Di Vietnam, Dahlan Iskan Ganti Nama Jadi Danh Lam Canh

“Nama saya Danh Lam Canh,” 

Dahlan Iskan - Semen Vietnam

Liputan6.com, Jakarta : Imbauan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar para direktur utama perusahaan pemerintah agar memiliki nama lokal Vietnam bukan hanya isapan jempol belaka. Dahlan Iskan mengaku dirinya sudah memiliki nama lokal dari negara yang tengah mengalami pertumbuhan ekonomi signifikan tersebut. 

“Nama saya Danh Lam Canh,” kata Dahlan Iskan usai pertemuan bisnis dengan Presiden Vietnam di Kempinski Hotel Indonesia, Jakarta, Jum’at (28/6/2013).

Menurut Dahlan keputusannya untuk memiliki nama Vietnam dilakukan karena masyarakat dari negara tersebut kesulitan melafalkan nama Indonesia.

“itu sulit sekali, termasuk saya juga punya nama Vietnam,” jelas dia.

Selain Dahlan, direksi BUMN yang sudah mempunyai nama Vietnam adalah Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk, Dwi Sutjipto. Bos dari holding perusahaan semen pelat merah ini diketahui mempunyai nama Vietnam, Vu Van Quy.

Nama tersebut, ujar Dahlan, diperoleh setelah dirinya meminta mitra dari Semen Indonesia untuk memberikan nama Vietnam untuk Dwi Sutjipto.

“Ternyata diberikan nama yang marganya sama dengan partnernya itu. Berarti mereka berharap bisa seperti saudara,” kata dia.

Pemberian nama lokal bagi Dwi Sutjipto mendapat penghargaan langsung dari presiden Vietnam. Menurut sang Presiden, nama lokal Dwi Sutjipto sangat bagus. (Yas/Shd)

http://bisnis.liputan6.com/read/625321/di-vietnam-dahlan-iskan-ganti-nama-jadi-danh-lam-canh

***

Ekspansi ke Vietnam, Dahlan Minta Dirut BUMN Ganti Nama

Ekspansi ke Vietnam, Dahlan Minta Dirut BUMN Ganti Nama
Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menginginkan semua direktur utama (BUMN) perusahaan pemerintah yang hendak mengembangkan bisnisnya ke Vietnam untuk memiliki nama lokal negara tersebut.

Hal ini diungkapkan Dahlan saat ditemui wartawan usai menggelar pertemuan bisnis dengan Presiden Vietnam di Hotel Kempinski Indonesia, Jakarta, Jumat (28/6/2013).

“Saya anjurkan seluruh direktur utama perusahaan BUMN yang mau ke Vietnam itu harus punya nama sana,”ungkapnya.

Keinginan Dahlan tersebut dimaksudkan untuk lebih menghargai Vietnam sebagai rekan bisnis yang baik. Disamping itu, nama lokal dianggap akan lebih memudahkan warga Vietnam untuk berkomunikasi.

Seperti diketahui, Dahlan Iskan memang tengah mendorong BUMN untuk gencar mengembangkan bisnisnya ke luar negeri. Sebelum Vietnam, BUMN diminta untuk mulai mengeksplorasi peluang bisnis di kawasan Myanmar. Tercatat sebanyak 15 BUMN akan melakukan ekspansi ke Myanmar.

Ke-15 BUMN tersebut yakni PT PLN (Persero), PT Timah Tbk, Garuda Maintenance Facilitation (GMF), PT Bukit Asam Tbk. Di bisnis pangan, Kementerian BUMN telah menunjuk Perum Bulog yang diimbau untuk melakukan impor produk pangan khusus yang tidak diproduksi di Indonesia.

Selain perusahaan-perusahaan tadi, BUMN juga telah mengirimkan sejumlah perusahaan pemerintah yang bergerak di bidang konstruksi yaitu BUMN Karya, Telkom, Pupuk Indonesia, dan Semen Indonesia untuk ekspansi ke Myanmar. Sementara di bidang keuangan, Dahlan menunjuk PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).(Yas/Shd)

http://bisnis.liputan6.com/read/625281/ekspansi-ke-vietnam-dahlan-minta-dirut-bumn-ganti-nama

One Comment to “Di Vietnam, Dahlan Iskan Ganti Nama Jadi Danh Lam Canh”

  1. kalau saya sih mending pake nama Indonesia, mau dimanapun.. paling ganti panggilannya aja… kalau Dahlan, ya panggil aja Dah atau Lan gitu.. gak perlu sampai punya nama lagi… hehehe cuma opini sih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: