Santri, Guru PAUD dan Warga Subang Dimotivasi

“Guru PAUD itu merupakan guru yang luar biasa, sebab mereka mengajarkan pendidikan sejak dini kepada generasi penerus. Dalam APBN anggaran pendidikan itu 20 persen sesuai amanat UU. Jadi jika anggaran itu APBN itu terus meningkat maka diharapkan pemerintah menyiapkan anggaran untuk guru-guru PAUD,” 

SUBANG-Kunjungan Menteri BUMN RI, Dahlan Iskan ke Kabupaten Subang disambut meriah ribuan warga. Kegembiraan tampak ditunjukkan oleh warga Subang yang dikunjungi oleh mantan CEO PT PLN tersebut, Minggu (16/6).

Kunjungan pertama ke Pondok Pesantren At Tawazun di Kecamatan Kalijati. Rombongan Dahlan Iskan tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB dan langsung disambut dengan penampilan marawis para santri didepan gerbang pondok pesantren At Tawazun. Kedatangannya ke pondok pesantren At Tawazun untuk memotivasi para santri.

“Saya adalah satu-satunya menteri lulusan Madrasah Aliyah, jadi para santri yang ingin jadi menteri harus belajar yang baik biar pintar,” ujar Dahlan dihadapan ribuan santri yang berasal dari 10 pondok pesantren di se-Kabupaten Subang.

Sebelumnya, para santri juga menunjukkan kebolehannya dalam memainkan alat musik marawis dan lagu yang dibawakan adalah Dahlan Iskan Style yang dipadukan dengan tari-tarian. Penampilan tersebut membuat kagum Abah (panggilan akrab Dahlan Iskan). Bahkan kekaguman Abah ditunjukkan dengan meminta para santri tersebut datang ke Jakarta untuk melakukan rekaman.

“Penampilan marawis-nya hebat sekali. Saya kagum sekali menyaksikannya. Tapi kenapa tidak di videokan saja menjadi VCD? Kalau begitu nanti saya akan siapkan bus untuk berangkat ke Jakarta, agar ikut shotting video,” kata Dahlan dan meminta pelatih marawis untuk menambah jumlah personil penari marawisnya dan terus latihan.

Dahlan juga menjelaskan kedatangannya ke Subang untuk melakukan penanaman pohon di PT Perkebunan Nasional (PTPN) VIII. “PTPN VIII harus merubah pola tanamnya yang selama ini terkesan memaksakan untuk menanam teh,” jelasnya.

Menurut Dahlan, untuk menanam teh itu harusnya berada diatas ketinggian 500 meter. Sementara saat ini kondisinya penanaman the itu dilakukan dibawah 400 meter. Oleh sebab itu kedepan PTPN akan menanam buah agar Indonesia tidak melakukan impor buah lagi dari luar negeri. “Negara kita ini subur, jadi kalau kita bisa menanam buah buat apa kita impor, kalau perlu kita yang mengekspor buah ke luar negeri,” tandasnya.

Menteri BUMN asal Magetan tersebut juga sempat meminta doa dari pengasuh dan santri pontren At Tawazun. “Saya juga pernah belajar di pondok pesantren dan saya mohon doanya agar menjadi menteri yang baik, sebab saya tidak mau membuat malu pondok pesantren,” katanya.

Sebelum berangkat ke lokasi senam di Desa Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy, Dirut PTPN VIII, Dadi Suhardi memberikan bantuan kepada pondok pesantren At Tawazun berupa cat dan lainnya. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan.

Di lokasi senam, Abah langsung disambut oleh ribuan orang warga Subang yang sudah berada di lokasi senam untuk mengikuti senam sehat Dahlan Iskan Style Demi Indonesia, yang telah disiapkan oleh Pasundan Ekspres dan PTPN VIII. Kegiatan senam yang diikuti oleh sekitar 10.000 warga Subang dan keluarga pegawai PTPN VIII tersebut berlangsung meriah. Bahkan Abah sempat meminta tambahan 3 lagu dalam senam tersebut “Tambah 3 lagu lagi ya! Dengan pendinginan juga,” katanya kepada instruktur senam.
Sebelum turun dari panggung sebab hampir satu jam Dahlan bersama warga Subang melakukan senam, Dahlan sempat berfoto dengan salah satu penggemarnya.

Sontak warga Subang yang berada di lokasi senampun ikut meminta berfoto dengan pemilik media massa Jawa Pos tersebut. Karena banyaknya warga yang ingin berfoto, desak-desakan pun sempat terjadi. Tapi karena jadwal Dahlan yang padat, akhirnya Ia memohon diri untuk berangkat ke lokasi penanaman pohon di PTPN VIII.

Usai melakukan senam, Dahlan langsung menuju komplek perkebunan PTPN VIII Jalupang untuk melakukan penanaman pohon. Sebelum melakukan penanaman pohon, secara spontan Dahlan sempat meminta wanita hamil untuk menemaninya menanam pohon. “Ada wanita hamil tidak disini, kalau ada tolong bawa kesini untuk menemani saya menanam pohon,” tukasnya.

Sontak Direktur PTPN, Dadi Suhardi dan jajarannya sempat kebingungan mencari wanita hamil. Tapi beruntung ada salah satu pegawai PTPN yang sedang hamil 2 bulan. “MUdah-mudahan, karena pohon ini ditanam oleh ibu hamil hasilnya bisa maksimal. Saya hanya akan mencangkul dan menyiraminya saja dengan air,” katanya sembari menyirami pohon yang beru ditanam tersebut.
Usai melakukan penanaman pohon, Abah bersama Ditur PTPN, Dadi Suhardi dan rombongan melanjutkan perjalanannya menuju panen pohon pisang yang masih berada di komplek perkebunan PTPN.

Usai melakukan panen pisang, Abah bersama rombongan melanjutkan kunjungannya menuju seminar motivasi bagi 1000 guru PAUD di Subang. Dalam kesempatan tersebut, menteri BUMN, Dahlan Iskan didaulat untuk menjadi key note spikers untuk memberikan motivasi kepada ribuan guru PAUD. Dalam kesempatan tersebut Dahlan meminta beberapa guru PAUD untuk maju kedepan dan menceritakan tentang profesianya diluar guru PAUD.

Sebab selama ini para guru PAUD itu hanya mendapatkan honor dari orang tua murid dan belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Guru PAUD itu merupakan guru yang luar biasa, sebab mereka mengajarkan pendidikan sejak dini kepada generasi penerus. Dalam APBN anggaran pendidikan itu 20 persen sesuai amanat UU. Jadi jika anggaran itu APBN itu terus meningkat maka diharapkan pemerintah menyiapkan anggaran untuk guru-guru PAUD,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga, Dahlan menjelaskan tentang rencana PTPN untuk menanam buah pisang, durian, manggis dan durian. “Gagasan itu datang professor Subri yang galau karena Indonesia masih mengimpor buah-buahan dari luar negeri. Padahal Indonesia itu subur dan pak Subri menyampaikan gagasannya itu kepada saya dan saya bertanya bagaimana caranya? Lalu ia (Prof. Subri) menjawab kita harus menanam dilahan yang luas dan PTPN siap menjelankan gagasan itu,” terangnya.

Dikatakan, kedepan pasar Indonesia akan dibanjiri oleh pisang, sebab PTPN akan menanam pisang bersama pohon jati seluas 8000 hektar. “Sehingga diharapkan tidak impor lagi ke luar negeri, kalau perlu kita melakukan ekspor ke luar negeri,” tandasnya.
PTPN juga akan menanam durian, lanjutnya, lahan yang disiapkan adalah 3000 hektar, buah manggis 3000 hektar. “Pisang saat ini sudah ditanam di 1200 hekar lahan PTPN, kedepan harus bisa 6000 hektar. “Sebenarnya orang kita itu banyak ahli, jadi tidak perlu mendatangkan dari orang luar. Saat ini kita harus memulainya,” katanya.

Usai memberikan motivasi kepada para guru PAUD, Menteri BUMN, Dahlan Iskan langsung pamit untuk melanjutkan perjalananya menuju Surabaya.(use/lsm)

http://pasundanekspres.co.id/pasundan/9302-senam-sehat-bersama-dahlan-iskan

Iklan

One Comment to “Santri, Guru PAUD dan Warga Subang Dimotivasi”

  1. orang ini ga ada capeknya, demi kemajuan bangsa..demi menjadikan bangsa yang membanggakan bagi penduduknya sendiri, yang sekarang telah terkikis rasa bangga itu..Semoga diberi umur panjang yang barakah ya Pak DIS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: