Kilasan MH88 – Dahlan Minta BUMN Karya Hindari Proyek APBN

“Lebih baik tidak dapat proyek daripada mendapat proyek tetapi harus menyogok. Jadi, kalau memang tidak dapat proyek ya sudah,”

hambalang-pagi130211b
Jakarta (ANTARA) – Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta perusahaan BUMN karya menghindari tender proyek milik pemerintah yang dibiayai APBN karena rawan terjadi praktik penyuapan. 

“BUMN karya sudah seharusnya lebih memilih proyek yang merupakan hasil inisiasi sendiri terutama proyek sesama BUMN,” kata Dahlan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.

Menurut Dahlan, inisiasi agar BUMN karya mencari proyek sendiri dengan perusahaan milik negara karena lebih aman dan menggunakan dana BUMN sendiri bukan dari APBN.

Ia menjelaskan, proyek yang dapat dikerjakan dengan BUMN lainnya meliputi pembangunan gedung, pembangunan infrastruktur, pembangunan pabrik dan lainnya.

“Proyek yang merupakan hasil kemitraan BUMN karya dengan BUMN lainnya lebih dapat dikontrol, karena dananya berasal dari perusahaan yang bersangkutan,” tegas Dahlan.

Ke depan ditambahkannya, BUMN karya tidak lagi mengemis proyek-proyek pemerintah.

“Lebih baik tidak dapat proyek daripada mendapat proyek tetapi harus menyogok. Jadi, kalau memang tidak dapat proyek ya sudah,” kata Dahlan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (6/12) mengumumkan cegah tangkal terhadap tiga nama terkait kasus Hambalang.

Selain Menteri Pemuda dan Olahraga Andi A. Mallarangeng, satu nama yang juga dicekal bernisial MAT yang merupakan pejabat pada anak usaha Adhi Karya.

Menanggapi hal itu, mantan Direktur Utama PLN ini mengakui prihatin soal adanya orang Adhi Karya yang terlibat dalam kasus korupsi pembangunan gedung olahraga terpadu Hambalang.

“Yang bersangkutan (MAT) sebelumnya bekerja di induk perusahaan, namun setelah kasus itu merebak yang bersangkutan dipindahkan ke anak usaha Adhi Karya yang bergerak pada sektor properti,” ujar Dahlan. (tp)

antara

***

Dirut Adhi Karya Dicekal, Dahlan Iskan Minta BUMN Hindari Proyek APBN

Jakarta, Seruu.com – Menteri BUMN, Dahlan Iskan, meminta perusahaan BUMN karya menghindari tender proyek milik pemerintah yang dibiayai APBN karena rawan praktik penyuapan. Dia katakan, lebih baik tidak dapat proyek ketimbang harus menyogok demi mendapat proyek.

Contoh terkini adalah keterlibatan petinggi PT Adhi Karya dalam kasus korupsi Proyek Hambalang, yang kemudian menempatkan (bekas) Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng sebagai tersangka.

“BUMN karya sudah seharusnya lebih memilih proyek yang merupakan hasil inisiasi sendiri terutama proyek sesama BUMN,” kata Iskan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (07/12/2012).

Menurut dia, inisiasi agar BUMN karya mencari proyek sendiri dengan perusahaan milik negara, terutama karena lebih aman dan menggunakan dana BUMN sendiri bukan dari APBN.

Proyek hasil kemitraan BUMN karya dengan BUMN lainnya lebih dapat dikontrol, karena dananya berasal dari perusahaan yang bersangkutan.

“Ke depan, BUMN karya tidak lagi mengemis proyek-proyek pemerintah. Lebih baik tidak dapat proyek daripada mendapat proyek tetapi harus menyogok. Jadi, kalau memang tidak dapat proyek ya sudah,” katanya.

KPK, Kamis (6/12), mengumumkan cegah-tangkal terhadap tiga nama terkait kasus Hambalang. Mereka adalah Andi Mallarangeng, MAT (pejabat di PT Adhi Karya Persero), dan Andi Zulkarnain Mallarangeng.

seruu.com

Iklan

One Comment to “Kilasan MH88 – Dahlan Minta BUMN Karya Hindari Proyek APBN”

  1. Praktik Penyuapan Untuk Mendapatkan Proyek-Proyek Pemerintah kata kunci adalah disebabkan Permainan Mutu Yang Tidak Standard,Bongkar Kebiasaan Lama- Kerja Dengan Transparansi dan Akuntabilitas Yang dikontrol oleh Lembaga Pengawasan Proyek Publik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: