Dahlan: Mobil Listrik Gagal, Bisa Menyesal Lagi

“Kita nysesel gak bikin mobil tiga puluh tahun lalu. Mobil listrik, agar maju perlu 15 tahun, kalau nggak dikembangkan akan menyesal lagi,”
Headline
INILAH.COM, Bogor – Pada tahun tujuh puluhan, Indonesia pernah menyesal pertama kali karena tidak memproduksi mobil sendiri. Kali ini jika tidak mau memproduksi mobil listrik, lima belas tahun kemudian akan menyesal dua kali.

Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, nanti justru negara lain yang mengembangkan mobil listrik. Walhasil Indonesia menjadi konsumen terus.

“Kita nysesel gak bikin mobil tiga puluh tahun lalu. Mobil listrik, agar maju perlu 15 tahun, kalau nggak dikembangkan akan menyesal lagi,” ujar Dahlan di Cileungsi Bogor saat meresmikan pabrik baterai lithium milik PT Nipress Tbk, Sabtu (13/7/2013).

Menurut Dahlan, BUMN harus menjadi pelopor mobil listrik. Harapan Dahlan, mobil listrik akan menghindari beban Bahan Bakar Minyak (BBM). Persolan yang sering dihadapi pemerintah tidak pernah lepas dari BBM akibat besarnya subsidi.

Beban subsidi BBM, lanjut Dahlan dirasakan dari era Soekarno, Soeharto, BJ Habibi, Abdurrahman Wahid, Megawati dan SBY. Kalau semua mobil pakai listrik, pemerintah tidak pusing lagi menanggung subsidi BBM. “Mau naikin BBM sudah nggak pusing jika hampir semua kendaraan memakai listrik,” tuturnya.

Kalau kendaraan bermotor menggunakan listrik semua, nantinya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menjadi besar. [hid]

inilah.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: