Bahas proyek, Dahlan akan bertemu keluarga Bin Ladin

“Lusa berangkat umrah. Di sana di jadwalkan bertemu Bin Ladin. BUMN kita sub kontraktor saja semuanya di sana,”
Kabah-di-Masjidil-Haram-Mekkah-Arab-Saudi

Menteri BUMN Dahlan Iskan akan bertolak ke tanah suci pada Sabtu (3/8) untuk melakukan ibadah umrah. Selain beribadah, Dahlan juga akan bertemu dengan kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group. Dahlan akan melihat proyek perusahaan pelat merah di Timur Tengah, salah satunya renovasi Masjidil Haram.

“Lusa berangkat umrah. Di sana di jadwalkan bertemu Bin Ladin. BUMN kita sub kontraktor saja semuanya di sana,” ucap Dahlan ketika berbuka puasa bersama wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (1/8).

Menurut Dahlan, di Timur Tengah selain renovasi Masjidil Haram, perusahaan pelat merah juga telah mengerjakan jembatan layang di Jeddah yang dilakukan Waskita Karya. Dahlan mengaku sangat mendukung Wijaya Karya dan Waskita Karya yang menjadi subkontraktor Bin Ladin di Timur Tengah.

“Dulu jadi kontraktor kita rugi ratusan miliar. Menjadi subkontraktor di sana dibandingkan kontraktor di sini tidak jauh lebih kecil. Yang penting ini untuk reputasi dan pengalaman disana,” katanya.

Dahlan menyebutkan, saat ini Waskita Karya telah menyelesaikan proyek pembuatan kampus di Riyadh. “Waskita sudah menyelesaikan satu Universitas di Riyadh dan juga jembatan layang di Jeddah. Saya akan lihat itu,” tutupnya.

[noe]

merdeka.com

Iklan

2 Komentar to “Bahas proyek, Dahlan akan bertemu keluarga Bin Ladin”

  1. Kalau dikasih kesempatan dan didukung, putra bangsa pasti bisa ”bicara” di level internasional. Aneh sekali, bangsa sendiri tidak menghargai kemampuan anak bangsanya sendiri. Akibatnya, banyak putra bangsa akhirnya berkarir di negara lain.
    Semua itu, jelas warisan kolonial Belanda atau pun Jepang. Secara turun temurun mereka biasa menujilat bule-bule londo. Mereka sepertinya lupa, bahwa putra bangsa sudah berprestasi begitu jauh hingga di kancah internasional. Tetapi yang namanya mental, tetqap saja selalu mengagung-angungkan bule-bule.
    Sepertinya baru Menteri BUMN Dahlan Iskan yang mau menghargai karya anak bangsa, menghargai kemampuan putra bangsa. Yakinlah, dari sinilah bangsa ini akan bisa bermartabat. Dahlan ingin menunjukkan kepada Saudi dan negara-negara Timur Tengah lainnya, bahwa Indonesia bukan pengekspor babu seperti selama ini, tetapi juga punya kemampuan teknologi rancang bangun yang tidak kalah dengan putra dari bangsa lain.
    Ini seharusnya menjadi kebanggaan kita anak bangsa. Masih ada pejabat yang mau menghargai kemampuan dan kehebatan anak bangsa. Kepergiannya ke Arab Saudi untuk menemui keluarga Bin Ladin Corporation, jelas untuk melakukan lobi-lobi tingkat tinggi, sehingga perusahaan-perusahaan pelat merah binaannya tidak hanya sebagai subkon, tetapi juga sebagai maincon. Semoga sukses. Semuanya Demi Indonesia yang lebih baik dan lebih bermartabat

  2. Kemajuan BUMN Karya di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Dahlan Iskan memang dahsyat. Tidak disangka-sangka, BUMN yang di dalam negeri dulu diremehkan, sekarang benar-benar mengangkat nama Indonesia di mata dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: