Dahlan Akan Wajibkan Semua BUMN Bayar Zakat

“Kami akan koordinasikan secara efektif seluruh perusahaan BUMN agar ikut membayar zakat. Karena selama ini kami menjadi bebas, maka dari itu kami akan menjadi pencerah, setelah ikut berpartisipasi dalam berzakat,” 

Dahlan Akan Wajibkan Semua BUMN Bayar Zakat

Liputan6.com, Jakarta : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku ingin mengkoordinasikan seluruh perusahaan BUMN agar ikut berpartisipasi membayar zakat.

“Kami akan koordinasikan secara efektif seluruh perusahaan BUMN agar ikut membayar zakat. Karena selama ini kami menjadi bebas, maka dari itu kami akan menjadi pencerah, setelah ikut berpartisipasi dalam berzakat,” ujar Dahlan di Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Dia menilai rencana tersebut sangatlah baik. Pengurangan harta BUMN dengan jalan membayar zakat memberikan keuntungan tersebut. Semua kalangan direksi maupun karyawan perusahaan BUMN diharapkan turut andil membayar zakat.

Materi sosialisasi zakat profesi berupa payroll sistem. Melalui sistem ini para pegawai BUMN dari berbagai jenjang dapat membayarkan zakatnya secara rutin dan mudah langsung memotong gaji mereka.

“Dengan cara itu pembayaran zakat sangatlah mudah, karyawan tinggal bisa membayar zakat dengan dipotong langsung gajinya,” kata Dahlan.

Namun Dahlan mengaku belum mengetahui porsi dananya, karena masih akan ada tahap penghitungan mengenai dana perolehan zakat tersebut.

Dia menegaskan dalam waktu dekat akan merangkul semua perusahaan BUMN, sehingga banyak perusahaan BUMN yang turut andil langsung dalam membayar zakat.

“Untuk porsi kami belum hitung, karena masih dalam tahap merangkul semua perusahaan BUMN. Tapi, semua perusahaan BUMN wajib ikut dalam rencana ini,” tegasnya. (Dis/Nur)

liputan6.com

***

Bos dan Pejabat BUMN Keroyokan Berzakat di Baznas

Liputan6.com, Jakarta : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tergerak hati untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk berzakat di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Tahun ini, dia menyumbang zakat Rp 100 juta.

“Bismillah saya akan berzakat Rp 100 juta melalui Baznas,” tutur dia saat disodorkan katalog program Baznas di Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Sikap orang nomor satu di Kementerian BUMN itu diikuti BUMN lain yang beramai-ramai berzakat via lembaga yang didirikan berlandaskan payung hukum Keputusan Presiden (Keppres) itu, diantaranya PT ASKES (Persero), PT Jasa Marga Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank BNI Tbk, dan lainnya.

“Kami dari ASKES yang ingin berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) komitmen menyumbang untuk program meubelair dan furniture sebesar Rp 40 juta atau 10% dari total kebutuhan Rp 400 juta,” kata perwakilan dari ASKES.

Disusul komitmen berzakat dari Bank Mandiri, Bank BNI dan Jasa Marga yang tak ingin menyebut besaran nilai zakat. “Saya juga atas nama pribadi ingin berzakat Rp 10 juta,” tambah salah satu peserta. (Fik/Nur)

liputan6.com

***

Dahlan Kumpulkan Direktur BUMN Soal Penyaluran Zakat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akan mengumpulkan seluruh Direktur BUMN untuk membicarakan potensi penyerapan dan penyaluran zakat lewat Badan Amil Zakat Nasional.

“Saya hari ini tergerak karena belum ada komunikasi intensif dengan Baznas. Ternyaya Baznas ada dalam UU. Saya akan mengkoordinasikan lembaga Baznas di BUMN supaya lebih efektif,” ujar Dahlan saat buka bersama dengan Baznas di Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Dahlan mengaku baru tahu, sejumlah BUMN ada yang langsung mengkoordinir zakat pegawainya lewat pemotongan gaji dan ada yang tidak. Namun ada juga semisal BNI Syariah menyerahkan zakatnya ke Baznas.

Setelah mendapat pencerahan langsung soal zakat dari Ketua Umum Baznas, Didin Hafidhuddin, Dahlan mengaku lembaga ini potensial mengentaskan dan mensejahterakan angka kemiskinan per regional.

Kendati begitu, Dahlan belum dapat memastikan berapa potensi zakat yang dikumpulkan seluruh BUMN untuk kemudian disalurkan kepada orang yang berhak menerimanya atau mustahiq. Ia memastikan baru akan mengetahui itu setelah koordinasi dengan seluruh BUMN.

Dalam kesempatan buka tadi, Didin berharap dapat mendorong BUMN yang dimotori Dahlan berpartisipasi dalam perhimpunan zakat, infak, sodakah, maupun peningkatan jumlah alokasi dana CSR lewat Baznas.

“Melalui acara ini kami optimis akan terjalin komitmen dari BUMN melalui para dirutnya untuk dapat menghimpun dana zakat, infak dan sedekah maupun dana CSR,” ujar Didin kepada wartawan di acara buka bersama Dahlan.

Dalam acara tersebut, Baznas menyampaikan materi sosialisasi zakat profesi dengan payroll system. Melalui sistem ini para pegawai BUMN dari berbagai jenjang dapat membayarkan zakatnya secara rutin dan mudah dengan langsung memotong gaji.

“Karyawan tinggal mengisi form kesediaan membayar zakat melalui potong gaji langsung. Nanti bagian SDM dan keuangan masing-masing BUMN yang akan mengurusnya ke Baznas,” terang Didin.

Mereka yang membayar zakat dengan sistem ini akan mendapatkan kartu NPWZ (Nomor Pokok Wajib Zakat), BSZ (Bukti Setor Zakat) dan laporan donasi atas zakat yang ditunaikan. Kartu NPWZ ini merupakan kartu identitas bagi penyalur zakat atau Muzakki.

http://www.tribunnews.com/2013/07/12/dahlan-kumpulkan-direktur-bumn-soal-penyaluran-zakat

***

Menteri BUMN Baru Paham Baznas Lembaga Pemerintah

Jakarta, GATRAnews – Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengaku baru mengetahui bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) lembaga pemungut zakat yang dibentuk pemerintah berdasarkan Undang-undang dan Keputusan Presiden. “Saya baru paham soal Baznas. Saya juga tidak terlalu paham soal zakat, sehingga ketika membayar zakat, semau saya, melalui amil zakat, rumah zakat terserah saya,” kata Dahlan, saat berbuka puasa bersama Baznas dan sejumlah pejabat BUMN di Jakarta, Jumat (12/7).

Menurutnya, ketidakpahamannya soal zakat bahkan seringkali membayar zakat sekaligus. Ia menyatakan terima kasih kepada panitia Baznas yang telah mengundangnya untuk mengikuti acara buka buasa bersama dan sosialisasi zakat tersebut.

“Terus terang saya baru mengetahui apa itu Baznas setelah ikut acara ini, dan berdiskusi dengan Ketua Umum Baznas Didin Hafidhudin,” ujar Dahlan, sebagaimana dilaporkan Antara.

Sebelum waktu berbuka tiba, panitia Baznas menyampaikan materi sosialisasi zakat, seperti zakat profesi, payroll system, dan cara mudah membayar zakat secara rutin dengan langsung memotong gaji.

Termasuk sosialisasi pembayaran zakat setiap karyawan dengan sistem potong gaji dengan mendapatkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ), Bukti Setor Zakat (BSZ), dan laporan donasi atas zakat yang ditunaikan.

Kartu NPWZ ini merupakan kartu identitas bagi penyalur zakat yang telah mengurangi besaran pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak karena tinggal melampirkannya di SPT.

Menanggapi peran Baznas tersebut, Dahlan mengaku senang karena selama ini hanya mengenal lembaga zakat swasta, bahkan dirinya sempat menjadi bintang iklannya.

“Saya jadi tidak enak. Saya kalau berpikir itu swasta kurang perhatian dengan hal yang berbau pemerintah. Jadinya zakat saya salurkan ke lembaga swasta. Saya minta maaf,” katanya, yang langsung diikuti tepuk tangan para hadirin.

Pada kesempatan itu, mantan Dirut PLN ini langsung tergerak hatinya untuk menyampaikan zakatnya. “Bismillah, saya akan berzakat Rp 100 juta melalui Baznas,” ujarnya.

Tidak cukup di situ, Dahlan juga berjanji bahwa perusahaan milik negara yang berada di bawah pembinaan Kementerian BUMN segera diarahkan untuk menyalurkan zakat karyawan melalui Baznas.

“Segera dalam waktu dekat saya akan undang BUMN untuk mendapat pencerahan dari Baznas,” ujar Dahlan. (TMA)

gatra.com

Iklan

One Comment to “Dahlan Akan Wajibkan Semua BUMN Bayar Zakat”

  1. mohon ijin giwana cara dan syarat warga mendapatkan zakat dan mal dari baznas,terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: