Dahlan: Bangun Pariaman di Bawah Landasan Agama

“Saya harapkan Pariaman terus maju dan membangun. Tentu saja dengan landasan agama yang kuat,”
24072013121721peresmian-bedah-lapau-memberiak-sambutan

PADANG, METRO-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, berbuka bersama ratusan warga Kota Pariaman, Selasa (23/7). Dalam acara yang dihelat di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin, Kota Pariaman ini, Dahlan bersama anggota DPR RI, H Refrizal, juga ikut meresmikan program bedah lapau massal. Malamnya, Dahlan shalat tarawih di Kampung Dalam.

Kedatangan Dahlan Iskan disambut antusias warga Piaman. Ratusan warga berbondong-bondong menyalami menteri yang dikenal agresif dalam menjalankan program pemerintahan itu. “Saya merasa bahagia berada di kota ini, sekaligus merasa terhormat,” kata Dahlan.

Dahlan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu, bersama rombongan, Dahlan berziarah ke makam Syekh Burhanuddin di Ulakan. Ada sekitar setengah jam berdzikir di Ulakan, mantan Dirut PLN (Persero) ini, sempat menyapa masyarakat di sana.

Setelah itu, barulah Dahlan menuju STIT Syekh Burhanuddin untuk meresmikan bedah lapau. “Saya harapkan Pariaman terus maju dan membangun. Tentu saja dengan landasan agama yang kuat,” papar Dahlan dalam sambutannya yang singkat.

Program bedah lapau merupakan program unggulan anggota F-PKS DPR RI, H Refrizal. Selain meresmikan programnya, para pemilik lapau juga diberi tambahan modal. “Kita berharap pemberian modal dan renovasi ini memacu semangat pemiliknya untuk terus berusaha, sekaligus menggairahkan perekonomian,” kata Refrizal.

Dalam acara yang dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman, Helmi Darlis, Wakil Bupati Padangpariaman Damsuar dan sejumlah politisi PKS, Refrizal berharap, bantuan yang diberikan bisa bermanfaat. Refrizal meyakini, semua lapau yang telah dibedah akan mampu bertransformasi menjadi outlet-outlet penjualan beragam produk nasional atau lokal. Dia mengaku telah berdiskusi dengan para produsen makanan dan suplemen, untuk memanfaatkan lapau-lapau yang telah dibedah sebagai outlet penjualan.

Para pemilik lapau terlihat sumringah menerima bantuan. “Baru ini program yang mengkhususkan pada lapau. Sebelumnya tidak ada. Rasanya, selama ini kami kurang perhatian. Tapi, semuanya berubah ketika bapak Refrizal memberikan bantuan ini,” sebut pemilik lapau.

Setelah temu ramah dengan masyarakat, Dahlan langsung berbuka dengan menu masakan kampung. Dia beberapa kali terlihat menambah menu goreng terung, makanan kesukaannya. Dahlan juga berfoto bersama warga sebelum meninggalkan STIT SB, untuk menjalankan shalat tarawih di Kampung Dalam, Pariaman.

Selama pertemuan, Dahlan membuat suasana cair dengan ungkapannya. Hal itu membuat warga tak sungkan berkeluh kesah. Begitu juga dengan Wakil Bupati Padang Pariaman, Damsuar. Kepada Dahlan, dia mengeluh seringnya listrik mati di daerah yang dipimpinnya. “Listrik mati bisa berkali-kali dalam satu hari. Bahkan, matinya sering pas mau berbuka atau sahur,” keluh Damsuar.

Pertanyan Damsuar, sontak membuat terkejut Dahlan. Dia langsung mengkonfirmasi keluhan Damsuar kepada beberapa petinggi PLN. “Memang diakui, di Sumbar listrik sering mati akhir-akhir ini. Saya barusan SMS dengan para pejabat di PT PLN,” sebut Dahlan.

Dikatakan Dahlan, pemadaman bergilir di Sumbar, diberlakukan dikarenakan kurangnya daya listrik. Hal itu dikarenakan rusaknya salah satu pembangkit Listrik di Ombilin berkapasitas 60 megawat. “Itu penyebabnya,” kata Dahlan.

Hotel Diminta Pakai Genset

Menyikapi krisis listrik di Sumbar, Dahlan memiliki beberapa opsi untuk mengatasinya. Salah satunya, dengan mengalihkan arus listrik untuk hotel ke warga sipil. “Dalam kondisi seperti ini, hotel diminta tidak pakai listrik PLN. Pakai genset saja. Jadi, listriknya bisa dialihkan ke warga. Kalau itu jalan, 10 kampung bisa menyala,” tukas Dahlan.

Selain itu, Dahlan juga meminta PLN untuk memasok listrik dari Palembang. “Palembang itu kini kelebihan listrik. Sumbar bisa minta bantuan ke sana. Saya kira, itu bisa membantu,” kata Dahlan.

Opsi lainnya, mendesak PT Semen Padang untuk memakai listrik dari pembangkit sendiri. Selama ini, PT Semen Padang menggunakan listrik PLN, dikarenakan lebih murah dibandingkan memakai listrik dari pembangkit sendiri. (ben)

http://posmetropadang.com/index.php?option=com_content&task=view&id=8594&Itemid=27

***

Resmikan Bedah Lapau se-Sumbar, Refrizal Hadirkan Dahlan Iskan

PADANG, METRO-Program unggulan anggota F-PKS DPR RI, H Refrizal mendapat tempat di hati dua menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan dan Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan). Dua “anak buah” SBY ini bakal hadir meresmikan bedah lapau di Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman.

“Alhamdulillah, kami mengundang dua menteri untuk hadir di Sumbar, menghadiri acara bedah lapau dan berbuka bersama masyarakat. Dari 30 menteri yang merupakan tokoh-tokoh nasional, tidak gampang mendatangkannya,” kata Refrizal, saat berkunjung ke Redaksi POSMETRO, Jalan Raden Saleh No 5 Padang, Senin (22/7)

Dalam kunjungan yang diterima dua Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) Al Imran dan Faisal Budiman serta Swari Arfan (Koordinator Liputan) itu, Refrizal menyebut, biasanya dalam agenda bedah lapau, hanya menghadirkan 50-100 orang. Namun, dalam acara khusus ini, dia meyakini akan dihadiri 400-an undangan di luar kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam kunjungannya, dua menteri ini tidak hadir secara bersamaan. Dahlan Iskan bakal hadir Selasa (23/7), langsung menuju Kota Pariaman. Dahlan dijadwalkan berbuka bersama dengan warga Kota Pariaman di Islamic Center Pariaman. Selanjutnya, mantan Dirut PLN ini akan melaksanakan shalat tarawih di Masjid Kampung Dalam, Padangpariaman.

Sementara, Mendag Gita Wirjawan, akan hadir Kamis (25/7) dengan agenda sama. Bedanya, menteri kharismatik ini akan langsung bertolak ke Basuang, Kampung Dalam, Padangpariaman. Meski di kecamatan yang sama, dijadwalkan Gita berada pada lokasi berbeda saat melakukan buka bersama dan tarawih.

“Kami menyadari, awalnya program ini sangat ringan. Kami mendatangi lapau, memperbaiki atap yang bocor, mengganti kursi yang rusak dan beberapa terpal. Alhamdulillah, sambutan masyarakat luar biasa dan kami terus mengembangkannya,” kata Refrizal yang datang didampingi istrinya, Hj Andam Dewi dan staf M Ridwan.

Saat ini, sebut anggota Komisi VI DPR RI ini, program pribadinya ini terus berkembang dan telah mampir di 109 lapau di Kota Pariaman, Padangpariaman, Agam, Bukittinggi, Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Dia menargetkan, mampu membedah 1.000 lapau, selama mengabdi di DPR RI. Untuk satu lapau, biasanya akan diberikan bantuan perbaikan lapau, dan modal kerja atau usaha Rp1 juta yang tidak perlu dikembalikan.

Dari program yang bersifat temu wicara, dengan mengundang masyarakat itu, Refrizal memahami, begitu banyak lapau-lapau yang tidak tersentuh program pemerintah. Karena itulah, program ini langsung menyentuh masyarakat.

Menurutnya, dengan memberikan modal yang sedikit itu, diharapkan bermanfaat bagi warga, dan berkah untuk umat. Dia berharap, penerima mampu mendayagunakan modal yang ada, agar terus bertambah. Kehadiran masyarakat banyak di lapau, berguna untuk pertanggungjawaban bantuan, dan kontrol, serta ajang promosi agar banyak yang membeli.

Untuk waktu dekat, Refrizal menyebut skala prioritas pascakedatangan dua menteri nantinya adalah melakukan bedah lapau sekitar 40-an di Kota Pariaman. Selanjutnya, beralih ke Kecamatan Limo Koto, yang terdapat 25 korong/jorong di dalamnya. Beberapa nagari atau jorong pecahan, juta akan dirangkul untuk program ini, dengan totalnya mencapai 54 bedah lapau.

“Kami berharap, kehadiran dua menteri ini, terutama Meneg BUMN yang memiliki 141 perusahan dan ratusan anak perusahaan, juga memberikan danpak positif kepada masyarakat, seperti dalam bentuk CSR (corporate social responsibility), atau PKBL (program kemitraan dan bina lingkungan),” kata Refrizal yang turut andil membidani kelahiran PT Semen Indonesia, tempat bernaungnya PT Semen Padang, PT Semen Gresik dan PT Semen Tonasa.

Refrizal meyakini, semua lapau yang telah dibedahnya akan mampu bertransformasi menjadi outlet-outlet penjualan beragam produk nasional atau lokal. Dia mengaku telah berdiskusi dengan para produsen makanan dan suplemen, untuk memanfaatkan lapau-lapau yang telah dibedah sebagai outlet penjualan.

Menutup dialog dengan awak redaksi, Refrizal menyarankan kepada masayarakat Sumbar, bagi yang berminat lapau-nya dibedah, bisa mendaftar ke kantor-kantor PKS terdekat baik DPD (kab/kota) maupun DPC (kecamatan). “Kami melengkapi program ini dengan membuat pelatihan kewirausahaan dan mereka bukan hanya mengerti tentang warung, tapi memiliki wawasan bisnis yang kuat,” kata pria yang bertugas di Komisi VI membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, usaha kecil dan menengah dan BUMN itu. (rvi)

http://posmetropadang.com/index.php?option=com_content&task=view&id=8562&Itemid=27

***

”Niat Saya Terkabulkan Hari Ini”

Ziarah ke Makam Syekh Burhanuddin

Meneg BUMN Dahlan Iskan dan Refrizal di makam Syekh Burhanuddin di Kenagarian Ul

Merasa menjadi orang beruntung, itulah yang dirasakan Menteri Badan Usaha Milik Ne­gara (BUMN), Dahlan Iskan ketika me­­ngunjungi makam Syekh Burhanuddin di Kenagarian Ulakan, Padangpariaman, Se­­lasa (23/7). Betapa tidak. Sebagai pe­­ngikut Tarekat Syattariyah, Dahlan su­­dah lama memendam keinginan bisa ber­­ziarah ke makam ulama besar tarekat itu.

Meski sedang menjalani ibadah puasa, wajahDahlan Iskan terlihat tetap segar. Dia ramah menyapa setiap orang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang­pa­riaman, ketika baru mendarat di bandara terbesar di Ranah Minang itu.

Mengenakan kemeja putih ber­tulisan “Demi Indonesia” dan sepatu kets hitam dengan celana dasar, rombongan langsung naik mobil Toyota Alphard bernomor polisi RI 42 meninggalkan BIM menuju Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin, Kampung Baru, Paria­man guna meresmikan “bedah lapau”. Tak biasanya, rombongan menteri ini tanpa dikawal aparat kepolisian layak­nya seorang pejabat tinggi negara.

Di luar protokoler, Dahlan Iskan berhenti sejenak di Kenagarian Ula­kan, Padangpariman. “Dulu saya per­nah mendengar nama Syekh Burha­nuddin dari ayah. Saya berharap suatu saat nanti bisa berziarah ke makam be­liau. Hari ini, keinginan saya itu ter­kabulkan. Jadi, saya merasa berun­tung se­kali hari ini (kemarin, red),” ujar anak ketiga dari empat bersaudara ter­sebut kepada wartawan, Selasa (23/7).

Suasana sekitar makam tidak begitu ramai. Hanya dipenuhi puluhan pedagang makanan ringan. Ketika tu­run dari mobil, pria kelahiran Mage­tan, 17 Agustus 1951 tersebut, langsung bergegas menuju makam. Senyumnya ramah menyapa setiap pedagang di kiri kanan jalan menuju makam.

Hampir setengah jam, mantan CEO Jawa Pos Group ini bersimpuh di samping makam mendoakan ar­wah ulama besar di Indonesia ter­sebut. Saat itu, Dahlan mengajak para pengi­kut dari murid Syeikh Abdur Rauf bin Ali al-Fansuri dari Aceh di seantaro Nu­santara, bisa mengikuti jejak langkah Syekh Bur­hanuddin dalam menegak­kan panji-panji aga­ma Allah SWT.

Hadir pada kesempatan itu, ang­gota DPR RI Refrizal, COO Riau Pos Group Divisi Regional Padang, Sutan Zaili Asril. Usai berdoa, Dahlan Iskan berdialog dengan masyarakat sekitar makam. Dahlan menuturkan, keingi­nannya berziarah ke makam Syekh Burhanuddin muncul ketika menyi­mak ayah dan kakeknya setiap kali berdoa menyebut nama Syekh Bur­hanuddin. Sejak itulah, nama ulama besar itu melekat di benaknya.

Dia lantas berniat suatu saat nan­ti bi­sa berziarah ke makam Syekh Bur­ha­nuddin. Dia mengakui semua ke­luar­­gannya penganut Tarekat Syattariyah.

Penjaga makam, Samsul, 32, me­ngaku terkejut atas kedatangan Dah­lan Iskan karena tanpa pem­beritahuan.

Selanjutnya, rombongan melan­jutkan perjalanan ke gedung Islamic Centre Pariaman. (zul/rdo)

http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=46018

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: