Dahlan Iskan Bertanding Sadap Karet Dengan Bupati

“Saya baru melakukan ini pertama kali dalam hidup saya, meski sering lihat kebun karet, tapi belum pernah tahu caranya menyadap karet,” 

Dahlan Iskan - Sadap karet

SOLO – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan hari ini, sudah memulai aktivitasnya sebelum matahari muncul. Ya pagi tadi (28/6), saat orang masih sepi dan belum ada aktifitas yang berarti, Dahlan mengunjungi PTP IX, tepatnya di perkebunan karet Jamus, yang terletak di Kabupaten Karang Anyar Jawa Tengah, Kaki lereng Gunung lawu.

Dahlan datang semalam dan menginap di mess pegawai membaur bersama karyawan perkebunan. Selesai solat subuh, Dahlan ditemani dengan Direktur Utama PTP IX Adi Prasongko beserta bebebrapa jajaran pimpinan langsung menuju kebun karet yang tidak jauh dari mess perkebunan itu.

Di luar dugaan, ternyata di areal kebun karet perkebunan Jamus, Dahlan disambut ribuan karyawan perkebunan dan berebut ingin bersalaman.

“Di sana Pak Dahlan menerima penjelasan dari seorang mandor bagaimana cara menyadap karet,” ujar Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi yang ikut mendampingi Dahlan di Karang Anyar, Solo, Jawa Tengah, Jumat (28/6).

Dari situ, kata Faisal, Dahlan tertarik, bahkan mengajak lomba bertanding dengan Bupati Karang Anyar Rina yang turut hadir menyaksikan, untuk sama-sama menyadap karet, dengan penilaian dari juri para mandor.

“Saya baru melakukan ini pertama kali dalam hidup saya, meski sering lihat kebun karet, tapi belum pernah tahu caranya menyadap karet,” papar Faisal meniru apa yang dikatakan Dahlan.

Setelah berselang 10 menit menyadap, hasil penilaian mandor mengatakan bahwa sadapan bekas dirut PLN itu dinyatakan kalah dan pemenangnya adalah Bupati Rina.

“Kata mereka (mandor-red), hasil sadapan Pak Dahlan banyak melukai pohon dan tidak teratur,” terang Faisal.

Aksi Dahlan itu sontak mengundang tawa ribuan para penyadap diiringi riuh tepuk tangan. Dalam sambutannya, Bupati Rina sebagai pemenang menyampaikan bahwa sebenarnya tidak ada yang kalah atau menang.

“Tapi semangat motivasi dan keteladanan seorang Menteri seperti Pak Dahlan inilah yang diperlukan rakyat, yang mau melihat langsung, apalagi turun langsung di pagi buta begini, sepanjang sejarah baru sekali ini terjadi dalam pemerintahan yang saya alami,” pungkas Bupati Rina. (chi/jpnn)

http://www.jpnn.com/read/2013/06/28/179153/Dahlan-Iskan-Bertanding-Sadap-Karet-Dengan-Bupati-

***

Kisah Dahlan yang Kalah Adu Sadap Karet dari Bupati Karang Anyar

Kisah Dahlan yang Kalah Adu Sadap Karet dari Bupati Karang Anyar
Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta : Pagi tadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengunjungi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX, tepatnya perkebunan karet Jamus, Kabupaten Karang Anyar, Jawa Tengah, di kaki lereng Gunung Lawu.

Seperti dikutip dari Keterangan tertulis, Kementerian BUMN, Jumat (28/6/2013), Dahlan datang semalam dan menginap di mes pegawai membaur bersama karyawan perkebunan. Selesai solat subuh Dahlan dengan ditemani Direktur Utama PTPN IX Adi Prasongko, beserta beberapa jajaran pimpinan langsung menuju kebun karet yang tidak jauh dari mes perkebunan tersebunan.

Di luar dugaan Dahlan ternyata di areal kebun karet perkebunan Jamus tersebut telah menunggu ribuan karyawan perkebunan yang menyambut dengan antusias, dan berebut bersalaman, lalu Dahlan pun menerima penjelasan dari seorang mandor bagaimana cara menyadap karet,

Dahlan pun tertarik, bahkan Bupati Karang Anyar Rina Iriani, yang turut hadir menyaksikan, untuk bertanding menyadap karet, dengan juri para mandor.

Akhirnya mulailah Dahlan dan Rina berlomba menyadap karet. Dahlan mengaku dirinya baru pertama kali menyadap karet, meski sering lihat kebun karet. Jadi dia benar-benar tidak tahu cara menyadap karet.

Setelah berselang 10 menit menyadap, hasil penilaian Mandor mengatakan sadapan Dahlan dinyatakan kalah dan pemenangnya adalah Rina, karena hasil sadapan Dahlan banyak melukai pohon dan tidak teratur. Hal itu sontak disambut tepuk tangan dan ketawa ribuan para penyadap yang hadir pada pagi buta itu.

“Sebenarnya tidak ada kalah menang tapi semangat motivasi dan keteladanan seorang Menteri seperti Pak Dahlan inilah yang diperlukan rakyat, yang mau melihat langsung, apalagi turun langsung di pagi buta begini, sepanjang sejarah baru sekali ini terjadi dalam pemerintahan yang saya alami,” ujar dia. (Ndw)

http://bisnis.liputan6.com/read/624807/kisah-dahlan-yang-kalah-adu-sadap-karet-dari-bupati-karang-anyar

***

Dahlan Iskan Ikut Lomba Sadap Karet, Menang Tidak?

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri BUMN Dahlan Iskan melakukan penyadapan karet di Perkebunan Karet Jamus milik PTPN IX yang terletak di Kabupaten Karang Anyar Jawa Tengah. “Tepat di lereng Gunung Lawu, Dahlan beradu sadap karet dengan Bupati Karanganyar Rina Iriani, sekitar pukul 04.30 WIB,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kementerian BUMN Faisal Halimi.

Menurut Faisal, Dahlan tiba di Karanganyar pada hari Kamis (27/6) malam dan menginap di Mess Pegawai PTPN IX berbaur dengan karyawan perkebunan. Usai salat Subuh, Dahlan didampingi Direktur Utama PTPN IX Adi Prasongko beserta beberapa jajaran pimpinan langsung menuju kebun karet yang tidak jauh dari mess perkebunan tersebut.

Namun, di luar dugaan Dahlan, di tengah udara dingin sepagi itu dirinya sudah ditunggu oleh ribuan karyawan perkebunan yang menyambut dengan antusias dan berebut bersalaman. Tidak ingin berlama-lama, mantan Dirut PT PLN ini pun langsung mendengarkan penjelasan seorang mandor kebun bagaimana cara menyadap karet. Dahlan pun tertarik, bahkan mengajak lomba bertanding menyadap karet dengan Bupati Karanganyar Rina Iriani yang juga hadir bersama ribuan karyawan PTPN IX tersebut dengan juri para mandor kebun.

Pritttt… perlombaan sadap karet dimulai. Selang 10 menit penyadapan dihentikan. Hasil penilaian mandor menyatakan bahwa perlombaan dimenangi Bupati Rina. Hasil penyadapan Dahlan dinilai kalah karena tidak teratur dan banyak melukai batang pohon. Pengumuman alasan kekalahan Dahlan mengundang tawa ribuan para penyadap yang ikut serta pada pagi buta tersebut.

Pada kesempatan itu, Dahlan mengatakan, meski sering melihat kebun karet, pekerjaan menyadap baru pertama kali dilakukanya selama hidup sehingga sama sekali tidak mengerti cara yang benar menyadap karet. Namun, dia mengaku senang bisa berkumpul dengan para buruh penyadap karet sekaligus memberikan semangat dalam melakukan aktivitas.

http://www.republika.co.id

***

Kunjungi PTPN IX, Dahlan ajak lomba bupati sadap karet

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan pagi ini mengunjungi PTPN IX, tepatnya perkebunan karet Jamus yang terletak di Kabupaten Karang Anyar, Jawa Tengah, di kaki lereng Gunung Lawu. Dahlan telah datang semalam dan menginap di mess pegawai.

Kabag Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi mengatakan, seusai shalat subuh, Dahlan ditemani Direktur Utama PTPN IX Adi Prasongko beserta jajaran pimpinan langsung menuju kebun karet yang tidak jauh dari mess perkebunan.

“Di luar dugaan Pak Dahlan, ternyata di areal kebun karet perkebunan Jamus tersebut telah menunggu ribuan karyawan perkebunan yang menyambut dengan antusias, dan berebut bersalaman,” ucap Faisal Halimi dalam keterangannya kepada merdeka.com di Jakarta, Jumat (28/6).

Dalam kunjungan kali ini, Dahlan menerima penjelasan dari seorang mandor bagaimana cara menyadap karet. Dahlan merasa tertarik dan mengajak berlomba Bupati Karang Anyar, Rina dalam menyadap karet.

Sadap karet ialah proses mengikis batang pohon karet untuk mendapatkan getahnya. “Mengajak lomba bertanding dengan Bupati Karang Anyar Rina untuk sama-sama menyadap karet, dengan juri para mandor. Akhirnya mulailah Dahlan dan Bupati Rina berlomba menyadap karet, yang dalam keterangannya Dahlan katakan bahwa dia melakukan ini adalah yang pertama dalam hidupnya,” katanya.

Setelah berselang 10 menit menyadap, hasil penilaian mandor mengatakan Dahlan kalah dalam pertandingan ini. Sadapan karet Dahlan banyak melukai pohon dan tidak teratur.

Bupati Rina menyampaikan bahwa sebenarnya tidak ada kalah menang tapi semangat motivasi dan keteladanan seorang menteri seperti Pak Dahlan inilah yang diperlukan rakyat.

“Menteri yang mau melihat langsung, apalagi turun langsung di pagi buta begini, sepanjang sejarah baru sekali ini terjadi dalam pemerintahan yang saya alami,” tutupnya.

[bmo]

http://www.merdeka.com/uang/kunjungi-ptpn-ix-dahlan-ajak-lomba-bupati-sadap-karet.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: