Rupiah melemah, harta kekayaan Dahlan Iskan menyusut 30 persen

“Kekayaan saya turun 30 persen. Tapi tidak apa-apa. Uang itu cuma angka-angka,” 

rupiah-melemah-harta-kekayaan-dahlan-menyusut-30-persen

Dampak dari pelemahan nilai tukar Rupiah yang kini berada di kisaran Rp 11.000 per dolar AS, tidak hanya dirasakan oleh importir, tapi juga oleh pengusaha. Salah satunya Menteri BUMN Dahlan Iskan yang juga selaku pengusaha media.

Dia mengaku terkena dampak makin lemahnya nilai tukar Rupiah. Mantan dirut PLN ini menyebut kekayaannya menyusut 30 persen karena merosotnya nilai tukar Rupiah.

“Kekayaan saya turun 30 persen. Tapi tidak apa-apa. Uang itu cuma angka-angka,” kata Dahlan di Kantor Surveyor Indonesia, Jakarta, Kamis (29/8).

Dahlan bercerita, menyusutnya kekayaannya karena dia tidak pernah menyimpan atau investasi dalam bentuk dolar AS. Jadi, dia tidak menikmati keuntungan dari menguatnya dolar AS saat ini. Dia mengaku tidak mempermasalahkan penyusutan kekayaannya selama kebutuhannya masih bisa dipenuhi.

“Saya tidak punya dolar. Saya pernah minta kepada direktur keuangan pribadi saya agar diwujudkan dolar, tapi dia bilang Rupiah saja. Jadi tidak ada dolar,” katanya.

Setelah menyusut 30 persen, berapa harta kekayaan Dahlan saat ini? Dia mengaku tidak mengetahui jumlah kekayaan yang dimilikinya. Semua uangnya diserahkan kepada direktur keuangan pribadi untuk dikelola. Walaupun dia mengaku tidak tahu kekayaannya, tapi dia mengetahui tabungan istrinya.

“Saya saja tidak punya kartu ATM. Istri saya tabungan miliaran, 30 tahun saya tidak peduli dengan uang saya. Laporannya panjang sekali dan angka-angka semua. Uang itu cuma angka-angka,” tutupnya.

[noe]

merdeka.com

***

Rupiah Anjlok, Kekayaan Dahlan Iskan Tergerus 30%

Liputan6.com, Jakarta : Melemahnya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi belakang ini tidak hanya menyebabkan morosotnya ekonomi Indonesia, namun juga mengurangi nilai kekayaan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.

Dahlan mengaku kekayaannya saat ini menurun setidaknya 30% dari sebelumnya. “Kekayaan saya turun 30% ya sudah, saya tidak menyesal, itu kan hanya angka,” jelasnya saat ditemui usai menggelar Rapat Pimpinan di Surveyor Indonesia, Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Kekayaan Dahlan menurun karena selama ini dirinya mengaku tak pernah memiliki simpanan dalam bentuk dolar AS. Hal ini, menurut dia, karena wujud kecintaannya terhadap mata uang rupiah.

Semua aset kekayaannya saat ini selalu disimpan dalam bentuk mata uang rupiah dan dialokasikan ke beberapa investasi seperti reksa dana.

“Saya betul-betul nggak punya simpanan dolar AS,” ujarnya.

Sekadar informasi, Majalah Globe Asia edisi Juni 2013 merilis daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Dalam daftar tersebut, nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menempati urutan ke 93.

Sebelum menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero) dan kemudian diangkat menjadi Menteri BUMN, Dahlan pernah menjadi pebisnis dengan memiliki kelompok media terbesar di kawasan timur Indonesia, Jawa Pos Group. Dari hasil survei Majalah Globe Asia, kekayaan Dahlan saat ini ditaksir mencapai US$ 370 juta. (Yas/Ndw)

liputan6.com

***

Tak Punya Dolar, Dahlan Setor Gaji Rupiah ke Dirkeu Pribadi

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengakui tidak mempunyai dan menyimpan uang dalam bentuk mata uang asing dolar Amerika Serikat (AS).

“Saya enggak punya uang dolar, betul-betul, saya aja enggak pernah pegang uang. Uang saya dititipkan, saya minta untuk direktur keuangan (dirkeu) pribadi yang atur,” ungkap Dahlan seusai Rapim, di Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Dahlan menambahkan, yang penting dalam 1 bulan dirinya mendapatkan bagian untuk memenuhi kebutuhannya.

“Saya serahkan ke dirkeu saya, bisa bentuk saham, dana reksa. Itu berputar. Tapi intinya saya 1 bulan seperti digaji sama dirut walaupun itu duit saya sendiri. Uang saya enggak tahu, cuma tahu angka-angka aja,” jelas Dahlan.

Menurut Dahlan, dirinya tidak pernah mengecek secara detail laporan keuangan pribadinya. Dirinya pun meyakini bahwa uang yang dikelola dirkeu pribadinya hanya angka.

“Itu kan hanya angka-angka, saya tanya dulu kalau gitu ke dia. Kalau uang adalah lembaran yang kalau diinginkan, saya enggak perlu apa-apa. Makanya itu saya bilang angka-angka. Yang penting saya beli baju, sepatu bisa,” canda Dahlan

Namun Dahlan pun sempat mempertanyakan uangnya ke dirkeu pribadi. “Saya sempat bertanya, kenapa enggak dalam bentuk dolar AS, kata dia ‘enggak usah rupiah aman’,” tandasnya. (kie) (wdi)

okezone.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: