Sukses Kelola Bisnis Keluarga ala Dahlan Iskan

“Orang yang mempunyai sikap keuangan, begitu melihat angka dalam kurung itu, hatinya sudah berdebar-debar. Menganggap angka sebagai makhluk hidup,”

Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan memberikan kunci untuk membuka usaha dalam sebuah bisnis keluarga, yakni ilmu marketing.

“Yang paling penting marketing. Sehebat-hebatnya manajemen Anda, tapi tidak bisa jualan, percuma,” ujar Dahlan,” saat menjadi keynote speaker di Seminar Manajemen Bisnis Keluarga bertema “Old Style Vs New Style,” di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Mantan Dirut PLN ini membeberkan, dalam bisnis keluarga yang paling diperlukan yaitu sikap dalam mengelola keuangan. Kendati ahli keuangan menurutnya juga penting.

“Tapi sebetulnya ahli keuangan dan sikap keuangan berbeda. Ahli keuangan belum tentu memiliki sikap keuangan. Jadi, sikap keuangan sangat lah penting dalam bisnis keluarga,” lanjutnya.

Bagi Dahlan, dalam bisnis keluarga yang terpenting adalah menyikapi keuangan itu sendiri. Bagaimana memanajemeni keuangan tersebut dengan benar.

“Orang yang mempunyai sikap keuangan, begitu melihat angka dalam kurung itu, hatinya sudah berdebar-debar. Menganggap angka sebagai makhluk hidup,” ucapnya. (ade)

http://economy.okezone.com/read/2013/06/11/23/820107/sukses-urus-bisnis-keluarga-ala-dahlan-iskan

***

Dahlan: Sukses berbisnis harus miliki sifat pelit dan cerewet

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkap rahasia bisnis yang akan membawa pada kesuksesan. Dalam berbisnis, menurut Dahlan, yang paling penting adalah mempunyai sikap keuangan. Sikap keuangan lebih penting daripada ahli keuangan.

“Saya dulu mencari direktur keuangan dan saya mementingkan sikap keuangan daripada ahli keuangan. Saya pilih yang punya sikap keuangan,” ucap Dahlan dalam seminar di UNIKA Atmajaya, Jakarta, Selasa (11/6).

Menurut Dahlan, orang yang punya sikap keuangan lebih memikirkan arus keuangan. Mempunyai sikap keuangan akan cenderung bersikap pelit dan cerewet.

“Ahli keuangan tidak punya sikap keuangan akan memainkan angka angka itu. Sikap keuangan itu jika melihat angka dalam kurung (defisit) dia berdebar-debar. Kalau ahli keuangan dia berpikir model apa yang dipakai agar kurungnya hilang,” jelas Dahlan.

Orang yang mempunyai sikap keuangan akan melihat angka-angka perusahaan seperti makhluk hidup yang harus dijaga. “Sikap keuangan itu sangat perlu. Pelit, ngomel dan cerewet itu penting,” tegas Dahlan.

[bmo]

http://www.merdeka.com/uang/dahlan-sukses-berbisnis-harus-miliki-sifat-pelit-dan-cerewet.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: