Kilasan MH88 – Sudah Sehat, Waskita Karya Jadi BUMN Lagi

“Pengurangan penyertaan modal negara itu menjadikan kepemilikan saham PT PPA pada PT Waskita Karya beralih menjadi saham milik negara pada PT Waskita Karya, sehingga menjadikan PT Waskita Karya sebagai BUMN,” 
waskita1

Jakarta – Setelah sempat di bawah pengendalian Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), seiring dengan membaiknya kinerja perusahaan PT Waskita Karya (WK) kini kembali berstatus sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kembalinya status sebagai BUMN itu, diperoleh Waskita Karya seiring dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2012 tentang Pengurangan Penyertaan Modal Negara pada (Persero) PT PPA, yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 20 Oktober 2012.

Seperti dikutip dari situs setkab.go.id, PP itu menyebutkan adanya pengurangan penyertaan modal negara sebesar Rp804,671 miliar, yang terdiri atas modal disetor PT PPA pada PT Waskita Karya sebesar Rp474,992 miliar dan Rp329,679 miliar akumulasi keuntungan porsi penyertaan PT PPA pada Waskita Karya, yang diambil dari sebagian modal PT PPA untuk restrukturisasi dan/atau revitalisasi Waskita Karya.

“Pengurangan penyertaan modal negara itu menjadikan kepemilikan saham PT PPA pada PT Waskita Karya beralih menjadi saham milik negara pada PT Waskita Karya, sehingga menjadikan PT Waskita Karya sebagai BUMN,” bunyi Pasal 3 Ayat (1) PP tersebut.

Selanjutnya dengan adanya pengalihan saham PT PPA itu, mengakibatkan kepemilikan saham negara secara langsung pada PT Waskita Karya menjadi 100% dengan jumlah modal disetor Rp654 miliar, yang terdiri atas modal disetor negara sebesar Rp180 miliar, dan modal hasil pengalihan saham PT PPA sebesar Rp474,992 miliar.

ptppa.com

***

 

Sehat Kembali, Waskita Karya Siap IPO

Proses pembentukan PP, biasanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan keputusan terkait perubahan status PT Waskita Karya menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari semula anak perusahaan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Kendati demikian, perubahan status BUMN konstruksi ini masih menunggu persetujuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berupa Peraturan Pemerintah (PP).

Direktur utama PT Waskita Karya M. Choliq mengaku telah menerima surat persetujuan keputusan pengalihan status tersebut. Setelah persetujuan Menkeu diperoleh, proses selanjutnya di Sekretariat Negara dan Departemen Hukum.

“Di Departmen hukum digogok lalu ditandatangani presiden,” ujar Choliq ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, hari ini.

Seperti diketahui, PT Waskita Karya sempat direstrukturisasi oleh PT PPA karena kinerja keuangannya memburuk. Karena itu, 99 persen saham pemerintah di PT Waskita Karya dialihkan kepada PT PPA.

Namun, menurut Choliq, proses restrukturisasi sebenarnya sudah rampung sejak Juni 2010, sehingga saat ini tinggal menunggu pengalihan saham Waskita dari PPA ke pemerintah.

Menurut Choliq, proses pengalihan saham dari BUMN tersebut, dilakukan dengan mengurangi modal berupa kepemilikan saham pemerintah di PPA. Modal disetor pemerintah saat itu adalah Rp180 miliar atau setara dengan 100 persen.

“Ketika waskita bermasalah tinggal 1 persen, 99 persen dialihkan ke PPA. Nah kemudian modalnya PPA ditarik pemerintah berupa saham Waskita kemudian dikembalikan menjadi BUMN,” ungkap dia.

Menurut Choliq, surat keputusan tersebut telah keluar pada pertengahan Agustus lalu. Sedangkan proses pembentukan PP, biasanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan. “Biasanya untuk pembentukan PP butuh waktu satu bulan, jika Pak Presiden tidak ke luar negeri,” ungkap dia.

Untuk itu, menurut dia, IPO diperkirakan sesuai dengan yang dijadwalkan sekitar November. Saat ini, perseroan juga telah memilih tiga penjamin emisi, yakni Bahana Sekuritas, Mandiri sekuritas, dan Danareksa Sekuritas sebagai pemimpinnya. “Kita sudah pilih tiga sekuritas BUMN, lead-nya Danareksa,” jelas dia.

Seperti diketahui, Waskita Karya berencana melepaskan 35 persen saham perseroan dengan target peroleh dana sebesar Rp900 miliar-Rp1,1 triliun. Dana tersebut, dialokasikan untuk memperbaiki kinerja keuangan perseroan.

http://www.beritasatu.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: