Dahlan: Merpati dijual, kalau tidak laku akan ditutup

“Dibuka secara resmi dan jika tidak ada yang berminat, suatu saat Merpati harus mengakhiri eksistensinya tapi berbagai usaha sudah kita dilakukan,” 
dahlan-utang-rp-6-t-tak-ada-yang-mau-investasi-di-merpati

Kondisi maskapai penerbangan pelat merah, Merpati Nusantara Airlines (MNA) belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Bahkan, saat ini kondisinya diakui sangat memprihatinkan. Dengan lilitan utang dan tidak kompaknya manajemen, maskapai perintis tersebut harus tetap bertahan.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku, telah secara resmi membuka pintu bagi investor untuk masuk dan membeli saham plus utang yang selama ini menjadi beban Merpati. Jika Merpati tidak laku, Dahlan terpaksa akan melikuidasi Merpati.

“Dibuka secara resmi dan jika tidak ada yang berminat, suatu saat Merpati harus mengakhiri eksistensinya tapi berbagai usaha sudah kita dilakukan,” ucap Dahlan di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7).

Dahlan berjanji akan mencarikan jalan lain terlebih dahulu dan mencoba menghidupkan Merpati. Salah satu cara yang terpikirkan oleh Dahlan adalah menutup bisnis penerbangannya namun tetap menghidupkan fasilitas maintenance facility

“Ada pilihan lain yang terpikirkan, Merpati tidak usah terbang tetapi usaha merpati tetap berjalan maintenance facility, anak usaha berubah menjadi supporting penerbangan untuk menghindarkan likuidasi. Ini masih pikiran,” katanya.

Menurut Dahlan, sejauh ini maintenance milik Merpati tergolong bagus dan telah mendapat kepercayaan dari luar negeri.

“Maintenance bagus, SDM bagus, kepercayaan luar negeri kepada maintenance facility Merpati bagus, Kalau Merpati tidak terbang tapi usaha tetap berjalan. Apalagi usaha non aero tetap berjalan sehingga Merpati berubah sama sekali tidak terikat pada terbang reguler. Tapi sekali lagi ini masih saya pikirkan,” tutupnya.

[noe]

***

Dahlan Siap Jual Merpati

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah akan menjual PTMerpati Nusantara Airlines ke investor strategis untuk menyelamatkan perusahaan penerbangan itu yang saat ini terbebani utang Rp 6 triliun.

“Opsi pelepasan saham dengan mengundang investor strategis dilakukan karena pelaksanaan restrukturisasi Merpati tidak mendapatkan hasil yang memuaskan,” kata Menteri BUMN Dahlan Iskan, sebelum mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR-RI soal Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, di Gedung MPR/DPR, Kamis (11/7/2013).

Menurut Dahlan, penawaran saham Merpati kepada investor menjadi opsi bagi penyelamatan. Keputusannya melalui Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor Menko Perekonomian, Kamis.

Investor yang berminat dipersilakan menyampaikan proposal langsung kepada Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham Merpati.

Ia menjelaskan, selain menyampaikan minat, investor dalam proposal tersebut diminta untuk menyampaikan pokok pemikiran dalam menyelamatkan perusahaan penerbangan “pelat merah” itu.

Sebagaimana diketahui, Kementerian BUMN sudah berkali-kali melakukan restrukturisasi Merpati, mulai dengan opsi penyuntikan dana, pengurangan karyawan, pemindahan kantor pusat, termasuk merestrukturisasi utang kepada kreditor swasta dengan mengonversi utang menjadi saham.

Pada akhir Desember 2011, Merpati memperoleh suntikan dana sebesar Rp 561 miliar dari APBN. Namun, usulan suntikan tambahan sebesar Rp 250 miliar pada tahun 2012 tidak terealisasi hingga saat ini.

Bahkan belakangan Kementerian BUMN telah membentuk Tim Restrukturisasi, tetapi hingga kini tidak mampu mengembangkan perusahaan.

Adapun utang Merpati kepada sejumlah perusahaan meliputi PT Pertamina, PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Selain itu perseroan juga memiliki kewajiban dalam bentuk penerusan pinjaman kepada pemerintah, utang kepada swasta, dan kepada para perusahaan penyewaan pesawat.

Dahlan mengakui kondisi Merpati sudah pada tahap kritis, dengan beban utang yang mencapai sekitar Rp 6 triliun.(ANT/Kompas.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: