Dahlan: Merantau jika ingin keluar dari kemiskinan

“Merantau kunci pertama. Saya tidak akan keluar dari kemiskinan kalau saya tidak merantau,” 

Menteri BUMN Dahlan Iskan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menghadiri acara forum Diaspora Indonesia di JCC, Senayan, Jakarta. Dalam acara ini, Dahlan bercerita mengenai 3 kunci sukses ala Dahlan Iskan.

Kunci sukses pertama menurut Dahlan adalah merantau. Dengan merantau, masyarakat akan terbiasa hidup dengan mengarungi kehidupan sosial dan akan sibuk mencari rezeki sendiri.

“Merantau kunci pertama. Saya tidak akan keluar dari kemiskinan kalau saya tidak merantau. Saya bertemu dengan hal yang baru yang terputus dengan kehidupan sosialnya. Ada orang ga mampu enggak apa apa. Putus kewajiban lingkungan sosial,” ucap Dahlan di Senayan, Jakarta, Senin (19/8).

Kedua adalah melakukan sesuatu dengan konsisten dan bertahap. Tidak mungkin seseorang langsung sukses tanpa tahapan-tahapan yang ada. “Melakukan sesuatu bertahap dan harus konsisten,” katanya.

Terakhir, menurut Dahlan, adalah menyekolahkan anak ke luar negeri. Dari pengalamannya, ketika menyekolahkan anak keluar negeri, anak tersebut bisa melanjutkan usahanya.

“Satu keyakinan menyekolahkan anak keluar negeri tidak untuk pintar tapi koneksi atau network. Kalau anak saya tidak sekolah ke Amerika, saya tidak akan jadi menteri karena sibuk bisnis,” tutupnya.

[bmo]

 

http://www.merdeka.com/uang/dahlan-merantau-jika-ingin-keluar-dari-kemiskinan.html

Iklan

2 Komentar to “Dahlan: Merantau jika ingin keluar dari kemiskinan”

  1. Reblogged this on thestoryofwardana and commented:
    Ada 3 tahap memutus rantai kemiskinan, Merantau, Konsisten dan Bertahap, dan Menyekolahkan Anak ke Luar Negeri. Alhamdulillah tahap pertama sudah dilakukan. Semoga bisa berhasil mewujudkan tahap selanjutnya dengan baik.

  2. Rasulullah SAW kalau tidak merantau atau hijrah ke Madinah, Islam sulit berkembang di Makkah. Kenyataannya, setelah hijrah atau kerantau ke Madinah, Islam dan para pengikut Rasulullah bisa berkembang dan akhirnya bisa ”merebut” Makkah kembali.
    Memang mutlak, kalau ingin keluar dari kemiskinan harus merantau. Ini sama saja dengan ikut transmigrasi, kenyataannya banyak transmigran sukses dan hampir 1/3 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia berasal dari kawasan permukiman transmigrasi. Yang jadi guru besar, lulus S3, apalagi S2 dari kalangan anak transmigran sangat banyak.
    Ingin sukses memang harus mereantau. tetapi jangan hanya ke Jakarta, ke daerah lain di seluruh pelosok tanah air pasti akan menjadikan perantau sukses…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: