Dahlan: Banyak barang ekspor Tiongkok berkualitas mengecewakan

“Semuanya begitu, kasus per kasus dan itu umum. Impor Tiongkok juga sering kita kecewa,”


Dalam diskusi acara Diaspora Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, terungkap bahwa kurangnya angka ekspor Indonesia keluar negeri karena adanya eksportir nakal Indonesia yang bermain dalam kualitas barang.

Ketika di Indonesia, barang tersebut terlihat sangat bagus kualitasnya. Namun saat akan diekspor, kualitas barang tersebut dikurangi oleh eksportir nakal.

Menanggapi pernyataan dari para panelis Diaspora Indonesia tersebut, Dahlan Iskan mengakui memang ada eksportir nakal seperti itu. Eksportir nakal, menurut Dahlan, tidak hanya ada di Indonesia namun juga terjadi di Tiongkok, China.

“Semuanya begitu, kasus per kasus dan itu umum. Impor Tiongkok juga sering kita kecewa,” kata Dahlan di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (18/9).

Menurut Dahlan, eksportir nakal selalu ada di negara berkembang. Dia yakin praktik ini akan hilang dengan sendirinya karena banyaknya orang memilih barang impor dengan kualitas yang bagus.

“Pengimpor sendiri mereka juga pilih-pilih eksportir berkualitas, banyak eksportir berkualitas. Itu biasanya orang main-main hanya oknum. Jangan jadi kesimpulan semua ekspor Indonesia dimainkan seperti itu, tidak semua begitu,” katanya.

Untuk terus meningkatkan ekspor, Dahlan juga mempunyai strategi sendiri dengan memproduksi barang yang dibutuhkan di luar negeri. “Produk kita harus sesuai dengan produk ekspor, seperti buah tropik dan segala macam,” tutupnya.

[bmo]

merdeka.com

***

Gara-Gara Eksportir “Nakal”, Volume Ekspor Indonesia Alami Penurunan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menjajal kemudi Mock up Monorel Jabotabek atau Jakarta Link Transportation (JLT) saat Pameran Monorel 2013 di Halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (22/6). (sumber: ANTARA FOTO)
Jakarta – Akibat adanya eksportir nakal yang mengorbankan kualitas pengemasan (packaging) menjadi belum memuaskan, volume ekspor Indonesia mengalami penurunan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan.

“Sebenarnya bisa dikatakan packaging ekspor Indonesia sudah bagus, akan tetapi adanya eksportir nakal membuat kualitas packaging menjadi berkurang,” ujar Dahlan Iskan, usai menghadiri diskusi panel Diaspora Indonesia di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (19/8).

Menurut dia, pelaku eksportir nakal tidak hanya ada tiap negara berkembang melainkan juga di negara maju lainnya, seperti China.

“Kalau kita impor dari China kita sering kecewa soal packaging, semuanya begitu, kasus per kasus dan itu umum,” ujarnya.

Namun, ia menilai eksportir nakal yang berada di negara berkembang akan hilang dengan sendiri karena pasar akan memilih eksportir berkualitas.

“Makanya, mereka memilih eksportir yang berkualitas, di semua negara ada, Jangan berkesimpulan semuanya seperti itu,” ujar dia.

Menurut dia, untuk meningkatkan ekspor perlu ada strategi memproduksi barang-barang yang dibutuhkan pada negara tujuan ekspor tersebut.

“Kita harus sesuaikan dengan produk ekspor, seperti buah tropis,” ujar Dahlan Iskan.

beritasatu.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: