E-Commerce PT POS, bentuk Rumah Kliring

“Pembentukan rumah kliring merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kepercayaan itu,”

Dahlan iskan - Pos ECommerce

Menteri Badan Usaha Milik Negeri (BUMN), Dahlan Iskan memberikan pidato saat acara Penandatanganan Kerjasama PT Pos Indonesia dengan Bank Mandiri, PDAM dan PT Kereta APi Indonesia (KAI) di Kantor Pos, Gladak, Solo, Senin (24/6/2013). Dahlan Iskan menunjuk PT Pos INdonesia untuk membangun aktivitas perdagangan melalui jalur elektronik atau disebut dengan e-commerce.

http://www.sragenpos.com/2013/e-commerce-pt-pos-419206

***

Dahlan Iskan Minta BUMN Bentuk Rumah Kliring

Metrotvnews.com, Surakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta kalangan BUMN membentuk rumah kliring. Ia menginginkan di masa mendatang BUMN mengembangkan sistem perdagangan elektronik (e-commerce).

Permintaan itu disampaikan Dahlan pada acara Grand Launching Layanan Penjualan Tiket Kereta dan Transaksi Pembayaran Air Minum PDAM Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Melalui Sistem Online Payment Point di Kantor Pos Besar, Kota Surakarta, Senin (24/6).

Dahlan memproyeksikan cepat atau lambat sistem perdagangan elektronk akan tumbuh di Indonesia. Oleh karena itu, BUMN yang baik harus cepat tanggap dan menyesuaikan diri dengan perkembangan itu supaya tidak ketinggalan kereta.

“Di luar negeri e-commerce sudah sangat banyak. Di Amerika membeli apapun bisa dilakukan dari komputer,” katanya.

Tapi di Indonesia, kata Dahlan, sistem perdagangan elektronik belum bisa berjalan baik. Penyebab utamanya karena masyarakat belum percaya pada sistem tersebut. Pembentukan rumah kliring merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kepercayaan itu.

Di Indonesia BUMN pertama yang menerapkan sistem perdagangan elektronik adalah PT Pos Indonesia. Dahlan menilai terobosan itu sangat tepat, karena di masa depan yang harus dikembangkan oleh Pos Indonesia adalah bisnis berbasis kepercayaan.

Dahlan memuji terobosan yang dilakukan Direktur Utama PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana. Ia dinilai bukan hanya sebatas melakukan transformasi bisnis, melainkan sebuah revolusi.

Dahlan yakin usaha tersebut akan berjalan dengan baik, sebab Pos Indonesia telah memiliki sarana memadai. Selain kepercayaan dari masyarakat, dia telah mempunyai jalur distribusi yang luas. “Jadi, e-commerce jalan, jasa pengiriman juga jalan. Ini penemuan terbaru pondasi BUMN tahun ini,” tegasnya. (Ferdinand)

http://www.metrotvnews.com

***

Menteri BUMN Tunjuk PT Pos Jadi Kliring House

SOLO – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan menunjuk PT Pos Indonesia sebagai Lembaga Kliring House yang akan melayani Electronic Commerce (E-Commerce) atau perdagangan melalui sistem elektronik, khususnya penjualan on line. Hal tersebut disampaikan Dahlan saat memberi sambutan dalam acara Penandatanganan Kerja Sama Pos Indonesia dengan Bank Mandiri dan PDAM Jawa Tengah (Jateng) dan DIY di Kantor Pos Besar Solo, Senin (24/6/2013).

“Saya sudah memilih salah satu BUMN untuk menjadi lembaga kliring house, sehingga di Indonesia bisa seperti negara-negara maju, dimana masyarakatnya sudah terbiasa dengan E-Commerce. Dan karena PT Pos sudah menemukan pondasi kekuatan bisnis, yakni kepercayaan, maka saya percayakan ke PT Pos untuk menjalankannya,” ujar Dahlan.

Ia mengatakan, saat ini di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, masyarakat sudah terbiasa berbelanja barang melalui layanan E-Commerce. Namun, di Indonesia hal tersebut belum berjalan. Selain dikarenakan belum adanya lembaga kliring house, masyarakat juga belum mempercayai sistem E-Commerce untuk berbelanja.

“Di Amerika, orang membeli online cukup memasukkan jenis kartu kredit dan nomornya. Namun di Indonesia belum bisa berjalan. Sebab, di satu sisi penjual tidak yakin apakah nomor kartu kredit yang dimasukkan benar-benar aktif atau tidak, di sisi pembeli mereka khawatir apakah benar barang yang dipesan benar-benar diantar. Karena itu dibutuhkan lembaga yang sudah dipercaya masyarakat untuk menjadi kliring house. Dan PT Pos saya tunjuk untuk membidaninya,” tandasnya.

Alasan penunjukan PT Pos sendiri, lanjut Dahlan, selain dikarenakan unsur trust atau kepercayaan masyarakat yang sudah dimiliki, dari sisi jaringan Kantor Pos memiliki jaringan yang cukup luas untuk pengiriman barang. Selain itu, Kantor Pos selama ini juga melayani jasa keuangan.

“Dari bisnis E-Commerce ini PT Pos tidak perlu mengambil profit. Sebab, dengan berjalannya E-Commerce, maka semakin banyak barang yang akan dipaketkan melalui pos semakin banyak. Ini bisa dibilang penemuan bahkan inovasi terbesar di tubuh BUMN tahun ini,” pungkasnya.

Wijayanti Putri|@wijayantipoetri

http://www.soloblitz.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: