Adhi Karya Diminta Buat Landasan Pesawat di Pinggir Laut Jakarta

“Saya sudah minta Adhi Karya melakukan studi untuk membuat landasan Cengkareng, landasan tersebut rencananya akan dibuat di pinggir laut, karena landasan ketiga di Cengkareng tidak memungkinkan,” 

Bandara Soekarno-Hatta Butuh Landasan Pesawat di Tepi Laut

Landasan pinggir laut Jakarta dilengkapi jalan tol dan monorail

Denpasar – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) diminta Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk melakukan studi pembuatan landasan pesawat baru di pinggir laut Jakarta. Landasan ini ditujukan untuk membantu mengatasi padatnya aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

“Saya sudah minta Adhi Karya melakukan studi untuk membuat landasan Cengkareng, landasan tersebut rencananya akan dibuat di pinggir laut, karena landasan ketiga di Cengkareng tidak memungkinkan,” kata Dahlan saat kunjungan ke Gerbang Tol Nusa Dua, Bali hari ini.

Rencananya, berdekatan dengan landasan baru di pinggir laut Jakarta tersebut juga akan dibangun tol di atas laut. Tol tersebut akan diarahkan menuju Tanjung Priok atau daerah lain.

“Landasan baru itu, tidak terlalu jauh dari Bandara Soekarno-Hatta. Jaraknya sekitar 8 kilometer dari bandara yang ada,” ujar dia.

Hingga saat ini, Adhi tengah melakukan kajian studi atas landasan baru pinggir laut tersebut. Dalam dua minggu ke depan, Dahlan mengharapkan ada hasil dari Adhi.

“Ini masih tahap awal perencanaan, saya masih tunggu hasil studi dari Adhi,” ujar dia.

Bandara Soekarno Hatta saat ini dinilai sudah over capacity. Bandara Soeta, awalnya dirancang untuk menampung 22 juta orang per tahun. Namun, data Dewan Bandara Internasional di 2011 mencatat, penumpang di bandara ini sudah melebihi kapasitas, hingga mencapai sekitar 51,17 juta penumpang per tahun.

beritasatu.com

***

Ini alasan Dahlan bangun landasan di pinggir laut Jakarta

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berencana akan membangun landasan ke 3 Bandara Soekarno-Hatta. Landasan ini akan berada di pinggir laut Jakarta yang berjarak sekitar 8 kilometer (Km) dari bandara saat ini. Dahlan telah meminta Adhi Karya untuk melakukan kajian awal pembangunan ini.

Dahlan mempunyai beberapa alasan dalam pembangunan landasan ke 3 pinggir laut Jakarta ini. Pertama adalah karena tidak memungkinkan penambahan landasan di Bandara Soekarno-Hatta sekarang karena keterbatasan lahan. Sedangkan kebutuhan dan kepadatan terus bertambah di salah satu bandara tersibuk di Indonesia tersebut.

“Soetta sudah tidak bisa ditambah landasan baru, udah ga ada tempat. Pinggir laut nanti juga bisa terkoneksi, bisa pakai monorail,” kata Dahlan di Bali, Minggu (24/8).

Kedua, Bandara Soekarno-Hatta yang sudah memasuki tingkat kepadatan luar biasa ini bahkan, menurut Dahlan, sudah ada sekitar 170 penerbangan internasional yang ditolak ingin masuk ke Bandara Soekarno Hatta.

“Dulu Soetta taxi (take off, landing) itu 60 kali sejam, sekarang saja sudah 69 kali. Sudah tidak bisa lagi, kita tolak 170 itu,” kata Dahlan.

Dahlan juga menyebut, pembangunan landasan ke 3 seperti ini sudah banyak dilakukan di luar negeri. Dan ini bukan lagi hal yang baru. “Beijing sudah begitu, sudah banyak di luar negeri begini,” tutupnya.

[bmo]

merdeka.com

***

Landasan pinggir laut Jakarta dilengkapi jalan tol dan monorail

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah meminta salah satu perusahaan pelat merah Adhi Karya untuk melakukan kajian pembangunan landasan ke 3 Bandara Soekarno-Hatta. Landasan ini nantinya akan berlokasi di pinggiran laut Jakarta yang berjarak sekitar 8 kilometer (Km) dari Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam pengembangannya, Dahlan ingin landasan ini mempunyai koneksi langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan monorail. Selain monorail, landasan baru ini juga akan dilengkapi dengan tol atas laut menuju Jakarta di Tanjung Priok ataupun Ancol.

“Saya ingin ada monorailnya juga, jadi koneksi dengan bandara sekarang. Kalau ada monorail paling 5 menit,” kata Dahlan saat ditemui di Bali, Minggu (24/8).

Dahlan belum bisa memastikan apakah rencana landasan baru ini nantinya akan menggunakan terminal baru ataupun terminal yang ada di Soetta saja. Dahlan masih menunggu kajian lebih lanjut dari Adhi Karya.

“Ada terminal atau tidak saya belum tau. Tapi bisa saja terminalnya di bandara sekarang dan diangkut dengan monorail ke landasan ke 3 ini, kan 5 menit aja,” kata Dahlan.

Dahlan menyebut, dalam pembangunan bandara ini, yang akan dilengkapi dengan jalan tol atas laut seperti di Bali cukup realistis. “Jalan tol pinggir pantai atau atas laut karena kita sudah berpengalaman. Menuju titik Jakarta bisa dari Priok atau Ancol,” tutupnya.

[bmo]

merdeka.com

***

Bandara Soekarno-Hatta Butuh Landasan Pesawat di Tepi Laut

Liputan6.com, Denpasar : Bandar Udara Soekarno-Hatta (Suta) merupakan bandara terbesar di Indonesia bahkan menjadi bandara tersibuk no 9 di dunia mengungguli kesibukan bandara internasional Dubai.

Tahun Depan Maskapai Dilarang Jual Tiket Saat Lebaran di Bandara Tahun Depan Maskapai Dilarang Jual Tiket Saat Lebaran di Bandara
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengusulkan perlu dibangun satu lagi landasan pesawat yang berada di tepi laut tak jauh dari Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam kesempatan ini, dirinya mengaku telah menunjuk salah satu perusahaan BUMN yaitu PT Adhi Karya melakukan studi untuk mengetahui skema dan kelayakan pembangunan landasan.

“Saya sudah minta Adhi Karya melakukan studi membuat landasan ke-3 Cengkareng pinggir laut. Karena landasan ketiga di Cengkareng tidak mungkin,” kata Dahlan di Bali, Minggu (25/8/2013).

Lokasi landasan baru ini nantinya bisa didukung dengan pembangunan jalan tol di atas laut menuju Tanjung Priok atau daerah lain. Landasan baru ini akan berjarak sekitar 8 kilometer (Km) dari Bandara Soekarno-Hatta.

“Pinggir laut bandara nanti ada tol tembus ke Tanjung Priok atau kemana. Dalam dua minggu saya tunggu hasil studinya,” jelasnya.

Bandara internasional kebanggan Indonesia ini awalnya dirancang untuk menampung penumpang sebanyak 22 juta orang. Namun berdasarkan data Dewan Bandara Internasional, pada 2011, penumpang di bandara ini sudah mencapai sekitar 51,17 juta penumpang per tahunnya.

Dalam master plan pengembangan bandara, PT Angkasa Pura II selaku operator berencana meningkatkan kapasitas menjadi 62 juta penumpang per tahun pada 2014.

Peningkatan kapasitas apron atau lapangan parkir pesawat juga menjadi bagian dalam rencana yakni dari 125 pesawat menjadi 174 pesawat terbang.

Diperkirakan PT Angkasa Pura II akan menghabiskan dana sekitar Rp 11,7 triliun untuk melakukan pengembangan bandara hingga 2014 ini. (Yas/Igw)

liputan6.com

***

Bandara Soetta Penuh,170 Pesawat Asing Ditolak Masuk

JAKARA (Suar Karya): Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan saat ini kapasitas landasan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten sudah tidak mampu lagi melayani tambahan pesawat yang akan mendarat. Akibatnya ada sekitar 170 pesawat dari luar negeri terpaksa ditolak mendarat di Soetta selama tahun ini.

“Kapasitas landasan pesawat Bandara Soetta sudah tidak cukup lagi dan sangat mendesak harus ditambah,” ujar Dahlan dalam kunjungannya ke Bali.Alasannya karena di Soetta, dalam 1 jam ada sekitar 60 pesawat yang mendarat pada saat periode 3-4 bulan lalu.

“Saat ini dalam satu jam ada 69 pesawat yang mendarat di dua landasan pesawat di Soetta, dan sudah tidak ada slot tambahan lagi,”katanya.Akibat tidak ada slot tambahan lagi, sepanjang tahun ini ada 170 pesawat dari luar negeri yang ingin masuk ke Indonesia melalui Soetta tidak bisa masuk.

Dahlan meminta kepada Adhi Karya untuk segera melakukan studi pembangunan landasan pesawat baru atau landasan ke-3 di Bandara Soetta yang jarakya 8 Km dari Soetta dan terletak di atas laut atau pinggir pantai utara Jakarta. Dahlan meminta Adhi Karya segera menyelesaikan studi proyek landasan pesawat di atas laut minimal dalam dua minggu. (*/)

suarakarya-online.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: