Agar daging Bulog laku, Dahlan diajak ikut konvensi tukang bakso

“Pak Sutarto setuju kampanye daging beku untuk bakso yang ditawarkan ketua asosiasi pedagang bakso. Konvensi pedagang bakso saya bisa kapan saja,” 

dahlan-daging-impor-bulog-tak-laku-di-tukang-bakso
Daging beku yang diimpor Bulog selama ini tidak laku di kalangan tukang bakso. Daging beku dinilai tidak kres (garing) untuk dijadikan bakso. Namun demikian, saat ini sudah ada teknologi untuk memecahkan masalah ini.

Untuk mempromosikan penggunaan daging Bulog untuk dijadikan bakso, Menteri BUMN Dahlan Iskan diajak langsung oleh Ketua Asosiasi Pedagang Bakso Indonesia Tri Setyo Budiman Ferrari untuk mensosialisasikannya.

Ketika menghubungi Tri melalui sambungan telepon, Dahlan langsung diminta untuk sosialisasi dan makan bakso bersama. Tujuannya agar tukang bakso mau menggunakan daging beku untuk bakso.

“Saya kampanye dengan Pak dahlan, dan Bulog sangat membantu itu,” ucap Tri dari telepon Dahlan yang diperkeras di depan wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (13/8).

Menanggapi ini, Dahlan langsung menelepon Direktur Utama Bulog, Sutarto Alimoeso dan keduanya bersedia untuk menjadi sponsor acara sosialisasi tersebut. Dahlan menyebut acara ini seperti acara konvensi tukang bakso.

“Saya mau, karena membantu pedagang bakso, daging mahal nanti dicampuri yang lain. Ini konvensi tukang bakso,” kata Dahlan.

Namun demikian, Dahlan belum memastikan kapan acara ini akan berlangsung. Dahlan hanya akan menunggu undangan acara dari asosiasi tukang bakso dan Bulog.

“Pak Sutarto setuju kampanye daging beku untuk bakso yang ditawarkan ketua asosiasi pedagang bakso. Konvensi pedagang bakso saya bisa kapan saja,” tutup Dahlan singkat.

[noe]

merdeka.com/

***

Dahlan: Daging impor Bulog tak laku di tukang bakso

Pemerintah telah menunjuk perusahaan pelat merah yaitu Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengimpor daging sapi sebagai upaya menekan tingginya harga saat ini. Meski demikian, daging Bulog tidak begitu laku dan tidak berhasil menekan harga di pasaran.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyebut kurang lakunya daging Bulog karena tukang bakso tidak mau menggunakan daging beku. Dahlan yang mendapat info langsung dari ketua Asosiasi Pedagang Bakso Indonesia mengatakan para tukang bakso menganggap daging beku tidak garing untuk dijadikan bakso.

“Saya dikatakan langsung oleh Ketua pedagang bakso se Indonesia, dia ada 2,5 juta pedagang bakso. Pedagang bakso tidak mau beli daging beku. Katanya tidak kres,” ucap Dahlan saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (13/8).

Namun demikian, menurut Dahlan saat ini telah ditemukan teknologi untuk mengolah daging beku menjadi daging bakso yang garing. “Sekarang sudah ada teknologi ditemukan. Sekarang ini tinggal mensosialisasikan saja ke pedagang bakso. Daging Bulog sekarang sudah bisa untuk bakso,” katanya.

Dahlan sedikit menjelaskan teknologi yang ditemukan untuk para pedagang bakso tersebut adalah dengan proses penggilingan daging yang putaran mesinnya mencapai 4.000 RPM. Kemudian juga telah ditemukan zat lengket bakso yang aman dan bisa diolah dengan daging beku.

“Mereka terlalu percaya kultur kalau ga daging segar ga gurih, padahal itu enggak betul. Sekarang sudah tidak lagi,” tutupnya.

[bmo]

http://www.merdeka.com

Iklan

2 Komentar to “Agar daging Bulog laku, Dahlan diajak ikut konvensi tukang bakso”

  1. Itulah dunia perdagangan Indonesia yang sangat lebaral dan dikuasai kartel serta mafia. Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai orang baru di pemerintahan, masih polos banget. Seperti dukungannya pada Bulog agar dikasih kesempatan impor daging untuk menstabilkan harganya dari Rp 100 rb/kg agar bisa turun menjadi Rp 70.000,-/kg, ternyata tidak berhasil. Harga daging hingga lewat lebaran, masih tetap sekitar Rp 100 ribuan/kg. Itulah ulah kartel dan para mafioso.
    Dalam pemerintahan yang ingin harga daging turun hanya Dahlan Iskan, sementara pejabat lainnya ikut menikmati hasil kartel dan mafioso. Mana mungkin harga daging bisa diturunkan? Bahkan, kalangan pedagang bakso ikut-ikutan memboikotnya.
    Bukan hanya harga daging yang dikuasai kartel, komoditas lainnya juga begitu. Sehingga, kalau Dahlan masih polos-polos saja dalam bertindak, ya para kartel itu akan tetap merajalela. Jadi, kalau Dahlan ingin memperbaiki berbagai masalah negara dan bangsa ini, ya harus menjadi Presiden RI agar bisa bertindak tegas. Tetapi, lawan-lawannya yang akan menghadangnya tidak ringan. Mereka pasti akan bersatu untuk bersama-sama menghadangnya untuk menjadi RI 1. Mereka tidak ingin negara kesatuan republik Indonesia menjadi negara yang baik dan bermartabat serta rakyatnya sejahtera.
    Inilah tantangan mantan Dirut PLN itu jika ingin memimpin bangsa dan negara ini. Lawan-lawannya adalan orang-orang hitam yang ingin menjadikan negara ini sebagai negara yang tidak pernah beres……

  2. upsetuju pak bahar, bahkan untuk mengganjal DI salah satu caranya adalah memaksa Jokowi untuk maju jadi calon RI 1, karena hanya dia yang bisa mengimbangi kemampuan DI, padahal jokowi sudah berjanji untuk membereskan DKI terlebih dahulu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: