Presiden SBY Gemes Tahu Sulitnya Tingkatkan Produksi Migas

“Bapak Presiden minta perizinan usaha migas supaya direformasi dan yang tahu persis mengenai hal itu adalah SKK Migas dan Pertamina mengenai apa saja yang selama ini menghambat,”

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan hari ini (17/6) mengelar rapat tertutup dengan Pertamina dan SKK Migas. Dalam rapat ini BUMN di wakili Pertamina dan ESDM diwakili oleh SKK migas. Rapat itu dilakukan guna menindaklanjuti keinginan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta usaha migas dirombak.

“Bapak Presiden minta perizinan usaha migas supaya direformasi dan yang tahu persis mengenai hal itu adalah SKK Migas dan Pertamina mengenai apa saja yang selama ini menghambat. Pak Presiden gemes dengan sulitnya meningkatkan produksi migas selama ini,” papar Dahlan di Gedung Pertamina Pusat, Jakarta, Senin (17/6).

Dari rapat itu, kata Dahlan, Pertamina dan SKK Migas telah berkoordinasi dan membentuk walking grup, yang dalam seminggu ini sudah harus selesai.

Meski telah dibentuk grup, bekas dirut PLN ini mengakui untuk menembus perizinan itu tidaklah mudah, bahkan sampai ratusan izin harus didapat terlebih dahulu. Misalnya, Dahlan menyebut untuk meningkatkan produksi minyak membutuhkan izin di kementerian perhubungan lebih dari 20 izin.

“Kalau dari ESDM cuma 8 izin, kemudian dari Pemda juga banyak sekali perizinanya. Total izin untuk usaha migas ada 270, yang terbanyak kira-kira dari 12 kementerian dan pak presiden lebih gemes lagi kalau tahu izinnya sampai banyak seperti ini. Sehingga untuk meningkatkan produksi minyak dan gas sulitnya bukan main dan tidak bisa cepat,” ungkap Dahlan.

Sehingga pertemuan hari ini dirasa Dahlan sangat penting untuk kedua belah pihak mendapat masukan satu sama lain. “Tadi sudah disepakati bahwa SKK Migas mendapat masukan dari pertamina begitupun sebaliknya dan masing-masing saling memberikan progresnya. Pertamina yang sekarang sudah membentuk brigade 200 K untuk meningkatkan produksi minyak,” terangnya.

Nantinya setelah seminggu grup ini berjalan, langkah selanjutnya yakni akan dilaporkan kepada Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.

“Setelah itu, kita bawa ke Menko dan ini disahkan ke Menko dan dibawa ke Presiden. Ujung-ujungnya Kepres juga akan berubah. Dan pak presiden ingin Kepres ini berjalan lebih lancar,” pungkasnya. (chi/jpnn)

***

http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=177394

Iklan

One Comment to “Presiden SBY Gemes Tahu Sulitnya Tingkatkan Produksi Migas”

  1. Masya Allah….. ijin produksi migas kok sampai 270. Benar-benar sangat sulit dipercaya. Dalam kenyataannya, dengan proses perijinan sebanyak itu, masih saja banyak pihak menilai investor asing yang banyak diuntungkan.
    Tetapi dengan banyaknya ijin seperti itu, ujung-ujungnya, sama seperti populer dikatakan oleh mantan Wapres Adam Malik…. ”Semua bisa diatur.” Bahkan, sekarang lebih vulgar lagi…”Wani piro?”
    Melihat keadaan itu, saya yakin, sebenarnya bukan Presiden SBY yang gemes, tetapi Menteri BUMN Dahlan Iskan sendiri, cuma karena SBY menyatakan gemes, akhirnya dia menyitir ucapan Presiden yang mantan Menko Polkam itu.
    Baguslah kalau masalah ijin produksi migas itu akan dipangkas. Semoga birokrasi-birokrasi yang berbelit-belit lainnya juga segera dipangkas.
    Kok baru sekarang ya SBY menyatakan gemes melihat banyak ijin produksi migas? Padahal dia jadi Presiden RI udah 9 tahun. Kemana aja dia selama ini? Tetapi sebagai Presiden, dia ya nunggu laporan para pembantunya, yakni para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Sekarang kebetulan ada Menteri BUMN Dahlan Iskan yang sangat alergi dengan birokrasi yang berbelit-belit, maka dia melaporkan hal itu kepada Presiden SBY, akhirnya dia pun menyatakan gemes.
    Jadi, ujung-ujungnya karena laporan Dahlan juga SBY memerintahkan agar ijin-ijin untuk produksi migas itu segera dipangkas.
    Begini ini kalau Menteri tidak berkpikir …. Wani Piro…. Birokrasi yang berbelit-belit yang mestinya bisa mempertebal kocek sang pejabat, dia pangkas tanpa ampun……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: