Dahlan bentuk PT Industri Nuklir Indonesia

“Satu-satunya ahli nuklir di dunia pengayaan uranium sistem rendah. Kalau sistem tinggi ini akan jadi senjata. Ini untuk obat kedokteran dengan nuklir. Itulah yang disebut radio isotop,”

dahlan-bentuk-pt-industri-nuklir-indonesia

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan akan mengganti nama salah satu perusahaan pelat merah yang selama ini bergerak di bidang teknologi. PT Batan Teknologi yang biasa disebut Batan Tekno akan diganti menjadi PT Industri Nuklir Indonesia. PT Industri Nuklir Indonesia sendiri masih akan dipimpin oleh Yudhi Utomo yang saat ini menjadi dirut Batan Tekno.

“Saya tadi rapat Dirut Batan Tekno Yudhi Utomo yang namanya akan diganti menjadi PT Industri Nuklir Indonesia,” ucap Dahlan dalam seminar di UNIKA Atmajaya di Jakarta, Selasa (11/6).

Dahlan menceritakan, Yudhi adalah orang satu-satunya di dunia yang bisa melakukan pengayaan uranium dengan sistem rendah. Pengayaan uranium dengan sistem rendah akan menghasilkan obat untuk bidang kedokteran yang disebut radio isotop.

“Satu-satunya ahli nuklir di dunia pengayaan uranium sistem rendah. Kalau sistem tinggi ini akan jadi senjata. Ini untuk obat kedokteran dengan nuklir. Itulah yang disebut radio isotop,” jelas Dahlan.

Bisnis Batan Teknologi juga disebut sangat menjanjikan. Radio isotop yang hanya bisa diproduksi di Indonesia telah di ekspor ke sembilan negara seperti Jepang, Singapura, Tiongkok dan lain sebagainya.

“Pasar terbesar kita adalah Amerika, tapi kalau di ekspor ke Amerika tadi tidak bisa karena jauh. Saat ini sedang dirintis mendirikan pabrik di Virginia, Amerika,” tutup Dahlan.

[noe]

http://www.merdeka.com/uang/dahlan-bentuk-pt-industri-nuklir-indonesia.html

***

Alasan Dahlan bentuk PT Industri Nuklir Indonesia

Menteri BUMN Dahlan Iskan memutuskan mengganti nama PT Batan Teknologi menjadi PT Industri Nuklir Indonesia. Pergantian nama ini akan direalisasikan awal tahun depan.

Dahlan punya alasan sendiri. Menurutnya, pergantian nama ini dilakukan agar Batan Teknologi lebih mencerminkan sebuah perusahaan yang mempunyai bisnis tinggi.

“Supaya lebih berbau perusahaan dan bisnis makin tiggi. Supaya jangan terlalu dikaitkan nuklir Indonesia. Ini salah satunya untuk persiapan ekspansi ke Amerika,” ucap Dahlan ketika ditemui di Kampus UNIKA Atmajaya, Jakarta, Selasa (11/6).

Di tempat yang sama, Direktur Utama Batan Teknologi, Yudiutomo mendukung rencana Dahlan. Perusahaan yang dikelolanya memang berencana ekspansi ke Amerika dengan membuat perusahaan joint venture dengan Amerika. Pabrik pengayaan uranium sistem rendah ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2017 di AS.

“Investasinya USD 170 juta dan saham kita 51 persen. Kapasitas produksi disana mencapai 4000 curie radio isotop,” jelas Yudiutomo.

Saat ini, pabrik milik Batan Tekno di Indonesia hanya mampu memproduksi sekitar 300 curie radio isotop per minggu yang di supply untuk 16 rumah sakit untuk kepentingan pengobatan.

“Pabrik di Amerika akan lebih besar karena kebutuhan Amerika 6000 curie per minggu. “Amerika 100 persen impor dari Kanada, Belgia. Kebetulan kami kompetitif,” tutupnya.

[noe]

http://www.merdeka.com/uang/dahlan-bentuk-pt-industri-nuklir-indonesia.html

***

Teknologi nuklir Indonesia paling maju di ASEAN

Indonesia, di samping sebagai negara terbesar dalam organisasi negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), juga merupakan negara dengan teknologi nuklir paling maju.

Hal itu dikatakan anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Muhammad Najib di sela Seminar Maintaining a Southeast Asia Free of Nuclear Weapons di Jakarta, Selasa (12/2).

Najib mengatakan Indonesia saat ini sudah memiliki tiga reaktor nuklir. “Yang pertama didirikan itu di Bandung, lalu Kartini di Yogya, dan di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknolog (Puspiptek),” kata dia.

Teknologi nuklir yang dimiliki Indonesia saat ini, kata dia, sudah mampu menghasilkan bibit-bibit tanaman baru dan obat-obatan.

Indonesia juga sudah berhasil mempengaruhi ASEAN supaya menjadi kawasan bebas senjata nuklir. Langkah itu mendapat apresiasi dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Selain itu, lanjut dia, baik pemerintah maupun DPR sudah memutuskan Indonesia tidak akan mengembangkan kemampuan teknologi nuklir untuk membuat senjata nuklir. “Kita hanya mengembangkan untuk tujuan damai seperti energi, kesehatan, pertanian, peternakan atau hal lain yang bermanfaat bagi manusia dan kemanusiaan,” jelas Najib.

[fas]

https://www.facebook.com/groups/dahlanis/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: