Malu dengan Garuda dan KAI, Jasa Marga segera benahi jalan tol

“Garuda sudah jadi penerbangan kelas internasional, KAI juga sudah luar biasa sekarang. Jasa Marga mana, kemacetan masih terasa di jalan tol,” 

malu-dengan-garuda-dan-kai-jasa-marga-segera-benahi-jalan-tol

Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman mengaku berterima kasih kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, karena memberi usulan menggelar sayembara pada publik. Berkat lomba berhadiah total Rp 100 juta itu, kini pihaknya memiliki skema untuk mengurangi kemacetan di tiga titik utama yaitu Cawang, Kuningan, dan Tomang.

Adityawarman mengaku, sebelum ada usulan dari Dahlan, pihaknya malu melihat moncernya kinerja BUMN lain seperti Garuda Indonesia dan PT Kereta Api Indonesia. “Garuda sudah jadi penerbangan kelas internasional, KAI juga sudah luar biasa sekarang. Jasa Marga mana, kemacetan masih terasa di jalan tol,” ujarnya dalam acara pemberian hadiah pada peserta sayembara di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (4/7).

Menurut perusahaan pelat merah pengelola jalan tol itu, masalah utama kemacetan di jalan bebas hambatan, tetap karena volume kendaraan di Ibu Kota. Rasio kendaraan di jalan tol dalam kota melebihi ambang batas normal yakni 0,8 per jalur.

“Ibaratnya kalau satu jalur supaya enak dilewati 1.600 mobil per jalur, kenyataan di Jakarta, kapasitas 2.000, dilewati 3.000, jadi kita diminta berinovasi gimana 3.000 kendaraan tetap lewat tapi macetnya diatasi,” bebernya.

Pihaknya kini merancang beberapa rekayasa untuk mengatasi kemacetan di pintu keluar Cawang, Kuningan dan Tomang. Beberapa idenya antara lain mengubah konstruksi jalan layang di Tomang dan Slipi sehingga dapat ditambah 1 lajur.

Untuk Cawang, dapat dilakukan revisi marka, dari awalnya 3,5 meter menjadi 3 meter saja. Dengan begitu, lajur bisa bertambah 1 dari arah Jagorawi. Sementara untuk Kuningan, selain rekayasa lajur, solusi utama tetap pada realisasi pembangunan underpass Rasuna Said ke Mampang.

Aditya yakin langkah-langkah pihaknya bisa mengurai kemacetan dengan biaya relatif terjangkau. Hanya saja, perlu perizinan pada Kementerian Pekerjaan Umum yang mengelola sistem jaringan jalan raya dan tol.

“Tidak mahal sekitar Rp 400 miliar, hanya kami minta sedikit bantuan ke pak Dahlan, karena ini sistem pengembangannya di KemenPU supaya ini ditindaklanjuti,” tuturnya.

Ditodong seperti itu, Dahlan menyatakan siap mendukung apapun langkah Jasa Marga. Sebab, tanpa tindak lanjut konkret, maka kemacetan di Jakarta bakal semakin menjadi-jadi.

“Perizinan ajukan saja, kalau tidak diputuskan hari ini, 2 tahun lagi seperti apa, 3 tahun lagi seperti apa. Tidak boleh usulan ini hanya dibicarakan, harus ada keputusan. Sekarang saja sudah seperti ini, kalau tidak ada yang memutuskan,” kata Dahlan.

[bmo]

http://www.merdeka.com/uang/malu-dengan-garuda-dan-kai-jasa-marga-segera-benahi-jalan-tol.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: