Dahlan belum dapat laporan Bulog dapat izin impor daging

“Alhamdulillah, tapi saya belum dapat laporan,”

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyabut gembira keputusan Kementerian Perdagangan yang dikabarkan telah memberikan izin importasi daging kepada Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Sambil mengurut dada, Dahlan langsung berucap syukur mendengar ini.

“Alhamdulillah, tapi saya belum dapat laporan,” ucap Dahlan di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (5/6).

Dahlan berharap dengan turunnya izin importasi ini, Bulog dapat menstabilkan harga daging menjelang puasa dan Idul Fitri. Walau terbilang terlambat, langkah ini adalah yang terbaik menurut Dahlan.

“Karena (Bulog) sudah terlatih, dan ini menyambut bulan Puasa sebaiknya sudah tiba itu daging. Apa bisa Bulog mengusahakan ya. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak,” tutup Dahlan singkat.

Sebelumnya, pemerintah menunjuk Perum Bulog untuk melakukan stabilisasi harga daging sapi di pasar. Dengan penunjukan tersebut, Bulog meminta kuota daging sapi impor sebanyak 10 persen dari kuota yang ditetapkan.

Kepala Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan kuota yang didapatkan Bulog di luar kuota impor daging sapi yang telah ditetapkan. “Saya minta mestinya tidak hanya seperti itu. Bulog harus berperan jadi stabilisator sepanjang masa seperti beras,” ujar dia yang ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta.

Sutarto menegaskan dalam waktu dekat akan dikeluarkan izin atau penugasannya dari Kementerian Perdagangan. Bulog berharap bulan Juni penugasan sudah didapat sehingga tidak mengganggu supply menjelang Lebaran.

[bmo]

http://www.merdeka.com/uang/dahlan-belum-dapat-laporan-bulog-dapat-izin-impor-daging.html

Iklan

2 Komentar to “Dahlan belum dapat laporan Bulog dapat izin impor daging”

  1. Yang Namanya Urusan LOGISTIK bukan hanya menyangkut Beras mas Bro, Kedelai, Jagung, Bawang, Cabe, terigu, gula pasir, Garam, daging sapi dan tetek bengek yang menyangkut PANGAN, itulah Logistik, jadi benar 100 % jika Bulog dilibatkan sebagai stabilisator harga Pangan selamanya, sambil menunggu hasil-hasil kerja Pak Dahlan Iskan berupa Pencetakan Sawah 100.000 Ha yang Insyaallah akan menghasilkan beras, program SASA (Sawit Sapi), Program penanaman Sorgum sebagai subtitusi gandum, Membranisasi lahan Garam dan pembukaan lahan penggaraman baru di NTT, Revitalisasi Pabrik Gula dan pembangunan Pabrik gula baru. Insyaallah semua untuk kemakmuran Indonesia.

  2. Ini tantangan yang tidak ringan bagi Bulog. Bayangkan, badan urusan logistik itu selama ini dikenal oleh masyarakat hanya sebagai stabilisator beras. Sekarang badan itu ditugaskan menstabilkan harga daging dari Rp 90 ribu/kg hingga Rp 100 ribu/kg saat ini, menjadi Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu/kg. Melihat harga daging sapi di negara asalnya, Australia hanya Rp 20.000,-/kg, saya kira Bulog mampu menurunkan harga daging jadi Rp 40 sampai Rp 50.000,-/kg. Bahkan, mungkin bisa lebih murah lagi. Kan Bulog tidak perlu lagi menyisihkan 10 sampai 15 ribu/kg untuk mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dan Achmad Fathanah serta Ahmad Zaki untuk mendapatkan jatah impor daging sapi??? Bulog harus mampu, kalau tidak, seperti ditegaskan Menteri BUMN Dahlan Iskan, copot saja direksinya. Gitu saja kok repot…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: