Laba 30 BUMN Merosot, Dahlan Iskan Cari Solusi

“Ada 30 yang bagus, tapi ada juga 30 BUMN yang kinerjanya kita soroti dan klarifikasi, mengapa kuartal pertama labanya lebih kecil dari tahun lalu, mengapa laporan keuangan semester tahun ini lebih jelek. Dan memang ternyata ada beberapa koreksi,”
Menteri BUMN Dahlan Iskan melewati pintu elektronik ketika meresmikan sistem tiket elektronik Commuter Line di Stasiun Manggarai, Jakarta.

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkapkan bahwa tak semua perusahaan milik negara berkinerja moncer. Menurutnya, saat ini hanya ada 30 BUMN yang prestasinya cukup bagus.

“Ada 30 yang bagus, tapi ada juga 30 BUMN yang kinerjanya kita soroti dan klarifikasi, mengapa kuartal pertama labanya lebih kecil dari tahun lalu, mengapa laporan keuangan semester tahun ini lebih jelek. Dan memang ternyata ada beberapa koreksi,” ucap Dahlan usai mendengar pemaparan hasil laporan kinerja keuangan dan evaluasi 35 BUMN kuartal I tahun 2013 di Jakarta, Senin (22/7) malam.

Hari ini Dahlan mengumpulkan 35 perusahaan pelat merah di Gedung Bank Tabungan Negara (BTN). Di antara BUMN yang menunjukkan kinerja positif adalah Telkom, PT KAI, PT Pos Indonesia.

Namun, masih ada beberapa BUMN yang menunjukkan penurunan kinerja tahun ini. Makannya melalui pertemuan ini, Dahlan berusaha mencari jalan keluar supaya 30 BUMN yang mempunyai laba kecil ini bisa tutup buku dengan baik.

“Saya berkeyakinan apa betul mereka seperti itu. Makanya ini dicarikan jalan keluar terbaik dan kiat-kiatnya, supaya 30 BUMN bisa tutup buku tahun 2013 dengan bagus dibanding tahun lalu,” pungkasnya.(chi/jpnn)

***

Dahlan: 30 BUMN Miliki Rapor Keuangan Merah

Jakarta – Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan setidaknya sebanyak 30 perusahaan milik negara memiliki kinerja keuangan yang buruk sehingga perlu ada penanganan khusus.

“Banyak BUMN yang mampu meningkatkan kinerja keuangan dibanding tahun-tahun sebelumnya, namun yang benar-benar masih memprihatinkan atau rapor merah ada sekitar 30 perusahaan,” kata Dahlan, usai mengumpulkan direksi 35 BUMN berkinerja baik periode semester I 2013, di Gedung Bank BTN, Jakarta, Senin (22/7).

Menurut Dahlan, pertemuan dilakukan tertutup dan rahasia karena membahas masalah kinerja keuangan perusahaan “platmerah” sepanjang semester I 2013 dan proyeksi hingga akhir 2013.

Ia menjelaskan, BUMN yang memiliki kinerja buruk akan dicarikan solusi dalam mengatasinya.

“Kita melakukan identifikasi BUMN mana saja yang kinerjanya memburuk. Selanjutnya akan diklarifikasi mengapa laba menurun, mengapa merugi, dan mengapa tidak bisa memperbaiki performa,” ujar Dahlan.

Untuk itu, diutarakannya, perlu pertemuan lebih lanjut dengan BUMN yang memiliki “rapor merah” untuk memperbaiki pencapaian.

Dengan demikian diharapkan kinerja perusahaan terutama dalam paruh kedua 2013 dapat diperbaiki.

Meski begitu, Dahlan tidak menyebutkan BUMN apa saja yang akan dipanggil terkait dengan kinerja keuangan yang merosot tersebut.

“Kita panggil tidak untuk memberi semacam “punishment” (hukuman) tapi lebih bagaimana mencari solusi yang terbaik bagi perusahaan,” kata Dahlan.

Meski terdapat BUMN yang memiliki kesulitan, namun Dahlan juga bangga terdapat 35 BUMN yang berprestasi baik.

“Saya mengundang mereka (direksi) dari 35 BUMN itu, berdiskusi. Ya…ibarat “tadarusan” kami bertukar pikiran bagaimana perusahaan tersebut bisa terus meningkatkan kinerja sampai dengan akhir tahun 2013,” kata Dahlan.

Ke-35 BUMN yang diundang tersebut meliputi PT Semen Indonesia, PT Telkom, PT Perusahaan Gas Negara (PGN), PT Garuda Indonesia, PT Bank BRI, PT Bank BNI, Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia.

Selanjutnya, PT Kereta Api Indonesia, PT Pos Indonesia, PT Pegadaian, PT Waskita Karya, PT Jamsostek, PT Bank Mandiri, Perum Perumnas.

Menurut Dahlan, prestasi ke 35 perusahaan yang dimaksud luar biasa, namun tetap dibutuhkan upaya dari manajemen untuk meningkatkannya lagi hingga akhir tahun 2013.

“Ini BUMN yang datang, yang menjadi contoh, dapat meningkatkan kondisi keuangan dari sebelumnya negatif menjadi positif. Yang lainnya dapat meningkatkan pertumbuhan yang berlipat,” ujar Dahlan.

Penulis: /ARD

http://www.beritasatu.com/makro/127480-dahlan-30-bumn-miliki-rapor-keuangan-merah.html

***

Dahlan Iskan: 30 Perusahaan BUMN Laporan Keuangannya Jelek

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dari hasil pemaparan hasil laporan kinerja keuangan dan evaluasi 35 BUMN kuartal I tahun 2013 Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan ada 30 BUMN mempunyai laporan keuangan yang buruk.

Dahlan pun bertanya-tanya, apa penyebab dari penurunan laba 30 BUMN tersebut dibandingkan tahun lalu. Setelah mengetahui penyebabnya, Dahlan ingin segera membenahi 30 BUMN tersebut.
“Mengapa laporan keuangan semester tahun ini lebih jelek? Memang ternyata ada beberapa yang harus dikoreksi,” ujar Dahlan Iskan, di BTN Senin(22/7/2013) malam.

Mantan Direktur Utama PLN itu pun masih belum percaya perusahaan-perusahaan BUMN masih banyak yang merugi pada semester awal tahun 2013.

“Saya berkeyakinan apa betul mereka seperti itu? makannya ini dicarikan jalan keluar terbaik dan kiat-kiatnya,” ungkap Dahlan.

Bos grup Jawa Pos itu berharap pada akhir tahun, semua perusahaan BUMN bisa tutup buku dengan baik dan mencapai target yang telah ditetapkan di awal tahun.

“30 BUMN bisa tutup buku tahun 2013 dengan bagus dibanding tahun lalu,” jelas Dahlan.

http://www.tribunnews.com/nasional/2013/07/23/dahlan-iskan-30-perusahaan-bumn-laporan-keuangannya-jelek

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: