Pelindo II: Kami baru rugi jika pengusaha mogok seminggu

“Cara-cara preman gini enggak bisa dibenarkan lah. Memang ini nanti ada pengaruhnya kalau seminggu mogok, lapangan saya penuh. Tapi kuat enggak satu minggu mereka mogok, menurut saya ini sudah tindakan kriminal,”

PELINDO-II-RJ-LINO

PT Pelindo II menegaskan pihaknya tidak rugi meski terjadi mogok yang dilakukan pengusaha angkutan di Tanjung Priok. Meskipun demikian, perusahaan pelat merah itu mengakui arus barang jasa yang terganggu hanya dari dan menuju dua pelabuhan mereka, yaitu Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan Pelabuhan Cirebon.

Direktur Utama Pelindo II R.J Lino menyatakan yang dirugikan oleh aksi pengusaha angkutan malah importir ataupun eksportir. Pasalnya, barang pesanan mereka tidak bisa masuk maupun keluar dari pelabuhan.

“Enggak ada rugi, bongkar muat masih normal, yang rugi pemilik barang, karena barangnya enggak bisa dikirim, dari atau menuju pelabuhan. Jadi yang rugi kan customer, organda yang mogok ini malah tidak menghukum Pelindo yang mereka hukum malah customer,” ujarnya selepas jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (3/6).

Pelindo II melalui anak perusahaannya Indonesia Port Corporation (IPC) mengelola 12 pelabuhan seluruh Indonesia. Kabarnya, mogok ini dilakukan di 10 pelabuhan, di antaranya Pontianak, Palembang, dan Tanjung Emas Semarang.

“Kalau Semarang kita enggak ngurus, tapi kalau Teluk Bayur, Pontianak, lancar. Memang Cirebon terganggu karena dewan pelabuhannya Angsuspel juga, jadi cuma dua (yang terganggu),” tegasnya.

Ditemui terpisah Ketua Dewan Pemakai Pelabuhan Indonesia (Depalindo) Totok Dirgantoro membenarkan pihaknya yang malah rugi. Bahan baku dari pelabuhan yang bisa mereka kirim ke pabrik untuk produksi terganggu.

“Kalau kerugian kita dari sisi penumpukan, kita harus bayar demorage kontainer, kerugian bahan baku juga kalau diperlukan hari ini, nah kalau dari penumpukan, per hari berkisar yang ada saat ini Rp 22,5 miliar,” paparnya.

Dia menyesalkan aksi mogok pemilik angkutan itu. Bahkan, Totok malah meminta polisi memeriksa pengusaha yang menghentikan operasional angkutan karena merugikan bisnis mereka.

“Depalindo justru mendesak mabes Polri melakukan penyelidikan, karena ini kerugian luar biasa. Kita ingin pemerintah bertindak,” tegasnya.

Lino menyatakan jika mogok hanya dilakukan satu-dua hari, pihaknya tidak terdampak. Barulah kalau sepekan, Pelindo II menanggung kerugian karena lapangan bongkar muat penuh.

Meski demikian, dia tidak takut dengan sikap pengusaha yang mogok tanpa batasan waktu.

“Cara-cara preman gini enggak bisa dibenarkan lah. Memang ini nanti ada pengaruhnya kalau seminggu mogok, lapangan saya penuh. Tapi kuat enggak satu minggu mereka mogok, menurut saya ini sudah tindakan kriminal,” ungkapnya.

[bmo]

http://www.merdeka.com/uang/pelindo-ii-kami-baru-rugi-jika-pengusaha-mogok-seminggu.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: