Menteri BUMN Dituntut Copot Dirut Pelindo II, Apa sih Kesalahannya?

“Silahkan mereka ngomong apa. Tetapi jika tidak terbukti saya akan laporkan ke polisi soal tuduhan-tuduhan itu.Paling lambat Senin pekan depan, saya akan laporkan ke kepolisian,” 

130519_pelindo ii.jpgBisnis.com, JAKARTA – Kursi jabatan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II lagi digoyang. Hari ini (25/7/2013), Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia II (SPPI II) menuntut Dirut Pelindo II RJ Lino dicopot karena dinilai sudah tidak amanah dalam menjalankan tugas dan demi menghindari perseroan dari ancaman kebangkrutan.

“Kami meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan segera mencopot RJ Lino dari jabatannya sebagai Dirut Pelindo II, syukur-syukur bisa sebelum Lebaran,” kata Ketua umum SPPI II, Kirnoto, dalam konferensi pers, pagi ini.

“Tidak ada itu. Tuduhan itu tidak berdasar.”

Selain dihadiri oleh 16 Pengurus SP Cabang Pelindo II, konferensi pers itu dihadiri juga pengurus SP Jakarta International Container Terminal (JICT), TPK Koja, Multi Terminal Indonesia, RS Pelabuhan serta anak-anak perusahaan Pelindo II lainnya.

Kirnoto menjelaskan tuntutan pencopotan itu bukan tanpa alasan. Dia menyebutkan kepemimpinan RJ Lino telah mengabaikan prinsip good corporate governance dalam mengelola perusahaan.

Salah satu contohnya, sepak terjang Betty Sastra, istri Lino, yang memanfaatkan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi serta turut campur tangan dalam pengelolaan perusahaan.

Dia menunjukkan beberapa fakta sebagai berikut:

Penggunaan kendaraan Hyundai H-1 bernopol B77BTY yang merupakan kendaraan operasional untuk tamu sesuai Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor PL624/1/5/PI.II-12 kepada PT Tri Karya Sejati. Namun dalam kenyataannya, kendaraan itu selalu stand by di rumah tinggal Dirut dan digunakan untuk keperluan istri berikut sopirnya.

Penggunaan kendaraan Toyota Camry B 115 PIZ yang semula merupakan kendaraan dinas operasional dirut dan seharusnya sudah ditarik sejak diberlakukannya kebijakan pemberian uang sewa kendaraan operasional direksi, namun kenyataannya masih dipergunakan untuk keperluan sehari-hari keluarga Lino . Tidak hanya itu, kendaraan lainnya berupa Toyota Kijang Inova yang merupakan kendaraan operasional Cabang Pelabuhan Tanjung Priok dengan sistem sewa bulanan pun, setiap harinya justru digunakan keluarga Lino.

Begitupun, pengadaan makanan dan minuman untuk keperluan dinas dan pekerjaan taman baik kantor pusat maupun cabang Pelabuhan Tanjung Priok juga kental dengan intervensi istri Lino.

Pelindo II pun masih harus membayar biaya perawatan kesehatan pasien a/n Yan Christofel Lino di RS Pelabuhan sebesar Rp 95.529.171 dengan perawatan kelas utama. Padahal pasien yang bersangkutan bukan pekerja Pelindo II, melainkan adik kandung Lino.

Kasus pinjaman lunak PKBL kepada H Tony Syam yang merupakan kakak kandung istri Lino sebesar Rp 387.600.000, sejak 15 Agustus 2011 sampai saat ini macet.

“Dirut dan istri berperan besar dalam mengangkat pegawai dari keluarga-keluarga dekat dan koleganya, penempatan/promosi jabatan, memutasi serta menonjobkan pegawai-pegawai tertentu,” ungkapnya.

Menanggapi tuntutan pencopotan tersebut, RJ Lino yang dihubungi Bisnis menegaskan semua tuduhan Serikat Pekerja tersebut mesti dibuktikan.

“Silahkan mereka ngomong apa. Tetapi jika tidak terbukti saya akan laporkan ke polisi soal tuduhan-tuduhan itu.Paling lambat Senin pekan depan, saya akan laporkan ke kepolisian,” ujarnya.

Dia membantah keras semua tuduhan yang bersifat pribadi oleh SPPI II. “Tidak ada itu. Tuduhan itu tidak berdasar”. (yus)

http://m.bisnis.com/menteri-bumn-dituntut-copot-dirut-pelindo-ii-apa-sih-kesalahannya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: