Kinerja BUMN jadi kunci ekonomi China lampaui Amerika Serikat

“China itu adalah suatu fenomena luar biasa, China berkembang pesat menjadi perekonomian besar di dunia yang akan melampaui Amerika, itu karena BUMN. Ketika IMF mengajukan privatisasi kepada swasta, China tidak mau,”

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menghadiri langsung bedah buku karya Fachry Ali dan R.J Lino (Direktur Utama Pelindo II). Buku yang berjudul ‘Antara Pasar dan Politik: BUMN di bawah Dahlan Iskan’ ini dibedah langsung oleh ekonom, Profesor Dawam Rahardjo dan kandidat doctor bidang ekonomi, Berly Martawardaya.

Dawam Rahardjo mengatakan dalam buku tersebut juga diceritakan kisah sukses BUMN di tiga negara yaitu China, Malaysia serta Singapura. Perusahaan pelat merah di tiga negara tersebut sangat sukses untuk tujuan mensejahterakan rakyatnya.

“Tiga negara ini mempunyai visi yang berbeda-beda dalam keberhasilannya BUMNnya, dan tidak ada yang sama,” ucap Dawam dalam acara bedah buku di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Selasa (4/6).

Malaysia, negara tersebut dinilai sangat sukses memajukan BUMNnya untuk mensejahterakan rakyat. Mereka mempunyai strategi mengembangkan perkebunan kelapa sawitnya, di mana masyarakat Malaysia dipinjamkan permodalan dan dipinjamkan tanah untuk menanam sawit. Hal ini cukup memajukan ekonomi rakyatnya.

“Kemudian juga BUMN ditugaskan membeli saham-saham yang dijalankan swasta kemudian setelah berhasil lalu di privatisasi. Bukan penjualan kepada swasta, tapi lebih tepat menjual saham kepada pribumi,” jelasnya.

Perusahaan pelat merah di China, menurut Dawam, di sana terjadi fenomena yang sangat luar biasa. China sangat menjaga BUMN mereka dan tidak mau memprivatisasi perusahaan negara. Akhirnya, China bisa terus maju dan hampir melampaui ekonomi Amerika Serikat.

“China itu adalah suatu fenomena luar biasa, China berkembang pesat menjadi perekonomian besar di dunia yang akan melampaui Amerika, itu karena BUMN. Ketika IMF mengajukan privatisasi kepada swasta, China tidak mau,” jelasnya.

Terakhir menengok BUMN di Singapura, Dawam menceritakan di mana perusahaan pelat merah di negara singa itu digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kekayaan negara. Singapura melalui BUMNnya terus mengembangkan industri yang meningkatkan kekayaan negaranya yang kecil.

“Selain itu serikat pekerja BUMN menjadi negara buruh-karyawan. Kemudian serikat buruh di Singapura juga membentuk koperasi bidang jasa dan perdagangan. Jasa non bank juga,” tutupnya.

[bmo]

http://www.merdeka.com/uang/kinerja-bumn-jadi-kunci-ekonomi-china-lampaui-amerika-serikat.html

Iklan

4 Komentar to “Kinerja BUMN jadi kunci ekonomi China lampaui Amerika Serikat”

  1. Menteri BUMN Dahlan Iskan sedang berjuang untuk menjadikan BUMN atau perusahaan pelat merah dalam binaannya sebagai sokoguru perekonomian nasional demi menciptakan kesejahteraan rakyat Indonesia. Cuma sangat berbeda dengan prinsip di China, Malaysia atau Singapura. Karena, Dahlan selalu menekankan, agar negara tidak boleh berbisnis untuk bersaing dengan rakyat. Kalau itu terjadi, rakyat pasti akan kalah.
    Untuk itu, Dahlan memberikan instruksi agar BUMN tidak boleh ikut tender proyek pemerintah atau swasta di bawah Rp 25 miliyar dan melakukan ekspansi ke luar negeri atau melakukan investasi pada bisnis-bisnis yang kurang diminati investor swasta karena kurang prospektif secara bisnis. Pada sisi lain, Dahlan juga selalu menantang perusahaan-perusahaan swasta nasional untuk bersaing secara sehat dengan kalangan perusahaan pelat merah.
    Dengan prinsip-prinsip yang demikian itu, tentu saja waktulah yang akan menentukan, kapan target itu akan tercapai. Yang jelas, jika Dahlan Iskan ditaqdirkan oleh Allah SWT bisa terpilih sebagai RI 1 di negara ini, insya Allah target itu semua akan segera tercapai. Ini tantangan kita, bagaimana mendukung belian agar bisa memimpin bangsa dan negara kita…. Semuanya Demi Indonesia yang lebih maju dan lebih bermartabat

  2. Haha rupanya ini ujung2 nya ?….. dan rupanya anda menjadi tim suksenya pa dahlan?. Biarlah masyarakat yang menilai sendiri bagaimana kiprah seorang dahlan iskan ?. Apakah murni setiap tindakan beliau itu untuk kesejahteraan rakyat ? atau hanya pencitraan untuk menghadapi th 2014 ?. Bagaimana mungkin negara ini maju, kalau calon seorang pemimpinnya dalam dua tahun di karbit pencitraannya, bukan prestasi yg ditunjukkan ? Lihat waktu beliau menjadi Dirut PLN ?. (pln rugi 37,6 T ?) Lihat bagaimana sekarang kiprahnya menjadi mentri BUMN, (Menebar issu anggota dpr, pengalihan PK BUMN,) Banyak lagi hal yang lain dilakukannya untuk merebut simpati masyrakat dan mengatas namakan rakyat, seperti yang anda katakan dalam tulisan anda ?.

    • Masih saja itu-itu yang dibahas. Masalah PLN dikatakan rugi 37 T, sudah basi mas. Kerugian itu tidak pernah ada. Pernyataan BPK hanya menyebutkan inefisiensi, bukan kerugian. Blow up media dan kesempatan untuk menjatuhkan pak dahlan yang membesar-besarkan masalah. Silakan tengok di tautan berikut untuk sekedar wacana (http://politik.kompasiana.com/2012/10/23/kenapa-bpk-menganggap-pln-rugi-37-trilyun-saat-dipimpin-pak-di-tanya-sama-bossnya-pak-efendi-simbolon-503068.html).

      Fakta BUMN era Dahlan Iskan sangat maju adalah tahun 2012 indonesia tidak import beras lagi dengan program yarnen Bulog. PT DI yang jalan kembali, PT BatanTek yang kembali menggeliat menjadi macan nuklir di asia bahkan dunia. Perusahaan Gula negara yang selama ini banyak mengalami kerugian, sekrang sudah mulai punya keuntungan dan mampu membayar kembali gaji para karwayannya. PT INKA di sulawesi yang sudah mati suri sekian tahun, kembali menggeliat, menghidupkan roda perekonomian perkapalan di indonesia bagian timur. Keberhasilan pembangunan Tol diatas laut yang dianggap sebagai pembangunan jalan tol tercepat sepanjang 12 KM diatas laut dan tanpa anggaran APBN, murni anggaran dari konsorsium BUMN. Kelamaan klo nunggu APBN. Dan masih banyak lagi usaha beliau memajukan BUMN agar menjadi tangan kiri negara dan demi masyarakat indonesia yang lebih baik.

  3. WIS PAK, JARNO WAE, GAK ISO JAWAB THO. BENE CAH CILIK NGOMONG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: