Rudi Rubiandini diberhentikan sebagai Komisaris Bank Mandiri

“Saya tahu jabatan Kepala SKK Migas sangat menggoda siapapun. Makanya ditunjuk sebagai Komisaris Mandiri agar tidak tergoda. Gaji komisaris Mandiri kan cukup besar, mencapai Rp80 juta per bulan,” 

gambar berita warta ekonomi - ini susunan komisaris dan direksi baru bank mandiri

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan Rudi Rubiandini sudah diberhentikan sebagai Komisaris Bank Mandiri setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dia sebagai tersangka kasus suap.

“Sejak kemarin (Rabu, 14/8), jabatan Rudi di Bank Mandiri sebagai komisaris sudah kami copot,” kata Dahlan usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor Pelindo II, Jakarta, Kamis.

Menurut Dahlan, sejak KPK menjadikan Rudi sebagai tersangka kasus suap, pemegang saham Bank Mandiri langsung meresponnya dengan memutuskan memberhentikan Rudi dari jabatan komisaris Bank Mandiri.

Rudi baru menjabat sebagai Komisaris Bank Mandiri pada 2 April 2013, tiga bulan setelah ia dilantik menjadi Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pada 16 Januari 2013.

“Rudi ketangkap tangan, tidak bisa menghindar. Jadi langsung harus kita copot,” tegas Dahlan.

Dahlan menuturkan bahwa ia sama sekali tidak memiliki ganjalan saat menetapkan Rudi menjadi komisaris Bank Mandiri karena yang bersangkutan terlihat antikorupsi.

“Dulu saya lihat dia antikorupsi. Selama bergaul, dari omongannya yang bersangkutan antikorupsi,” ujar dia.

“Saya tahu jabatan Kepala SKK Migas sangat menggoda siapapun. Makanya ditunjuk sebagai Komisaris Mandiri agar tidak tergoda. Gaji komisaris Mandiri kan cukup besar, mencapai Rp80 juta per bulan,” ucap Dahlan.

Meski mencopot jabatan komisaris Mandiri, namun Dahlan mengatakan ia belum akan mencari pengganti Rudi.

http://www.antaranews.com

***

Dahlan Pecat Rudi Rubiandini Dari Komisaris Bank Mandiri

http://images.detik.com/content/2013/08/15/1034/rubirubiandinidalam.jpgRudi Rubiandini
Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akhirnya memberhentikan Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini dari posisi Komisaris PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Rudi yang diangkat sebagai komisaris Bank Mandiri sejak 2 April 2013 ini resmi diberhetikan kemarin (14/8/2013) sejak ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sudah diberhentikan kemarin. Tertangkap tangan ya nggak bisa menghindar,” ucap Dahlan usai rapim di kantor pusat Pelindo II Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis (15/8/2013).

Menurutnya belum diputuskan siapa perganti Rudi sebagai komisaris di Bank Mandiri. Sejak diberhentikan, Rudi tidak lagi menerima gaji dari Bank Mandiri.

“Tidak harus diganti sekarang. Komisaris berkurang satu kan nggak mengakibatkan apa-apa,” katanya.

Seperti diketahui KPK telah menetapkan Rudi Rubiandini sebagai tersangka dugaan kasus suap yang melibatkan Kernel Oil. Melalu Keppres No 93 Tahun 2013, Presiden SBY menugaskan Wakil SKK Migas Johannes Widjonarko menjadi kepala SKK Migas.

detik.com

***

Dahlan Copot Rudi Rubiandini dari Komisaris Mandiri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan telah mencopot jabatan komisaris Bank Mandiri Rudi Rubiandini, Kepala SKK Migas yang menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atas kasus suap sekitar 700 ribu dolar AS.

“Sejak kemarin (Rabu,14/8), jabatan Rudi di Bank Mandiri sebagai komisaris sudah kami copot,” kata Dahlan, usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor Pelindo II, Jakarta, Kamis (15/8).

Menurut Dahlan, sejak KPK menjadikan Rudi sebagai tersangka, maka pemegang saham Mandiri langsung meresponnya dengan memutuskan memberhentikan jabatan komisaris Bank Mandiri yang diemban Rudi Rubiandini. Rudi sendiri baru menjabat komisaris Bank Mandiri sejak awal 2 April 2013, atau tiga bulan setelah dilantik sebagai Kepala SKK Migas pada 16 Januari 2013.

“Rudi ketangkap tangan, tidak bisa menghindar. Jadi langsung harus kita copot,” tegas Dahlan.

Dahlan mengisahkan, saat menetapkan Rudi sebagai komisaris Bank Mandiri sama sekali tidak ada ganjalan, karena yang bersangkutan tercermin sebagai antikorupsi. “Dulu saya lihat dia (Rudi) antikorusi. Selama bergaul, dari omongannya yang bersangkutan antikorupsi,” ujarnya.

Bahkan Dahlan memberi alasan bahwa penunjukan Rudi sebagai komisaris Bank Mandiri agar tidak korupsi. “Saya tahu jabatan Kepala SKK Migas sangat menggoda siapapun. Makanya ditunjuk sebagai Komisaris Mandiri agar tidak tergoda. Gaji komisaris Mandiri kan cukup besar, mencapai Rp 80 juta per bulan,” ucap Dahlan.

Meski mencopot jabatan komisaris Mandiri, namun Dahlan mengatakan belum akan mencari pengganti Rudi.

Redaktur : Nidia Zuraya
Sumber : Antara

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: