

http://www.antaranews.com/berita/393119/bila-dahlan-iskan-jadi-guru-sd

***

Dahlan Iskan Mengajar Siswa SD di Surabaya

Metrotvnews.com, Surabaya: Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah biasa bertemu kalangan pejabat dan pengusaha. Namun apa jadinya bila ia bertemu siswa-siswa SD dan mengajar mereka?

Dahlan tak menolak saat mendapat tawaran menjadi guru tamu di SD dan SMP Islam Al Azhar 32 di Jalan Florence, Surabaya, Jawa Timur. Ia pun tak canggung menceritakan masa kecilnya selama bersekolah.

“”Saya yakin, adik-adik lebih hebat dari Pak Dahlan, karena Pak Dahlan hanya sekolah di madrasah dan nggak bisa Bahasa Inggris seperti kalian, soalnya guru Bahasa Inggris-nya nggak pernah masuk, karena gurunya juga merangkap politisi,” kata pria yang lahir di Magetan itu, Jumat (30/8).

Ia juga mengaku tak hafal nama-nama hari dalam Bahasa Inggris. Selain guru SD-nya jarang masuk, Dahlan pun mengaku tak terlalu rajin saat masih bersekolah.

“Beda dengan sekarang, murid-murid pintar, karena gurunya juga pintar. Kalau Pak Dahlan yang tidak terlalu pintar bisa menjadi menteri, bisa menjadi Dirut PLN, tentu kalian akan lebih hebat lagi,” tukas mantan Direktur Utama PT PLN itu menyemangati para siswa.

Namun, bukan Dahlan Iskan namanya bila tak memiliki resep sukses. Pria kelahiran 17 Agustus 1951 itu menguak rahasia suksesnya yaitu belajar secara otodidak.

“Saat itu Indonesia sekolahan juga berlantai tanah, karena itu kalian beruntung, jadi saya yakin pasti lebih hebat,” paparnya.

Menurut lulusan pesantren di Magetan, pendidikan merupakan cara untuk memotong mata rantai kemiskinan. “Kalau ada orang tua yang miskin, maka anaknya akan miskin, tapi kalau mau belajar, maka anaknya bisa tidak
miskin,” kilahnya.

Dalam kesempatan itu, Dahlan Iskan berdialog dengan dua pelajar SD Al Azhar dan dua. Ia juga menemui sejumlah siswa yang tengah belajar musik tradisional di sekolah tersebut. Kemudian, ia menemui cucunya bernama Khalisa Salwa Dinata yang duduk di bangku kelas III SD Al Azhar.

Sebagai balasan, sejumlah pelajar memberikan kenang-kenangan berupa lukisan karya mereka untuk Dahlan. “Lukisan ini akan saya pajang di ruangan saya di Kementerian BUMN,” paparnya.(Ant)

Editor: Laela Badriyah

metrotvnews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: