Dahlan: Awal 2014, PT DI mulai produksi pesawat C 295 di Indonesia

“Nanti awal tahun kita mulai merakit sendiri di Indonesia. Ini dari Spanyol tapi kan karyawan PT DI,” 
dahlan-awal-2014-pt-di-mulai-rakit-pesawat-c-295-di-indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan memulai safarinya ke Indonesia Timur menggunakan pesawat C 295. Menurut Dahlan, pesawat milik TNI AU tersebut adalah buatan karyawan PT Dirgantara Indonesia namun masih di rakit di Spanyol.

Dahlan memulai perjalanannya dari Bandara Halim Perdanakusuma sejak pukul 07.00 menuju Bandara Tunggul Wulung di Cilacap. Pesawat mendarat di Cilacap sekitar pukul 08.10 dan Dahlan bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Universitas Soedirman di Purwokwerto melalui perjalanan darat.

Di atas pesawat, Dahlan sempat berbicara dengan wartawan kalau nantinya PT DI akan merakit sendiri pesawat tipe C 295 di Indonesia. “Nanti awal tahun kita mulai merakit sendiri di Indonesia. Ini dari Spanyol tapi kan karyawan PT DI,” kata Dahlan di atas pesawat dari Halim menuju Tulung Wulung, Cilacap, Jumat (23/8).

Dalam agendanya, Dahlan akan melakukan safari bersama C 295 sampai hari Minggu nanti dengan rute perjalanan dari Jakarta ke Cilacap, Kupang, Atambua, P. Rote, Labuhan Bajo, Bali, dan Surabaya.

Kabag Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi mengatakan dalam safari ini rencananya juga akan diikuti oleh beberapa direksi BUMN seperti Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dan Direktur PT Askes Fachmi Idris. Namun mereka masih menunggu di Jakarta karena Dahlan dari Cilacap masih harus ke Jakarta untuk mengikuti sidang kabinet.

“Nanti dari Cilacap kita ke Jakarta baru mereka ikut, Pak Dahlan turun untuk sidang kabinet. Nanti Pak Dahlan nyusul ke Kupang,” kata Faisal.

[bmo]

merdeka.com

***

Dahlan: Pesawat PT DI Bakal Dirakit 2014

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengawali keberangkatan safari Indonesia Timur dari Bandara Halim Perdanakusuma. Di mana dalam keberangkatan awal Menteri BUMN ini diagendakan landing di Bandara Tunggul Wurung, Cilacap.

Salama melakukan safari Indonesia Timur, Dahlan akan menggunakan pesawat C 295 milik Angkatan Udara, yang tentunya diproduksi langsung oleh PT Dirgantara Indonesia (DI). Namun, saat ini PT DI memproduksi pesawat C 295 masih dirakit di Spanyol.

Dalam penerbangannya menuju Bandara Tulung Wurung. Mantan Dirut PLN ini bercerita kepada wartawan mengenai niatan PT DI yang akan memulai produksi pesawat C 295 di Indonesia.

“Produksinya awal tahun kita mulai di Indonesia, yang ini (pesawat) dari Spanyol, tapi yang rakit PT DI,” ucap Dahlan, beberapa saat setelah take off, Jakarta, Jumat (23/8/2013).

Pada kesempatan yang sama, Kabag Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi menuturkan, kegiatan safari Indonesia Timur yang dilakukan oleh Menteri BUMN akan didampingi beberapa Direksi BUMN, seperti Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan, Direktur Utama PT Askes (Persero) Fachmi Idris.

“Nanti Pak Fachmi ikut kita setelah kita dari Cilacap, Bu Karen ikut sama pak Dahlan dan Pak Dahlan nyusul, kalau kita langsung ke Kupang,” jelas Faisal.

Sekadar informasi, Dahlan diagendakan akan mengunjungi wilayah Indonesia Timur dan baru pulang pada Minggu 25 Agustus. Perjalanan dimulai dari Jakarta ke Cilacap, Kupang, Atambua, P Rote, Labuhan Bajo, Bali, dan Surabaya. ()

okezone.com

***

Dahlan sebut PT DI jadi sibuk setelah dapat pesanan TNI AU

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan melalui PT Dirgantara Indonesia (PT DI) segera akan memproduksi pesawat C 295. Saat ini pesawat tersebut di rakit di Spanyol namun dengan tenaga kerja PT DI sendiri.

Dahlan mengatakan pesawat C 295 ini nantinya akan digunakan untuk TNI AU sebagai pesawat militer. Dahlan yakin TNI AU akan cukup membuat PT DI sibuk karena anggarannya yang cukup besar.

“TNI AU punya alutsista (alat utama sistem senjata) cukup besar dan ini akan cukup uang untuk membuat PT DI sibuk,” kata Dahlan di Kampus Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (23/8).

Dahlan juga meyakinkan kalau PT DI mampu memproduksi pesawat tersebut. Pasalnya, PT DI diklaim sudah sangat maju, bahkan dibandingkan ketika orde baru dulu.

“PT DI jangan dibayangkan lagi perusahaan susah sekali. PT DI itu paling sibuk dalam sejarahnya. Zaman orde baru tidak sesibuk ini,” katanya.

Saat ini Dahlan akan melakukan safari ke Indonesia Timur menggunakan pesawat C 295 yang dibuat di Spanyol tersebut.

“Saya baru sekali itu karena pesawatnya masih baru, saya sering ngomong mengenai itu dan akan diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia yang akan datang akan dibuat di Bandung, anggaran sudah ada. Kita punya pesawat seperti itu untuk TNI AU,” tutupnya.

[bmo]

merdeka.com

Dahlan: PT DI Perlu Rekrut Tenaga Muda

Purwokerto (Antara) – Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan PT Dirgantara Indonesia (DI) perlu merekrut tenaga-tenaga ahli muda untuk mendukung kerja internal karena hal itu tidak pernah dilakukan dalam 10 tahun terakhir.

“Saat krisis 1998 ahli di PT DI banyak yang keluar negeri, dan saat ini sudah relatif tua. Dan sudah lebih dari 10 tahun PT DI tidak merekrut tenaga muda, maka kita perlu rekrut lagi saat ini,” kata Dahlan Iskan saat memberikan kuliah umum bertema agen perubahan di Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto, Jumat.

Ia mengatakan saat ini PT DI merupakan salah satu perusahaan paling sibuk dengan salah satu proyeknya yaitu pembuatan 65 helikopter dalam tiga tahun ke depan.

Selain itu, kata Dahlan, PT DI juga mengerjakan proyek pembuatan bagian tertentu dari pesawat Airbus 380 dan bagian tertentu dari pesawat jenis Boeing.

“Jadi PT DI sekarang ini bukan lagi BUMN yang rugi, tapi betul-betul sangat sibuk dan tersibuk dalam sejarahnya,” kata Dahlan.(rr)

antara

***

DIpkerjakan di PT DI

Dahlan Iskan Rekrut Tenaga Muda untuk Bikin 65 Helikopter

Menteri BUMN, Dahlan Iskan (kiri) didampimpingi Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman usai melakukan panen raya di Desa Bandungsogo, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Senin (24/6).

Timlo.net – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyebut PT Dirgantara Indonesia (PT DI) perusahaan yang tersibuk saat ini. Pasalnya, BUMN ini memiliki sejumlah proyek salah satunya adalah pembuatan 63 helikopter dalam tiga tahun ke depan.

Selain mengerjakan helikopter, Dahlan menyebut PT DI juga mengerjakan proyek pembuatan bagian tertentu dari pesawat raksasa AirBus 380 dan bagian tertentu dari Boeing.

“PT DI punya proyek membuat 65 helikopter dalam 3 tahun, spare part bagian tertentu Boeing dan AirBus. PT DI sekarang ini betul betul sangat sibuk dan tersibuk dalam sejarahnya,” kata Dahlan di Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (23/8).

Persoalan PT DI saat ini, menurut Dahlan, adalah kurangnya pegawai muda untuk mengerjakan proyek tersebut. Sejak krisis 1998, PT DI sudah tidak pernah merekrut pegawai muda karena minimnya proyek.

“Ahli PT DI sejak krisis 98 mereka tidak ada pekerjaan, sekarang usianya relatif tua. Lebih 10 tahun tidak pernah merekrut tenaga muda. Sekarang PT DI akan merekrut tenaga baru perkembangan untuk PT DI ke depan,” katanya.

Dahlan juga menyebut, PT DI sekarang sangat berbeda dengan PT DI tahun 1998 silam. PT DI sekarang bukan lagi perusahaan rugi atau BUMN mayat. “PT DI sekarang tidak lagi rugi, PT DI bukan perusahaan sulit lagi,” tutupnya. [bmo]

timlo.net

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: